Melihatnya dari jauh saja sudah cukup jadi alasan untuk membencinya. Dia hidup di fairy tale-nya sendiri. Dia seperti punya aura khusus yang berasal dari kepercayaan diri level tinggi yang membuatnya merasa bisa melakukan apa pun. Tak jarang kelakuannya menyebalkan, tak masuk di akal- tapi luar biasa menarik buat digosipkan saat makan siang. Semuanya seperti dipermudahkan untuk dirinya. Rasanya Tuhan sangat tidak adil menjatuhkan banyak hal baik di pacar superperfect, pekerjaan bagus, teman-teman yang fabulos.
Tapi tak banyak yang tahu rasanya hidup di atas stiletto cantik itu. Butuh banyak pengorbanan untuk tetap bertahan dan membusungkan dada denga penuh harga diri. Satu kecupan kesialan saja sudah cukup untuk meruntuhkan dunianya yang mahasempurna. Dan saat itu benar-benar terjadi, giliran para pembenci yang tertawa.
Oh, poor Miss Antagonist. Siapa yang akan menolongmu sekarang?
Seorang penggemar kopi, yang sangat mencintai Starbucks, yang selalu berhasil mendatangkan inpirasi. Paling sering nongkrong di Starbucks Thamrin atau Plaza Indonesia. Hobinya: Art. She's doing art juz lyk drinking coffee... Waktu bosan ia menari. Ia refleks menggambar setiap ada pensil dan kertas. Ia membentuk apa saja yang bisa dibentuk. Dan ia membuat hidup lebih berarti lewat musik, terutama dengan klasiknya piano dan biola. Tapi, selain klasik ia juga suka jazz. Love Dave Coz, love Diana Krall... Berpuisi dan bersastra sering ia lakukan, tapi itu cuma sekedar iseng dan nggak pernah nyangka akan menjadi sesuatu yang berarti. Suka buku-buku Meg Cabbot, Sophie Kinsela, Lauren Weisberger, Jennifer Weiner, Jane Green, etc, etc, etc...
Dari awal buku ini release pengen banget beli tapi selalu gak jadi karna terhalang novel2 metropop yg baru terbit juga dan jadilah akhirnya sabtu kemarin saia beli disamping karna saia penasaran sama ceritanya juga sudah janji sama mba silvi mo beli......
Jujur novel ini memiliki banyak kelebihan menurut saia dari covernya yg lucu banget, sinopsis yg bikin penasaran dan kalimat di cover novel Cintai Dia Setengah Hati, Cemburui Dia Setengah Mati, sekilas waktu liat sinopsis saia pikir novel ini bercrita tentang seorang model, banker atau business women yang punya kehidupan mapan tapi ternyata sangat jauh dari perkiraan saia.
Bercerita tentang seorang gadis bernama Adriana yang mencoba hidup mandiri dengan tinggal sendiri di Apartment pemberian orang tuanya, bekerja sebagai kasir di Coffe Shop sambil menyelesaikan kuliahnya yang menurut ibunya gak kelar-kelar. Disamping itu Adriana punya sahabat-sahabat yang sangat perhatian salah satunya Ayana dan Rafa kekasih yang super perfect.
Masalah berawal ketika Adri memutuskan hubungan dengan Rafa secara sepihak yang disebabkan karna kesalahan Adri sendiri yang terlibat affair singkat dengan atasannya Vigo yang tak lain adalah kekasih Ayana sahabat baiknya.
Membaca cerita ini kita ditemukan pada tokoh Adri yang banyak kita jumpai di kehidupan sehari-hari apakah itu orang lain, teman, musuh atau bahkan diri kita sendiri kadang bingung menentukan pilihan, egois, bahkan jahat tapi itulah manusia. Membuka lembar demi lembar novel ini saia dibuat sinis, gugup, penasaran, BT, marah di lain waktu, sedih di waktu yang lain bahkan tersenyum….very kinda book.
Silvia Arnie mampu membuat karakter yang kuat dan menonjol pada setiap tokoh yang dihadirkan dan membuat cerita cinta ini menarik untuk diikuti. Satu lagi novel yang membuat saia tersenyum puas dan lega setelah membacanya . Two Tumbs Up buat mba Silvi.
novel ini kado dari aci waktu aku ulang tahun ke 17 kemaren, hehe. ringkasan dibelakangnya sih benernya gak jelas, tapi pas buka nih novel ternyata bahasanya super ringan dan gak mikir, rupanya cerita chicklit. kukira sih cerita standar gitu, ternyata sang penulis mampu meramu kisah jadi sangat menarik hingga terjadi konflik yang nggak disangka-sangka ada orang yang dendam diam-diam dengan si tokoh utama, adrianna, yaitu sahabatnya sendiri ayana.
adriana, si tokoh utama yang sebenarnya punya segalanya, tapi sukanya selalu saja mengeluh dan sibuk dengan dirinya sendiri, mulai dari masalah dia pergi sama bosnya-mengkhianati pacarnya, sampai mamanya yang cerewet. entah masalah-masalah sepele yang selalu dia ributkan membuat ayana, sang sahabat yang selama ini menjadi "tempat sampah" adriana nggak betah dan menyimpan dendam sendiri hingga ayana merencanakan sesuatu.
novel ini cocok buat pembaca yang emang pengen kisah ringan tapi menarik dan gak mudah ditebak, bahasanya juga enak dan gampang dipahami.
sumpah deh saya bingung sama ini novel, ini saya yg mati rasa apa emang novelnya yg flat banget -_- dari awal sampe akhir kok ya saya ga ngerasain apa apa, seneng enggak, geli enggak, sedih enggak, marah enggak, geregetan juga enggak Ini pertama kali saya baca novel ekspresi dan hati saya lempeng2 aja, ga heran cuma 4jam ini novel udah habis -_- Ini bikin syok saya karena jauh beda sama novel Mbak Silvia yg sebelumnya udah saya baca A Life yg bisa bikin saya nangis bawang bombay, tapi ini maaf ya mbak saya cuma ngasih bintang 2 Saya ga tertarik sama konflik nya, bahkan bagi saya konflik nya gajelas bgt, baru tau pas mau ending fiuuuh ga banget menurut saya mbak, kurang pendalaman karakter menurut saya, padahal ide nya bagus asal bisa ngemas ceritanya dengan baik, bahkan waktu si Adri ditinggal Rafa pas udah susah2 bikin salju, adegan yg biasanya bikin saya nangis ini malah bikin saya mengernyitkan dahi, ini cerita gaada intinya, terlalu luas dan diluar, seperti yg saya bilang kurang pendalaman mbak
Buku ini sebenernya hadiah dari Gagas Media sekitar 3 bulan yang lalu. Nyesel juga baru baca sekarang, karena ini novel keren!
Ceritanya menarik. Ga gampang ditebak. Saya menyukai alur cerita yang ditulis oleh Silvia Arnie. Dan, happy ending. Klimaksnya dibuat apik, mampu membuat emosi saya untuk membacanya terus dan terus sampai halaman terakhir.
Ada cinta, persahabatan dan tak luput dari pengkhianatan. :)
2 bintang dari aku. Sumpah ya aku baru bener-bener ngeh dan menikmati buku ini di bab-bab tengah mau ke akhir. Dari awal aku terus mikir, "Ini maksudnya apa sih? Asli bingung, gagal paham deh." Menurutku blurb sama isi cerita nggak nyambung sama sekali.
Sayang banget, padahal aku suka banget sama tulisan mbak Silvia sejak baca metropop Scarlet itu. Yah mungkin karena waktu novel ini ditulis dan terbit, mbak Silvia masih ababil, jadi tulisannya masih drama banget kali yak :p
Jenis buku yang cukup dibaca satu kali saja. Nggak, nggak jelek kok, cuma ceritanya nggak gitu menarik, cara penulisannya pun. Tapi lumayanlah ya buat dijadiin bacaan di waktu senggang, nggak bakalan merusak mood kok. Happy reading!
Like this book, salah satu novel indo fave gue, alurnya benar2 menghanyutkan , sampe terharu daku..^^ kesel juga sih sama Rafa abis dia percaya gitu aja sama Ayana.. But overall is good:)
Novel ringan tentang drama percintaan dan persahabatan. Tokoh utamanya banyak diuji terutama terkait kesetiannya kepada kekasihnya yang merupakan laki-laki populer Ia sempat beberapa kali mengkhianati kekasihnya, namun di akhir ia sadar bahwa tidak ada cinta sejati yang lain selain kekasihnya. Ujian persahabatan juga ia jalani. Kepopuleran dan kecantikannya ternyata membuat salah satu temannya iri. Lalu bagaimanakah ia menghadapi masalah cinta dan persahabatan yg telah ia rangkai sejak kecil tersebut? Selamat membaca novelnya!