Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ayu Manda

Rate this book
Sinopsis singkat (berhubung sampul belakang hanya berisi endorsement maka dicuplikkan catatan sang penulis di facebook):

Mengisahkan tentang gadis bangsawan bernama Ayu Manda, yang juga penari Legong di tengah perubahan sosial-politik tahun 60-an di Bali. Juga upayanya untuk bertahan dalam strata feodalisme, poligami dan cinta terlarang karena perbedaan kasta.

Dia hidup dalam lingkungan kasta, yang dalam banyak hal menguntungkan dirinya, namun pada beberapa hal sistem ini memperlakukan dirinya tidak adil, termasuk dalam hubungan cinta.

Ayu Manda juga harus berkompetisi dengan saudaranya untuk mendapat perhatian dalam keluarga poligami yang dibangun sang ayah.

Dalam dunia menari, Ayu Manda juga harus merebut perhatian dari penonton. Baik saat ia menjadi penari Legong di usia kanak kanak. Atau saat ia berubah menjadi penari Joged yang eksotis saat remaja.

Ayu Manda juga harus mengalami jadi pelarian, saat gerombolan mencarinya karena dirinya dianggap terkait partai politik terlarang.

Endorsement / kata dukungan pada novel Ayu Manda.

Ayu Manda, novel langka tentang gadis bangsawan Bali, yang terpilih dan memilih untuk menjadi penari. Bersetting era awal tahun 60-an , pembaca dibawa larut dalam keseharian tokoh-tokohnya yang tumbuh dan berkembang bersama pasang surut keadaan, cinta dan pengianatan. Dipaparkan pula arus perubahan pemikiran para tokoh terhadap kasta, poligami dan perdebatan moderenitas serta nasionalisme secara sporadis, membuat novel ini menjadi dinamis.
* Ayu Bulantrisna Djelantik
Penari legong senior dan dokter

Bersetting kehidupan pulau Bali, novel ini secara menggairahkan memaparkan kisah klasik pergulatan karakter manusia yang nyata dan tak terlupakan dalam struktur kasta. Menggunakan bahasa yang segar dan penuh lirik, Iwan darmawan dengan tajam menyoroti perlakuan terhadap cinta terlarang, seperti bagaimana wanita di belahan dunia lain sering dimarginalkan.
* Janet DeNeefe
Pendiri & Direktur Ubud Writers & Readers Festival

Novel ini seperti mesin waktu yang membawa pembaca ke sebuah masa di Bali. Pendeskripsian detail seni budaya Bali menantang imajinasi pembaca untuk terlibat secara terus menerus dalam realita kehidupan para tokoh serta konflik – konflik yang menyertainya. Hal tersebut menyebabkan novel Ayu Manda menjadi warna baru di tengah mosaik karya tulis di Indonesia.
* Vera Verranza Jasmine
Pianist dan Penyuka baca buku

Kelincahan Iwan Darmawan dalam menggambarkan kejadian-kejadian dramatis kehidupan penari pada masa yang dinamis dalam sejarah modern Bali, membuat saya merasa terbawa ke alam pikiran orang Bali yang tersembunyi di balik senyum dan tata tutur yang halus. Dan ini menjadi sebuah pengalaman budaya yang sangat mendebarkan.
* Mari Nabeshima Ph.D.
Ethnomusicologist lulusan Tokyo National
University of Fine Art and Music.

Novel ini ditulis seorang jurnalis dan fotografer yang memiliki pemahaman yang cermat akan seni dan budaya Bali. Keberaniannya menampilkan Bali secara detail dan utuh, tentunya berasal dari kajian akademis yang didalaminya selama ini. Namun demikian, novel ini amat mudah dicerna. Lugas dan tidak bertele tele. Saya merekomendasikan novel ini sebagai bagian dari koleksi pustaka dalam mempelajari dan mempromosikan seni pertunjukan dan kebudayaan Bali.
* Prof. Dr. I Made Bandem
Budayawan - The College of the Holy Cross,
Massachusetts, USA

330 pages, Paperback

First published March 3, 2010

1 person is currently reading
59 people want to read

About the author

I. Made Iwan Darmawan

1 book8 followers
I Made Iwan Darmawan sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (1987) dan sempat pula di Fakultas Film dan Televisi (FFTV) Institut Kesenian Jakarta (1992). Jalur jadi penulis ia lewati dengan bekerja sebagai wartawan, fotografer dan redaktur di koran Bali Post (1997-2009). Rentang liputan yang luas, mulai dari politik hingga budaya, membuatnya banyak belajar tentang kehidupan masyarakat Bali secara utuh.

Setelah membaca banyak literatur, berdiskusi dengan banyak ilmuwan dan mengamati secara langsung kehidupan nyata, ia memutuskan untuk menulis novel. Dengan kerja keras, dalam waktu sebulan sudah rampung. Namun karena ingin memberikan yang terbaik pada pembaca, secara serius selama berhari hari, hingga 7 bulan ia melakukan editing. Baginya setiap hal yang diungkap dalam novelnya, walau fiksi, harus ada rujukannya, artinya ia harus membaca lagi banyak buku untuk memberi keyakinan bahwa apa yang ditulisnya itu tepat. Akhirnya Maret 2010 Gramedia Widiasaran Indonesia (Grasindo) novel ini dalam judul AYU MANDA.

Dalam bidang kepenulisan, karya esai dan cerpennya pernah dimuat di majalah Jakarta-Jakarta, majalah Humor, Suara Pembaruan, Koran Tempo, Bali Post. Dua karyanya, Cerbung Ritus Legong dan Cerpen Selir Sulandri menjadi juara di majalah Femina.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
6 (12%)
4 stars
12 (24%)
3 stars
24 (48%)
2 stars
5 (10%)
1 star
2 (4%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Juinita Senduk.
120 reviews3 followers
August 30, 2010
Membaca Ayu Manda membawa saya ke tempat dimana dunia berhenti berputar, lengkap dengan suara ombak, wewangian dupa, bunyi gamelan, dan suasana puri. Saya seperti dibius sehingga tidak dapat melepaskan mata saya dari deretan huruf-huruf yang menarik saya untuk masuk ke dalam kehidupan seorang wanita Hindu Bali, merasakan kepedihannya, totalitasnya sebagai seorang penari, dendamnya, rasa cintanya dan kegigihannya untuk memiliki cinta sang kekasih. Bahkan hingga ketika huruf terakhir selesai saya baca, rasanya seperti ada yang terenggut dari diri saya. Berseting tahun 60-an, dengan latar belakang kehidupan wanita bangsawan Bali serta dunia tari Bali, membuat saya mendapatkan pengetahuan baru tentang dunia seni tari Bali. Bahasa yang mudah dicerna, alur cerita yang mendebarkan, penggambaran tentang adat istiadat Bali, membuat Novel karangan I Made Iwan Darmawan layak untuk dimiliki dan dijadikan koleksi pustaka.
Profile Image for Dhana P.
9 reviews1 follower
July 12, 2010
Kalo dari segi gaya penulis menuturkan cerita sih sebenarnya menurut saya cukup oke, tapi dari segi lain yang sangat penting... hmm the content of the novel is in conflict with some norms I believe in, kayaknya cuma bisa bilang itu aja sih.
Profile Image for Astrid Paramita.
175 reviews68 followers
February 17, 2018
Setelah buku ini bertengger lama di rak bukuku, akhirnya berhasil dibaca juga. Ceritanya cukup menarik, mengisahkan tentang gadis Bali bernama Ayu Manda, konflik yang dialaminya sebagai anak bangsawan dan penari, di tengah situasi politik tahun 60an.
Yang aku suka: deskripsi Bali, situasi politik, dan petualangan mereka ke Eropa (agak lugu dan lucu membayangkan bagaimana pergi ke luar negeri di masa tanpa ada banyak pengaruh sosial media etc).
Yang aku kurang suka: cerita ini harusnya dari sudut pandang Ayu Manda (seorang gadis), tetapi kadang lebih terasa ceritanya diambil dari sudut pandang pria yang menggambarkan wanita. Juga jalan ceritanya tidak terlalu ada konflik besar yang membawa cerita dari awal ke akhir, hanya konflik sepanjang cerita hidup Ayu Manda.
77 reviews1 follower
June 16, 2010
awalnya saya sempat tertipu dengan novel ini. Saya sempat kesal karena sampai pertengahan cerita, novel ini penuh konflik keluarga, kisah asmara yang tidak jelas, dan penggambaran kehidupan masyarakat di Bali pada zaman itu yang ternyata jauh di luar bayangan saya. Sayapun lelah dan memutuskan untuk berhenti membaca. Ketika rasa penasaran saya muncul, saya pun kembali membacanya. Di luar dugaan, mendekati akhir novel ini saya tersentuh oleh Manda, yang walaupun membenci ayahnya karena melarang kisah asmaranya dengan Raka Sidan, namun jauh di lubuk hatinya Manda mencintai sang ayah. Gusti Aji yang tampil begitu keras di luar ternyata mencintai Manda, putri sulungnya dengan sepenuh hati. Wimba yang selalu licik dan jahat terhadap Manda, ternyata menyimpan sejuta luka yang dibawanya sedari kecil, yang akhirnya membuat saya mengerti kenapa dia bersikap sedemikian jahat terhadap Manda. Mendekati akhir novel ini, saya justru tidak ingin cerita Manda berakhir, karena saya masih penasaran dengan kelanjutannya. Buat saya, membaca Ayu Manda adalah proses panjang yang melelahkan. Karena novel ini bukan chicklit yang bisa saya tangkap dengan mudah, namun sebuah gambaran realita yang tidak hanya menceritakan tentang manisnya kehidupan, tetapi lengkap menggambarkan budaya, sistem kasta, perjuangan, konflik dan asmara yang seperti kisah nyata dalam hidup, tidak semua bagus dan berakhir dengan indah. Saya sempat salah menilai, dan setelah selesai membacanya, saya ketagihan untuk membaca novel ini lagi....
Profile Image for Nilam Suri.
Author 2 books140 followers
May 27, 2010
Saya suka buka ini, buku ini memberi saya banyak pengetahuan baru.
Tapi, selain budayanya, ceritanya kurang berkesan buat saya.

Manda memang karakter yang menarik, berbeda dengan para perempuan lain disekitarnya, tapi dia nggak berhasil membuat saya merasa berempati. Manda dengan kecerdasan dan keberaniannya ternyata tidak berhasil membuat saya terikat padanya.

Proses membaca buku ini pun berlangsung cukup lama, ada bagian-bagian yang menarik memang, tapi ada juga part-part yang terasa hambar.

Mungkin karena saya kurang mengerti budaya Bali, posisi dan peranan perempuan di dalamnya, sehingga cerita di buku ini kurang berarti buat saya.

Tapi saya tetap menyukainya.
Profile Image for Yayang.
68 reviews2 followers
April 30, 2016
Aku butuh waktu seminggu untuk melahap habís buku ini karna memang di awal menurut aku pribadi sangat membosankan dengan bahasa deskripsi yang bertele-tele dan panjang.

Aku suka sama karakter Manda yang cerdas, berani, dan tegas.. disisi lain sifatnya yang keras kepala menjauhkan dia dari kata 'bijaksana' untuk seseorang yang lahir dari keluarga bangsawan.

Buku ini lebih menitikberatkan cerita pada 'pengkhianatan', kisah loveline nya itu sendiri tidak berhasil menyentuh hati pembaca ditambah lagi ending yang tidak memuaskan (bagi Aku pribadi)

but over all... aspek2 budaya-sosial-politik yang dikemas dengan cantik.

Aku tetap suka
Profile Image for Ferina.
193 reviews33 followers
June 11, 2010
Dari awal cerita, gue langsung ‘jatuh cinta’, karena disuguhi dengan bahasa-bahasa yang indah, menggambarkan suasana sebuah desa di Bali di tahun 60an. Bali yang belum modern, Bali yang kaya’nya masih sejuk banget. Gue langsung membayangkan, ada di Bali, ada di tengah pura-pura, terus ada anak-anak yang lagi pada main-main, masih pake kebaya atau kain tradisional.
Profile Image for Niratisaya.
Author 3 books45 followers
March 17, 2011
one of few goodbooks by Indonesian authors I read
Profile Image for Dewi Kasiyani.
14 reviews10 followers
Currently reading
September 30, 2010
Ayu Manda is a novel with Balinese culture strong influence...very uniques and interesting...touch social life...
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books463 followers
June 7, 2013
Bali, lokalitas budaya, konflik yang mantap, gaya bertutur yang menyenangkan. Nyaris sempurna. Bintang lima.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.