Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kapan Nanti

Rate this book
Kami menyukai hari-hari di ruang cuci. Kami masuk dalam keadaan kotor dan keluar dengan tangan-tangan yang bersih. Suara-suara pelan memantul di dinding ruang cuci, tapi tidak ada yang perlu bicara karena kata-kata akan ditelan suara mesin yang bergetar menabrak dinding-dinding dan menggilas lantai-lantai. Di dalam ruang cuci, kami ditelan dan ditenggelamkan dan dimuntahkan kembali dengan kotoran badan kami terkubur di dalam wadah penyucian. Kami keluar dari sini, kami putih. Di ruang cuci, kami sunyi.

* * *

Kapan Nanti berisi delapan cerita penuh keajaiban. Kita akan diajak ke pojok ruang cuci, ke hutan yang dari antara pepohonan tinggi muncul wanita kecil bertopeng kelinci, juga mengikuti kisah Kin yang menggunakan kartu kredit orang tua untuk membeli one way ticket dan melancong salah satu keluarga Kin. Tidak biasa dan memantik imajinasi.

133 pages, Paperback

First published May 9, 2023

168 people are currently reading
1265 people want to read

About the author

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

40 books1,450 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
215 (24%)
4 stars
371 (41%)
3 stars
251 (28%)
2 stars
51 (5%)
1 star
4 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 252 reviews
Profile Image for Jess.
609 reviews141 followers
June 9, 2023
Di manakah neraka tempat merana wanita-wanita yang sendiri melahirkan anak-anak mereka? Di manakah neraka tempat merana anak-anak yang sendiri melindungi ibu-ibu mereka? Di dunia. Di dunia yang menggelegar ketika doa dipanjatkan. Di dunia di mana suara-suara dari langi dikeraskan meredam, menenggelamkan jeritan mengiba dari lida-lidah manusia, dari anak dan wanita celaka. Di dunia di mana mala dan durjana dibiarkan mengembara merasuk dan merajah sekujur badan dan sedalam jiwa.



Kapan Nanti merupakan buku kumpulan cerita pendek. Ada 8 short stories di buku ini yang judulnya diawali semua dengan huruf ‘K.’ Buku ini seperti yang udah dijelaskan singkat sama Ziggy adalah ‘bukan buku anak-anak’ melainkan buku yang menceritakaan penderitaan anak-anak. Buku tentang anak-anak yang menyesal dilahirkan, orang tua yang menyesal melahirkan anak mereka, anak-anak yang dilahirkan dan tidak dilahirkan, anak-anak yang menyesali orang tua mereka.

Buku yang berjumlah 132 halaman dan aku selesaikan hampir seminggu krn i need break in between the short stories. Setiap short storynya punya banyak arti dan maksud. Cerita tentang kelinci dan 3 anak kecil yang mengadakan perjamuan di hutan tidak bisa dimaknai secara literal. Begitu juga cerita tentang ruang cuci dan anak-anak yang datang mencuci baju.

I made my whole interpretation of each story on my twitter account: https://twitter.com/bookwormdaily/sta...

Yang membuat aku akhirnya memutuskan untuk memberikan buku ini 5/5 bintang adalah bagaimana setiap pembaca bisa memetik cerita berbeda dari setiap ceritanya. Dan interpretasi ini tidak terbatas hanya dari warning yang diberikan Ziggy tapi juga bisa menyangkut tradisi bahkan kepercayaan.

The feeling after I understand each story cannot be expressed in words, yang bikin aku shock dan bahkan sempat nangis. Aku merasa bahwa dari setiap analogy yang dipakai Ziggy, Ziggy ingin pembacanya bukan hanya sekedar tahu tentang pesan yang pengen dia sampaikan di buku ini. Tapi juga mengerti dan have a deep understanding about how messed up our society is.

Kayaknya kalo nanti aku re-read buku ini lagi beberapa tahun ke depan, aku akan tetap merasa mendapatkan hal baru dari ceritanya.

My favourite short stories from this book are Kuping dan Kelana.

Karna punya pengalaman membaca yang tidak biasa saat membaca Kapan Nanti, I think all the short stories that being included in this book would stay with me for the longest time (which is not a good sign. because if you know how tragic each story, you wish you didn’t read this book in the first place) tapi juga bagus krn pesan dan fakta cerita fiksi ini dapat dijadiin pelajaran untuk hidup kita kedepannya. And to not doing all the terrible things that being represented in this book.

Once again, although this book has gorgeous illustrations with children, this is not a children's book! please read the content warning before reading it :)
Profile Image for fatru.
212 reviews
June 3, 2023
Membaca Ziggy adalah membaca apa yang ada di antara makna, dan buku ini menitikberatkan diri ke sana; bagaimana sebuah cerita bisa mengandung begitu banyak mana. Ziggy menggunakan perumpaan dan metafora yang begitu berlapis di beberapa cerita, sehingga untuk memahaminya, butuh beberapa kali pembacaan bahkan diskusi dengan para pembaca yang lain mengenai apa sebenarnya makna dari cerita-cerita tersebut. Delapan cerita yang dimuat di dalam buku ini mewakili kemarahan, api, kesedihan, dan banyaknya tragedi, sehingga harus dicerna dengan pelan-pelan sekali.

Cerita pertama, Kabaret, sudah dimulai dengan ngeri. Dikemas sebagai dongeng, Kabaret melenakan kita dengan imaji-imaji dongengnya yang naif, tapi begitu mencapai pertengahan, barulah kita sadar apa yang dimaksud oleh cerita pendek satu ini. Kabaret, dengan sudut pandangnya yang sederhana, jadi pembuka yang cukup mengejutkan buat Kapan Nanti. Di Kin( si Kurang Ajar) , Ziggy menyindir tentang kuasa laki-laki dan bagaimana agama melanggengkannya. Sosok Ayah yang dihadirkan--lelaki relijius yang mengatur keluarganya dengan kediktatoran--juga bagaimana istri dan anakn-anaknya ikut pada kebijaksanaan ayahnya itu, jadi sebuah sindiran pada hal yang sering kita lihat sehari-hari. Barangkali, Kin adalah cerita pendek yang paling tanpa metafora, tapi tidak kalah mengerikan.

Kering, cerita ketiga, adalah cerita tentang anak-anak yang bernasib malang--yang terkukung pada patriarki, yang dilecehkan, yang tidak bisa keluar. Membaca Kering, yang merupakan cerpen yang saya rasa paling panjang, memang membuat kita ikut tergilas, bukan hanya karena panjang ceritanya, tetapi karena semakin kita membaca, semakin kita menyadari beberapa hal yang menjadi kunci dari cerita ini. Anak-anak Ruang Cuci menjadi orang-orang yang mungkin pernah kita temui, mereka yang dikekang situasi, mereka yang mencoba melawan meskipun sudah hancur lebur. Ruang Cuci adalah limbo, tempat anak-anak ini merasa aman, tapi juga tempat kita mengenal mereka dan cerita-cerita mereka.

Kuping adalah cerita favorit saya. Ziggy memakai banyak sekali simbolisme di sini; epigraf yang merupakan ayat-ayat suci yang menceritakan neraka, Anak Arang yang memanggil ibunya dengan sebutan 'Eli', epigraf penutup yang seakan merupakan pembuka, namun ternyata adalah akhir. Epigraf yang diambil dari surat An-Nas, yang merupakan surat terakhir di Al-Quran. Kuping adalah tentang mereka yang terpinggirkan dan tidak didengarkan, bagaimana kadang manusia mendengarkan panggilan Ilahi tapi tidak mendengarkan panggilan sesamanya sendiri. Kuping sendiri merupakan interpertasi Ziggy atas karya Agus Suwage 'Tembok Toleransi' dan 'Social Mirrors #3'. Ditulis dengan judul awal 'Dan Telinganya Tersumbat', cerpen ini merupakan salah satu karya di kumpulan cerita Pleasure and Pressure. Terlepas dari familiar atau tidaknya kita dengan karya yang jadi saduran cerpen ini, cerpen ini rasanya sangat mengena atas kritiknya terhadap konservatisme dan nihilnya kemanusiaan di sekitar kita.

Kubur, seperti judulnya, adalah cerpen yang gelap dan penuh dengan kehampaan. Butuh beberapa kali pembacaan untuk sedikit memahami cerita pendek ini, tapi memahaminya membuat saya jadi terhenyak. Cerpen yang lain, Kremotarium, rasanya memperbincangkan hal yang sama; bayi-bayi yang tidak dilahirkan. Bagaimana Moksha mempunyai begitu banyak sepatu mengingatkan saya pada fiksi mini Hemingway: "Dijual. Sepatu bayi. Belum terpakai." Apakah ini alusi?

Di ceprpen Kelana, kita bertemu lagi dengan Sasha, yang ada di cerpen Kering, di sini kita melihat apa yang terjadi pada Sasha, dan apa yang dilakukannya di cerpen Kering, entah kenapa terasa semakin menyedihkan. Seluruh kisah hidup Sasha dari mulai ia bersekolah hingga berakhir di ruang cuci adalah penderitaan, tapi dirinya sendiri memilih bertahan. Kapan Nanti ditutup dengan Kambing, yang bercerita soal dua bayi yang dilahirkan tanpa orang tua. Patriarki-lah, pada akhirnya yang membedakan nasib mereka satu dengan lainnya.

Membaca buku ini, menelisik satu demi satu hal yang dimaksud Ziggy, membutuhkan kehati-hatian dan perasaan yang peka. Kapan Nanti adalah sebuah kumpulan cerita yang marah, tentang anak-anak yang tidak dilahirkan, belum dilahirkan, dan mungkin, memang memilih untuk tidak dilahirkan.

Jess (@bookwormdaily) membuat satu utas yang sangat komperhensif mengenai Kapan Nanti di sini , boleh dibaca jika ingin mengintrepetasi ulang makna-makna cerita di dalamnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Clavis Horti.
125 reviews1 follower
November 4, 2023
Di antara hiruk-pikuk karya sastra lainnya, Kapan Nanti karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie adalah sebuah mutiara hitam yang mampu mengangkat tirai ke dalam dunia kompleksitas manusia dan kehidupan dengan cara yang tak terlupakan. Delapan cerita pendek yang terangkum dalam buku ini membentang layar lebar bagi kita untuk melihat jauh lebih dalam ke dunia anak-anak yang mempertanyakan asal-usul mereka, bahkan hingga ke pahitnya ketiadaan hampir-anak. Namun, tak hanya substansi ceritanya yang memikat. Judul-judulnya, seluruhnya dengan huruf ‘K’, menciptakan harmoni estetika yang menyelaraskan setiap cerita dengan presisi yang mengagumkan. Seolah-olah huruf itu sendiri menjadi semacam mantra yang membawa kita melalui lorong-lorong gelap imajinasi.

Melalui Kapan Nanti, Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie tak hanya menciptakan karya yang memanjakan indera estetika sastra, tetapi juga sebagai cermin yang memantulkan gambaran kompleksitas kemanusiaan. Di bawah, saya akan membawa Anda dalam perjalanan interpretasi pribadi saya terhadap setiap cerita. Ingatlah, di antara huruf-huruf terdapat alam bawah sadar yang membara, siap untuk menggugah pemikiran Anda.


Profile Image for Haifa Chairania.
158 reviews7 followers
December 31, 2023
Salah satu buku yang membuatku dilema mau kasih rating berapa. Karena penilaianku terhadap buku banyak dipengaruhi dengan experience membaca (sehingga cenderung subjektif), I can only give this book 2.5 stars :(

Di antara sekian banyaknya karya Ziggy yang absurd dan ajaib, Kapan Nanti adalah yang paling sulit kupahami. Setap cerpen di buku ini membuatku bereaksi: "Ini maksudnya apaan? Hah? What the ....? Bentar-bentar, gak konek."

Terlalu banyak simbolisasi dan makna tersirat yang bikin otakku pusing. Untuk sekali ini, aku bahkan gak bisa enjoy dengan gaya bahasa Ziggy yang nyeleneh. Entahlah, mungkin aku memang sedang nggak di mood baca yang bagus, atau aku yang terlalu bego, atau simpelnya, this book is not my cup of tea.

Aku sadar bahwa pengalamanku membaca gak bisa dijadikan acuan bahwa buku ini buruk. Setelah membaca interpretasi dan review dari pembaca lain, aku sejujurnya malah kagum dengan pesan-pesan mengenai permasalahan perempuan dan anak-anak yang disampaikan Ziggy. Dan ... yah, masih khas Ziggy, semuanya dicampur adukkan lewat sudut pandang keji, cerita yang berdarah-darah, humor gelap, dan aftertaste gak enak. Bonus ilustrasi cute yang tidak sesuai dengan isi bukunya.

Cerita yang bisa kupahami cuma Kambing dan Kin (si Anak Kurang Ajar). Sisanya? Cuma mengawang-awang, bahkan aku memutuskan gak lanjut baca cerpen Kering karena sudah keburu lelah jiwa raga.

Jadi, maaf Ziggy. Kayaknya Kapan Nanti memang bukan buku yang bisa kunikmati.

Tapi bagi kalian yang punya kemampuan otak memumpuni, barangkali bakalan suka dibuat marah-marah dengan Kapan Nanti.
Profile Image for Utha.
825 reviews402 followers
May 21, 2023
Kumpulan cerita ini punya keterkaitan dengan api--api kemarahan dan api kesedihan. Kapan Nanti berisi delapan cerita:

1. Kabaret (2)
2. Kin (si Kurang ajar) (3.5)
3. Kering (3)
4. Kuping (4)
5. Kubur (1,5)
6. Krematorium (3)
7. Kelana (2)
8. Kambing (1,5)

Cerita favoritku jatuh pada Kuping dan karakter favoritku jatuh pada Kin (si Kurang Ajar).
Profile Image for Kristophorus Divinanto.
1 review
May 21, 2023
Baca Ziggy tentu harus siap dengan darah dan kesadisan-kesadisannya ya, Gaes.. 😅 Buku ini 'lumayan berat' buat mereka yang terbiasa membaca buku realis. Semua makna cerita disembunyikan dalam tokoh, adegan, narasi, bahkan dialog yang nggak jarang bikin, "Ha? Gimana gimana?" 🤨 Tiga cerpen favorit saya adalah Kambing, Kin (Si Kurang Ajar), dan Kubur. Saya merasa agak capek baca cerpen Kering, terutama di bagian lemari lemari lemari lemari lemari lemari lemari lemari. Itu deh pokoknya. 😅 Bagi kalian yang suka karya Ziggy sebelumnya, Kita Pergi Hari ini, besar kemungkinan kalian akan cocok dengan Kapan Nanti. Tepuk tangan untuk Ziggy dan editornya, Mas Teguh!
Profile Image for gloria.
90 reviews9 followers
June 30, 2023
the book cover is definitely a trap. THIS IS NOT A CHILDREN BOOK.

I completely forgot when was the last time aku annotate buku fisik dengan makian sebanyak yang ada di dalam buku Kapan Nanti, tapi yang jelas aku yakin buku ini akan bikin semua yang baca marah-marah.

Berisi 8 cerita pendek yang kejam, mengenaskan, menyedihkan, menyulut amarah yang diceritakan dengan gaya penulisan khas Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, kita dibawa ke berbagai sudut kehidupan dengan macam-macam kejadian tragis di dalamnya.

Aku sangat suka cara Ziggy membawa isu-isu masyarakat dengan pembawaan cerita seperti dongeng namun tetap kejam sebagaimana adanya. Penulisan cerita disajikan berbalut analogi dan metafora yang buat aku jadi collecting information sendiri dan menginterpretasikan semua metafora dengan pengertianku sendiri. I swear to god this book can sharpen your analytical thinking skills in such an interesting yet triggering way.

Aku capek baca cerpen-cerpennya astaga. I was so triggered my head throbbing after reading especially for Kering. Not to mention that I think I read Kering > 5x during the reading period, which was the most reread I did among all the short stories. However, I would say that my most favorite short story is the one that come after Kering, which is Kuping.

I was super captivated to read and untangle all the metaphors to the extent that I made a whole notion page for my own interpretation + reading reaction here. (HEHEHEHE I love being extra everytime my excitement is stimulated!!) Though by the date this review published I will still be updating the notion page since I am still in process of translating all of my makian and messy interpretations from my annotations to the notion page.

I'm gonna add something later on to this review btw, I just need time to form words..... Anyways, it will be a better experience if you read it with your friends or share your reading journey with someone who has already read it. Biar bisa tukeran and/or matching interpretations with one another!!
10 reviews
May 22, 2023
"Dan cerita ini adalah peringatan bagi kalian untuk berhati-hati dengan anak perempuan yang marah dan mempunyai akses ke kartu kredit."

Buku ini berisi delapan cerita pendek. Dan quote di atas berasal dari cerpen favoritku di buku ini.
Tapi sayang, buku ini not my cup of tea.

Jujur selama membaca buku ini, aku jadi curigaan karena merasa ceritanya akan memberikan "petunjuk" yang bisa menguak sebenarnya apa sih yang mau diceritakan di sini 😆
Tapi entahlah, mungkin iya, mungkin tidak 😂 karena pada akhirnya aku belum bisa memecahkan misteri yang tersembunyi di setiap cerpennya.
Profile Image for Iraa ☘️.
122 reviews
May 9, 2024
Maaf dnf, kurang cocok dibaca sm pikiran yg gak lagi fit karna butuh lumayan tenaga buat nyernanya, buat pesannya sendiri baik tp ya terlalu banyak kiasan, cerpen 1 & 2 msh okelah, ke 3 udh mulai mager, selain itu banyak kata benda yg gak diketahui orang awam yg di incorporate ke ceritanya, entah itu tanaman atau makanan atau lainnya, kyk misal yg daun sirih? di bab pertama, ternyata itu jg berguna membantu proses aborsi, jd kita bisa ngerti itu arah maknanya kemana (forced pregnancy), terus terlalu banyak penggunaan kata 'Dan' banyak info dump, harus banyak-banyak research dan telaah setiap detail kalo mau menikmatinya, sadly to me it felt like a chore... Masa peminjam perpus hampir selesai jd aku putuskan buat dnf aja drprd memaksakan diri
Profile Image for C.
168 reviews1 follower
June 12, 2023
Until this second, I still have no idea what was inside this book.. I bought this because the cute cover and illustrations. So far, the only story I could possibly get was Kin (Si Kurang Ajar) and Krematorium. The rest.. 🥲 nah
Profile Image for Rachel Yuska.
Author 9 books245 followers
June 16, 2023
Buku yang vibenya mengingatkan akan film midsommar. Beberapa cerpen mudah dipahami, beberapa terlalu absurd untuk otak saya. Overall, biasa aja. Ceritanya bakal mudah dilupakan.
Profile Image for Nandiito.
31 reviews11 followers
October 18, 2025
Tidak berharap banyak dengan buku ini karena dari kedelapan cerpen di bukunya hanya satu saja yang dipahami sisanya membingungkan berkat diksinya Ziggy yang nyastra habis untuk ukuran sebuah cerita yang karakternya adalah anak-anak. Perlukah membangkitkan jiwa bocil dalam diri ini untuk memahami maksudnya Ziggy? Yang Jelas Ziggy sepertinya lebih cocok nulis novel ketimbang cerpen, deh 😩
Profile Image for Kiky ☆.
140 reviews5 followers
December 28, 2024
Sebenarnya buku ini ngga masuk wishlist aku sih, tapi waktu itu ada diskon besar-besaran hehe, jadi aku angkutlah tanpa tau ini buku apa. Tapi setidaknya aku udah pernah baca 2 buku Ziggy sebelumnya, jadi ku kira it's fine.

Buku ini sebenarnya isinya kumpulan cerpen yah, tapi ya gimana ya aku merasa kurang menikmati. Beberapa kali mencoba baca, berakhir ngga aku lanjutkan dan sentuh lama banget. Aku pikir buku ini buku tersulit aku baca sepanjang tahun ini, karena mati-matian aku nyelesaiin wkwk.

Kosa kata sulit, jalan cerita yang lumayan bikin aku puyeng, terlebih ini isinya dark banget meski sampulnya ceria kayak buku anak-anak wkwk.

Tapi nemu percakapan lucu-

"Mau pacaran?"
"Mau mati"

Jadi maaf saja kalau aku cuma bisa kasih bintang 2,8 atau 3 di buku ini, karena ya aku beneran berjuang banget nyelesaiin. Hehe
Profile Image for luthfia..
142 reviews2 followers
July 23, 2024
⭐️5/5
Ziggy bener2 ga pernah gagal membuat pembaca terkesan dgn cerita2 suram yg dia bawakan. Subjeknya selalu anak2 dan perempuan yg imagenya adalah rentan dan polos, tapi nggak untuk Ziggy. Selalu ada twist yg mengisyaratkan kematian. Di buku ke-4 Ziggy yg aku baca ini, permainan kata Ziggy lebih mantap. Sepengamatanku, Ziggy Lebih nyaman menceritakan kisah menggunakan kiasan hingga pembaca harus menyadari sendiri maknanya. Tapi, Ziggy juga cerdik untuk memilih kisah2 yg perlu diutarakan secara gamblang.
Profile Image for Kisa.
14 reviews16 followers
October 16, 2023
miss ziggy and her cutie looking book with horror story<3
Profile Image for shira.
122 reviews1 follower
February 10, 2024
After finished this book, I need a time to process what the hell I've just read..

This book was so complicated in a way I can never describe. The writing, the point of all the stories.

Hard for me to understand the stories in here, but once I did, I'm completely speechless.

This was such a masterpiece. I'm disturbed here and there while reading this but thats the point of it.

I love this book so much
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
July 23, 2023
Hasil konferensi Bac Abuk U tahun 2099 di sebuah kota misterius di belahan bumi Selatan menyatakan membaca buku akan mengakibatkan otak kita menari-nari tanpa henti alias memberikan efek adiksi luar biasa seperti menikmati permen lolipop terkenal keluaran PT Ngem Utma Neez, produk terlaris di tahun yang sama. Apalagi jika buku kita merupakan karya benak dari penulis amazing abad ini yang tidak lain dan tidak bukan penulis yang mengklaim dirinya pernah tinggal di antara dua rumah yang habis kebakaran secara mencurigakan. Review ini juga disinyalir mencurigakan karena akan dibeberkan secara tak terhingga, tak terlupa dan akan mendobrak pakem-pakem rigid penulisan standar review buku (mengacu standar penulisan pengarang As Alngom Ong, era es batu belum mencair sederas pada milenia sekarang).

Kumcer Kapan Nanti, bukan Kapan Saja menceritakan kisah-kisah terserah si pembaca menginterpretasikannya sebagai wujud apa. Seperti contohnya cerita Kin (Si Kurang Ajar), menceritakan gadis yang seyogiyanya perlu dipentung sejak lahir karena melakukan hal-hal luar binasa di kehidupannya. Cerita ini akan mengolok-olok norma sosial, atau norma sok bijak tentang anak yang harusnya memang tak durhaka pada orangtua yang tetap durjana. Kin memang seharusnya menjadi percontohan anak yang seharusnya melakukan hal semau dirinya jika dia berada digaris takdir melawan kehidupan yang harusnya dberikan pada anak manis. Membaca cerita ini akan membuat kadar amarah pembaca menjadi naik drastis sampai pada titik melongo tak henti. Pasalnya kisah ini tidak akan main-main mengaitkan mungkin realita yang terjadi sesuai status quo. Bahwa anak memang perlu diperhatikan nafkah lahir dan batin (As Al Bun, 2345).

Pada kisah Kabaret, penulis seperti mencoba bercerita sambil menggoda kita tentang imajinasi kita yang kadang terlalu mengawang-awang padahal sebenarnya suwung. Kita akan dihadapkan pada realita bahwa yang magis belum tentu kritis dan yang padat belum tentu sesat. Cerita tentang sosok bertopeng kelinci akan mengingatkan pembaca bawa memang hal buruk memang seharusnya disalurkan pada hal yang benar bukan pada hal semau kita saja karena akan mengakibatkan musibah domino (Or Ang Sar Aff, tahun kucing).

Cerita-cerita lainnya di buku ini akan tetap memanjakkan kita sampai kita merasa bahwa buku ini memang sebaiknya dibanting pada saat masih ada sebagai gumpalan ide di benak penulisnya. Dijamin jika kita melakukan hal itu hidup itu akan tenang berdasarkan sebuah artikel koran Seputar Kejadian Nahas dan Gila di planet Tak Bertuan tahun 6969 kecapatan cahaya.

Cerita seperti Kambing dan Kelana dijamin membuat pembaca dongkol kalau tidak sebal sambil memakan kol karena karakterisasi penokohan yang lumayan energik dan ambisius. Cerita-cerita lainnya tak kalah seru membius sampe diri ini akan terasa sinting. Ada pun cerita-cerita itu adalah Kering, Kuping, Kubur dan Krematorium.

Selamat membaca dan selamat menjadi gila. 😉

Bintang penuh untuk buku ini.
Profile Image for ileftmybookshere.
226 reviews82 followers
June 6, 2023
Kembali lagi membaca karyanya Ziggy dan sudah pasti gak jauh dari blood, death, anything worse pokoknya. Don't expect that the stories will be cute like the cover and the illustrations, BIG NO!

Ada 8 cerita dan semuanya creepy di level berbeda tapi topik ceritanya sama yaitu bicara tentang anak-anak seperti penjelasan Ziggy di twitternya. Bahas tentang children production, anak-anak yang menyesal dilahirkan, anak-anak yang menyesal oleh siapa mereka dilahirkan, orang-orang yang menyesal melahirkan anak, dan anak-anak yang tak pernah dilahirkan 🥹

Dan seperti biasa juga, gabisa dimengerti begitu saja cerita-cerita karya Ziggy. Bakalan dibuat ngelag dan silahkan berteori sendiri dalam mengartikan makna ceritanya dan jujur banget aku tipikal yang gapaham sama sekali pas di cerita Kering wkwkwkwk dan akhirnya pakai bantuan dari thread kak Jess di twitter.

Dari semua cerita pendek yang ada di buku ini, aku paling suka cerita Kin si Kurang Ajar. Soalnya paling aku ngerti dan paling seru ceritanya😌 terus aku juga suka cerita Krematorium, itu juga masih bisa aku ngerti dan jujur ada vibes Di Tanah Lada nya😁

Overall, puas baca ini walaupun rada ngang ngong tapi tetep aja kaget sama plot twistnya wkwkwk🫶🏻
Profile Image for yossi.
51 reviews2 followers
June 1, 2023
"mau pacaran?"

moshka menggeleng. "mau mati."

ok, mood lol

jokes aside this is SO incredible. i really love it. buku ini sangat khas kak ziggy banget: dark and full of death. tema yang diangkat memang berat tapi jugalah tema penting yang memuat kritik sosial. pengemasannya juga sangat apik.
Profile Image for Mourning_elf.
587 reviews28 followers
June 2, 2023
Semakin random aja Ziggy, butuh mikir keras buat tahu makna yg dia maksud haha. Paling suka ama Kin sih.
Profile Image for Hib.
48 reviews6 followers
October 23, 2023
Buku ini berisi 8 cerpen dengan narasi khas Ziggy yang sangat imajinatif. Bagi yang sudah baca buku-buku sebelumnya mungkin akan sedikit terbiasa dengan gaya cerita Ziggy yang "nyleneh". Tapi meskipun begitu, beberapa cerita menurutku memang sekompleks dan seimajinatif itu hingga sampe lembar terakhir masih banyak pertanyaan "ini maksudnya gimana dah?"

1. Kabaret
dan dia akan datang, dalam mimpi kami, menunggu dengan sabar hingga kami berani bahagia tanpa topeng di pesta kue tiga tingkat atau dalam kereta kuda.

2. Kin (Si Kurang Ajar)
Dan cerita ini adalah peringatan bagi kalian untuk berhati-hati dengan anak perempuan yang marah dan mempunyai akses ke kartu kredit."

3. Kering
Dan kami pun sadar mengapa Georgette bukan hanya indah, tapi begitu indah. Georgette begitu indah karena dia begitu terluka.

Kadang-kadang, kami pikir Georgette dan Zabka adalah sama. Mereka sama-sama terbuat dari serpihan dan reruntuh- an, mencoba menjadi seutuh mungkin. Mereka seperti sepatu kaca yang pecah dan tetap mencoba memasukkan kaki ke dalam diri. Setiap potongan mencoba menahan diri."
Ketika kami memandang Landak yang masih lebat, kami sadar bahwa duri itu keluar dari Sui sendiri. Sepanjang hidupnya, Sui sudah menelan duri. Hanya perlu begitu sedikit untuk membuatnya mencuat pergi. Dia terbuat dari duri. Seluruh dirinya sudah cukup menyakitkan. Mungkin Sui tak berkata-kata karena tubuhnya terlalu kesakitan untuk bersuara. Mungkin Sui tak membuka mulut karena takut durinya akan keluar dari sana."

4. Kuping

Siapa yang akan mencintaimu kalau kau jelek? Dia ulang tiga kali, dia ulang berkali-kali, seperti doa atau pujian atau cemoohan yang membuat wanita berbaju api menangis, menangis, menangis.

Mereka menunggunya meminta maaf. Tangan yang mereka ulurkan menengadah, menadah jatah tontonan permohonan dari dia yang dihina, menghakimi, bukannya hendak memberi."

5. Kubur

Suatu hari nanti, Dia dan Kamu akan tiba di sana-di mana semuanya berakhir di atas tanah. Cahaya matahari akan membuka di atas kepala Dia dan Kamu, dan udara segar akan bertiup membelai kulit yang telah lama mengerut dalam kegelapan."

6. Krematorium
Mungkin tidak pernah ada yang mengulurkan tangan ke- padanya, atau menyambut uluran tangannya. Kupikir ulang hari-hari di masa lalu yang kulewati bersamanya. Mungkin kalau kuraih tangannya dan kubantu dia naik dinding berlu- mut di bukti pekuburan, dia akan tahu lebih cepat hangatnya genggaman manusia."

7. Kelana

Sasha mencari kesunyian. Dia memimpikan penyucian."

8. Kambing

Dan barangkali si manusia juga tidak pernah tahu bagaimana dia bermula. Dia masuk sebagai kegelapan yang mengutuk hidup menjadi bina. Mungkin dia hanya gadis belia biasa, dan karena bayi jahanam ini kita membenci dia. Mungkin si setan kecil ini yang menyusup tanpa diketahui inangnya. Dia tumbuh tanpa disa- dari dan dia keluar sambil mencecap darah di jemari."
Profile Image for wulan.
247 reviews7 followers
February 26, 2024
buku ini meskipun tipis tapi sama sekali nggak bisa diremehkan. aku baru baca 2 buku karya kak ziggy (sama ini berarti 3). dan dari novel novel yang aku baca, nggak ada yang semembingungkan kapan nanti ini. tapi kalo liat booktwt lain, katanya sejenis sama tiga dalam kayu.

kesan aku sehabis membaca buku ini, kalau terkait penulisan, pendapatku masih sama bahwa penulisan kak ziggy ini absurd tapi in a good way. kak ziggy punya pesonanya tersendiri. one of a kind.

buku ini berisi kumpulan cerpen. ada 8 cerpen di dalamnya. saat membaca salah satu review di twitter, aku baru ngeh kalau semua judul cerpen di buku ini berawalan huruf 'k'.

shout out to jess karena tanpa dia aku nggak akan paham makna di balik setiap cerpen dalam buku ini
https://twitter.com/bookwormdaily/sta...

sekarang aku pengen bahas cerpennya satu satu. mungkin ⚠️spoiler⚠️
1. kabaret
ini definisi kabaret menurut kbbi. banyak banget analogi yang dipakai dalam cerpen ini. ada daun sirih untuk menggugurkan kandungan. juga kue 3 tingkat dan gaun putih yg berarti pernikahan.

2. kin
dari 8 cerpen, kisah kin yang paling aku pahami. kin yang kurang ajar menurut ayahnya. kin yang melakukan hal tak terduga (dengan kartu kredit di tangannya)

3. kering
cerpen kering ini paling bikin hatiku sesek. sesek sama makna di balik cerpen ini. ruang cuci adalah tempat aman. kami suka saat saat di ruang cuci.

4. kuping
kuping ini juga wah 🤯 tentang bagaimana manusia yang juga pendosa tapi dengan mudah menghakimi manusia lain. seolah merasa lebih baik daripada yang dihakimi.

5. kubur
menggali dan terus menggali dari bawah pohon markisa (btw nutrisari markisa enak banget). dia dan kamu terus menggali dengan harapan besar.

6. krematorium
cerpen ini juga sangat mind blowing 🤯 hilangnya moshka vatra yang menggemparkan. banyak rumor ini itu, apalagi rumor jelek. sebelum menghilang, moshka bersama si 'aku'

7. kelana
kelana maknanya berjalan tanpa tujuan tertentu, seperti yang dilakukan sasha. kejadian traumatis membuat sasha berkelana, dari suatu tempat ke tempat lain. termasuk ruang cuci.

8. kambing
cerpen kambing cukup menggambarkan budaya patriarki yang masih dilanggengkan sampai sekarang. aku jadi teringat buku kim ji yeong setelah membaca pembahasan cerpen ini.

untuk keseluruhan, menurut aku kumcer ini lain dari yang lain karena mampu membawa topik berat dalam penggambaran yang indah sekaligus bikin merana. ilustrasinya juga cantik.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Pawpaw.
274 reviews
April 22, 2024
Overall score: ⭐️⭐️⭐️

Kabaret: ⭐️⭐️
Gaya kepenulisan dan plotnya Ziggy Z banget: seperti fever dream atau fase psikotik (yang membuatku bertanya-tanya apakah beliau menulis ini sambil menghisap marijuana?)

Kin (Si Kurang Ajar): ⭐️⭐️⭐️⭐️
Aku suka Kin Anak Kurang Ajar karena aku dulu suka seperti Kin: sengaja belajar tentang kekurangajaran agar bisa menerapkannya ke orang tuaku (I love my parent but namanya anak kecil awowkwok) btw FEMALE RAGE RAAAAAAAAAAH

Kering: ⭐️⭐️.5
Cerita ini antara sangat filosofis atau sangat gila, baik keduanya membuatku campur aduk antara membencinya (karena membosankan) atau menyukainya (karena aku juga gila), tapi aku lebih suka ketidakjelasan dan kegilaan chapter ini daripada di "Tiga Dalam Kayu"

Kuping: ⭐️⭐️⭐️.5
CW // gore

Di pertengahan cerita baru sadar bahwa ini merupakan variasi cerita dari ayat di Al-Quran dan kalimat "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia" (qul a'udzu birobbinnas) makin menguatkan itu. Suka dengan bahasa disini, terutama kata 'suara surga' untuk sinonim azan

Kubur: ⭐️⭐️
Nothing piqued my interest on this chapter

Krematorium: ⭐️⭐️⭐️
CW // underage sex, menstrual blood

Kelana: ⭐️⭐️
Bingung ama jalan ceritanya terlalu filosofis

Kambing: ⭐️⭐️⭐️.5
Suka dengan deskripsi bahwa anak laki-laki digambarkan sebagai anugrah dari Tuhan sedangkan anak perempuan sebagai jelmaan iblis dan kutukan
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Aldila Sakinah Putri.
83 reviews
June 25, 2023
“Di dunia di mana mala dan durjana dibiarkan mengembara merasuk dan merajah sekujur badan dan sedalam jiwa.” Hlm 83

Kutipan di atas kurang lebih bisa digambarkan sebagai inti dari buku ini. Di mana kedelapan cerita imajinatif tersebut bersumber pada kegelapan hati yang ternoda, entah perbuatan tercela atau akibat dari perbuatannya di masa lalu. Larangan-larangan tak masuk akal yang dikarang orang tua, penderitaan anak yang dihasilkan di luar pernikahan, dan segala macam bentuk trauma-depresi yang bisa meruntuhkan diri.

1 Kabaret
2 Kin (Si Kurang Ajar)
3 Kering
4 Kuping
5 Kubur
6 Krematorium
7 Kelana
8 Kambing

Kedelapan cerita mempunyai judul berawalan dengan huruf K, cukup mencurigakan jika dikaitkan dengan judul bukunya yang juga berawalan sama. Tetapi setelah aku coba untuk menelisik hubungan keduanya, tetap tidak kutemukan jawabannya. Kesedihan, kesengsaraan, ataukah kematian? Cerita analogi yang benar-benar sulit untuk dimengerti.

Salah satu cerita favoritku dengan judul Krematorium pada halaman 95 menceritakan tentang hilangnya Moshka Vatra. Penjelasan tentang siapa dia dan bagaimana dia menghilang, cukup menarik, apalagi endingnya di luar dugaan.

Sebelum membaca buku ini kusarankan untuk membaca buku Ziggy sebelumnya, biar tidak kaget dengan cara ia bercerita. Sangat unik dan membutuhkan perulangan. Kita diajak menjelajah dunia imajinasi yang (benar-benar) tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Covernya sangat cantik, bonusnya banyak sekali, di beberapa halaman ada gambar berwarna. Namun, buku ini bukan untuk anak-anak.

“Kepada siapa dia bersalah? Bukan kepada mereka yang menampik pengharapannya dengan caci dan cerca. Dia tidak akan memberi. Mereka menuntut apa yang tidak patut mereka miliki.” Hlm 85
Profile Image for yun with books.
724 reviews244 followers
May 9, 2025
"Sasha tahu, tapi dia tidak mau tahu. Pengetahuan bisa begitu menyakitkan. Sasha paling tahu itu. Karena itu dia bernyanyi, semakin hari semakin keras, agar dia tidak perlu mendengar, tidak perlu tahu."


Goddamn this book. Beberapa ceritanya "gelap" banget. Ada dua arti "gelap" menurut gue:
Pertama, beneran "gelap" alias terlalu horror dan eksplisit.
Kedua, "gelap" karena gue gak ngerti sama sekali ceritanya apa.

Otak gue ternyata belum se-genius itu untuk paham isi cerpen buku ini.
Makanya, halaman tipis tapi hampir seminggu gue baca buku ini. Sebaris, berhenti. Dua baris, berhenti. Tapi, tetep aja imajinasi gue belum bisa menaklukkan imajinasi Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie.

"Di manakah neraka tempat merana wanita-wanita yang sendiri melahirkan anak-anak mereka? Di manakah neraka tempat anak-anak yang sendiri melindungi ibu-ibu mereka? Di dunia. Di dunia."
Profile Image for Hadissa Primanda.
254 reviews3 followers
April 19, 2025
butuh sebulan baca buku kumcer yang cuma 100-an halaman ini karena seperti biasa, meski tertarik beli karena sampulnya cantik, ini bukunya Ziggy~ jadi sudah pasti absurd dan butuh ketenangan serta otak yang lapang untuk mencerna isinya.

ada 8 cerita pendek dengan semua judul berawalan huruf K, cerita-cerita yang gampang dipahami buatku adalah Kin dan Krematorium, sisanya harus menerka-menerka; terutama Kering yang paling panjang dan paling kompleks - sampai aku merasa pengen mencari analisis khusus tentang cerita ini. mungkin bisa dijadikan bahan skripsi anak Sastra Indonesia.

secara garis besar, aku merasa buku ini ditujukan untuk perempuan-perempuan yang termarjinalkan; yang kena KDRT, hamil di luar nikah, dikucilkan, hingga yang dibenci karena kecantikannya sendiri.
Profile Image for aynsrtn.
521 reviews18 followers
August 1, 2025
3.5⭐️

Katanya membaca buku ini tuh bukan untuk dipahami, tapi untuk dirasakan. Baik, aku sampai butuh mengulang 3x untuk membaca demi bisa "merasakan" makna dari setiap tulisan di buku ini.

Baca buku ini seperti sedang memecahkan riddle. Metaforanya banyak sekali. Pengandaian serta susunan kalimat yang ditulis tidak seperti pada umumnya, memberi sensasi aneh, hah, aneh, hah, gitu aja terus sampai tamat.

Padahal cuma 140 halaman sekian, tapi padat banget. Ada 8 cerita pendek didalamnya. Ada yang hit, ada juga yang miss di aku. Ya, kalau baca buku Ziggy kan memang demikian sih after taste-nya.

Cerpen favoritku judulnya Kering. Udah paling panjang, paling absurd, paling creepy, paling hah, dan paling aneh.
Profile Image for Ddnreads.
403 reviews6 followers
December 31, 2024
I don't get it.
This isn't the book for me. Definitely a me problem bcs I think I'm too stupid to comprehend the stories 🥲

Beda kyk Tiga Dalam Kayu, in the end aku "nangkep" garis besarnya apa dan ceritanya ada garis merahnya. Kalo ini I feel like the story stood on its own dan emg ga nyambung satu sama lain. Tapi ini normal si buat buku kumpulan cerpen. Cuma buatku gaya bahasanya yang beda2 bgt dan konflik yang lompat2 agak bikin mikir bgt 😭 belum lagi semua ceritanya implisit. Tiap selesai baca 1 cerpen ini maksudnya apa ya 😭😭😭 NOT TO MENTION THE GORE AND TRIGGER WARNING YAAllah. Bikin langsung kepikiran and ended up not enjoying it to the fullest.... Mungkin karena ada beberapa cerita yang udah pernah terbit sebelumnya di antologi lain, jadi kejomplangannya kerasa bgt sih buatku._.

Ada 8 cerita, favoritku so far 2, yang judulnya Kin (Si Kurang Ajar) dan Kubur. The last to stories, Kelana and Kambing, are sooooooo (merinding)

At this point it feels excruciating to finish the book :(

Sebenernya dulu pernah ikut diskusi buku ini sama Kak Ziggy online. Seru bgt sebenarnya diskusinya. Walaupun udah dispoiler beberapa ternyata pas baca langsung TETEP BINGUNG 😭😭😭 wkwkwk tapi inget si dulu Pingu pernah bilang, gausah dipikir berat. Enjoy aja. Soalnya banyak pertanyaan kita yng sebenernya ga sedalem itu maknanya. We tend to overcomplicated things WKWK LOL😭😭😭
Profile Image for thereddusk.
28 reviews
February 4, 2026
Cerpen favoritku: Kin (Si Kurang Ajar), Krematorium, dan Kambing. Sebetulnya bukan favorit sih, sebab cuma 3 cerpen itu doang yang sedikit bisa kupahami dari total 8 cerpen. Aku paling benci cerpen Kering dan Kuping. Keduanya sama sekali gabisa kuraba maksudnya
Displaying 1 - 30 of 252 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.