Jump to ratings and reviews
Rate this book

Equinox Classic Indonesia

Soeharto & Barisan Jenderal ORBA: Rezim Militer Indonesia 1975-1983

Rate this book
Buku ini begitu rinci mengupas sepak terjang dan kepiawaian Soeharto sebagai dalang jenderal-jenderalnya yang sangat setia dan mendominasi kelompok elite Orde Baru. Dikisahkan bagaimana Soeharto memainkan mereka dalam perang melawan barisan jenderal sakit hati yang menentang kekuasaan Orde Baru, entah karena tak kebagian jatah "kue kekuasaan" atau dianggap tidak sejalan. Termasuk perang terhadap kelompok Islam politis yang dianggap Soeharto sebagai musuh bersama.

David Jenkins yang tulisannya pada 1986 menggemparkan karena membuka borok Soeharto dan bisnis keluarganya, mengerahkan segudang data dan menyajikan beragam wawancara, bahkan dengan para jenderal yang berada di lingkar dalam Soeharto maupun yang tergolong pembangkang. Berbagai data akurat termasuk yang top secret berhasil ia peroleh berkat kepiawaiannya sebagai sarjana dan wartawan kawakan. Hasilnya uraian sejarah yang secara gamblang menggambarkan kekuasaan rezim militer yang penuh intrik, rekayasa, dan tipu daya.

Buku ini adalah salah satu kajian penting tentang rezim Orde Baru yang paling mendalam
(Harold Crouch, Pakar Militer Australian National University)

381 pages, Paperback

First published November 1, 1984

8 people are currently reading
135 people want to read

About the author

David Jenkins

390 books8 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
25 (38%)
4 stars
22 (33%)
3 stars
13 (20%)
2 stars
2 (3%)
1 star
3 (4%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Ahmad Kurnia.
45 reviews
May 31, 2025
Buku bagus. Agaknya tidak akan dicetak ulang [semoga salah].

Jenkins menulis ada kontradiksi dalam rezim Order Baru: Perwira sadar tidak akan menang jika Pemilu diadakan luberjurdil. Tetapi, mereka percaya, dengan seluruh hati nuraninya, bahwa kepemimpinan mereka amat penting bagi Indonesia. Kontradiksi ini yang kemudian mengukuhkan pretorianisme di Indonesia, dan bahkan nyaris merangsak ke totaliter. Yang tampaknya kokoh tidak tergoyahkan, nyatanya di dalam sedikit keropos. Sejumlah Perwira 'lain' mencoba menggoyahkannya.

Membaca ini, membawa pada perasaan ambivalen: tentu tidak akan mau jika gaya yang disebut tadi berulang lagi hari ini. Namun, jika hal itu tidak terhindarkan, buku ini memberikan sedikit harapan (disertai kecemasan) akan masih adanya sebagian golongan itu yang sudi menggoyahkannya lagi.
Profile Image for The Talisman.
53 reviews2 followers
October 14, 2021
Walau buku ini ditulis tahun ‘80an, isinya masih sangat relevan dengan kondisi perpolitikan era kini. Jenkins menjelaskan dengan detail mengenai KKN yang merebak di era Pak Harto (akibat paranoia-nya), awal mula penerapan teori Dwifungsi ABRI, hingga perpecahan di antara pejabat militer senior. Mereka semua hanyalah pion, yang dimainkan oleh sang Grand Master yang memiliki kekuasaan penuh terhadap segala hal di Indonesia, baik dari segi ekonomi, politik, maupun sosial.

Jika anda suka sejarah dan ingin tahu lebih dalam mengenai OrBa, buku ini adalah sajian yang pas, karena mengutip banyak sumber langsung di lapangan, tempat peristiwa-peristiwa militer & pemerintahan penting terjadi.
Profile Image for Anjar Priandoyo.
312 reviews16 followers
October 15, 2018
Good book, written in 1984, some idea is not applicable, there were many changes in 1980s. However, it is a good book to understand civil-military relationship in Indonesia. I read this from Cornel ebook library, a good source of Indonesian history book
Profile Image for Andrea G..
1 review
January 14, 2018
Buku ini menunjukkan kepandaian Pak Harto dalam memanage anak2 buahnya
94 reviews3 followers
May 13, 2023
Jaman ketika Pak Harto berhadapan dengan para senior dan kolega sebayanya dalam dialektika politik dan ekonomi.
81 reviews2 followers
May 28, 2025
Using an astounding amount of access to Indonesia's top generals including Nasution, Murdani, and Jasin, David Jenkins has constructed an excellent insider account of military politics in Middle New Order.

Across the late 1970s and early 1980s, prominent figures in the Indonesian military came out against the regime - some publicly and even more privately. This was for several reasons - the military's embarrassingly close affiliation with loyalist party Golkar despite its high principles, increasing corruption, and envy towards the Military Intelligence clique of Murtopo, Murdani, and Sudomo - who were rapidly consolidating power. These disaffected active and retired officers produced papers, letters, and parliamentary speeches decrying the state of the regime, and calling for a purification of the military. Ultimately this prompted a showdown of intellectualism, networks, and resources between dissidents and the pragmatist Intel clique - one ultimately decided by Suharto himself.

The one weakness of the book would be the somewhat light conclusion - the dismantlement of the dissident group is described and analysed with an extremely light touch in comparison to the slow elaboration of its emergence.
Profile Image for Wirotomo Nofamilyname.
380 reviews52 followers
July 1, 2010
Berisi hal-hal yang mungkin dulu sangat ingin kita ketahui pada jaman "ketertutupan informasi" Orba. Saat ini mungkin sudah terlihat usang (out-of-date).
Nampaknya hal yang menarik dari buku ini hanyalah mengenai bagaimana Pak Harto "mengelola" kekuasaannya. Tapi itu sudah cukup bagi saya, untuk memberi bintang 4 untuk buku ini. Entah kenapa.
Harusnya 5, tapi agak merasa sedikit terganggu dengan terjemahannya. Entah kenapa (lagi). :-)
Profile Image for Kahfi.
140 reviews15 followers
March 30, 2016
Sangat setuju dengan perkataan Liddle, bahwa kekuatan buku ini adalah kekayaan wawancara yang sangat komprehensif. Dengan itu pula membedakan buku ini berada di tapal terdepan untuk mengetahui praktik kekuasaan Soeharto.
Profile Image for Setadipa.
99 reviews3 followers
May 29, 2014
dari buku ini menarik utk dicermati, apakah telah timbul hegemoni pemikiran bahwa pemimpin dari militer adalah yg diperlukan di negeri ini
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.