Jump to ratings and reviews
Rate this book

California Studies in Food and Culture #10

Zinfandel: A History of a Grape and Its Wine (California Studies in Food and Culture)

Rate this book
The Zinfandel grape―currently producing big, rich, luscious styles of red wine―has a large, loyal, even fanatical following in California and around the world. The grape, grown predominantly in California, has acquired an almost mythic status―in part because of the caliber of its wines and its remarkable versatility, and in part because of the mystery surrounding its origins. Charles Sullivan, a leading expert on the history of California wine, has at last written the definitive history of Zinfandel. Here he brings together his deep knowledge of wine with the results of his extensive research on the grape in the United States and Europe in a book that will entertain and enlighten wine aficionados and casual enthusiasts. In this lively book, Sullivan dispels the false legend that has obscured Zinfandel's history for almost a century, reveals the latest scientific findings about the grape's European roots, shares his thoughts on the quality of the wines now being produced, and looks to the future of this remarkable grape.

Sullivan reconstructs Zinfandel's journey through history―taking us from Austria to the East Coast of the U.S. in the 1820s, to Gold Rush California, and through the early days of the state's wine industry. He considers the ups and downs of the grape's popularity, including its most recent and, according to Sullivan, most brilliant "up." He also unravels the two great mysteries surrounding Zinfandel: the myth of Agoston Haraszthy's role in importing Zinfandel, and the heated controversy over the relationship between California Zinfandel and Italian Primitivo. Sullivan ends with his assessments of the 2001 and 2002 vintages, firmly setting the history of Zinfandel into the chronicles of grape history.

248 pages, Hardcover

First published January 1, 2003

92 people want to read

About the author

There is more than one author with this name on GR. This is Charles L.^^Sullivan, oenophile.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (20%)
4 stars
7 (35%)
3 stars
6 (30%)
2 stars
3 (15%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Center For Study Indonesian Food Anthropology .
46 reviews4 followers
August 1, 2023
Halo, Kerabat !

Alur kontroversi dan misteri dari buku ini adalah tentang sejarah Zinfandel di California, diantaranya diawali dari :

Zinfandel (Vitis vinifera) dari California tumbuh baik di berbagai negara termasuk Italia (Primitivo), mendorong kualitas, variasi klonal (Variasi genetik dalam satu jenis tanaman anggur atau varietas) penting.

Dalam sengketa menjadi pertanyaan : Apakah Zinfandel sama dengan Primitivo ? Eropa menyatakan sama saja. Produsen California khawatir Italia dapat memanfaatkan nama dan reputasi mereka. Pasar akan membedakan antara keduanya.

Misteri tentang mitos Haraszthy yang hancur. Bagaimana anggur Boston menjadi unggul di California? Siapa pahlawan di masa itu?

Mitos Haraszthy adalah cerita yang tidak akurat tentang tokoh California, Agoston Haraszthy, terkait perannya dalam sejarah anggur.

Agoston Haraszthy adalah seorang bangsawan Hungaria-Amerika, penjelajah, penulis, dan pembuat anggur pionir di Wisconsin dan California. Dikenal sebagai "Bapak Anggur California."

Sejarah Zinfandel antara tahun 1880-1960. Sebagai "anggur rahasia"

Adanya Prohibisi (Pembatasan hukum tentang produksi dan penjualan minuman beralkohol) mempengaruhi reputasi dan perbandingannya dengan anggur Eropa

Setelah pembatalan Prohibisi, Zinfandel memiliki makna yang berbeda bagi konsumen. Kompleksitas Zinfandel sebagai anggur meja di California dikarenakan tidak ada model Eropa untuk dibandingkan. Tidak seperti anggur premium California lainnya. Penilaian buta antara Zinfandel California dan anggur Eropa terkenal tidak pernah dilakukan, menambah misteri sejarahnya.

kisah Zinfandel di New England dapat diceritakan dan gambaran kedatangannya di California pada tahun 1850-an yang penulis susun pada tahun 1976 sebagian besar akurat. Anggur meja dari Boston hampir tidak disadari hadir di California dan hampir secara kebetulan menjadi anggur meja yang sangat berguna di California.

Orang Amerika di koloni Inggris di Amerika Utara menanam anggur dari Florida hingga New England dan membawa bibit ke Lembah Ohio dan Mississippi. Pertanian anggur paling berhasil ketika anggur digunakan sebagai makanan, bukan untuk anggur. Pada abad ke-19, hibrida antara anggur asli Amerika dan varietas vinifera Eropa mulai diproduksi. Di wilayah selatan, pertanian anggur menunjukkan potensi karena iklim hangat dan keragaman populasi. Namun, di utara koloni tengah, pandangan tentang vitikultur dan produksi anggur semakin sedikit. Batas pertanian anggur yang serius dapat ditarik di utara Long Island dan barat ke Lembah Sungai Hudson.

Vitikultur sebagai sumber anggur meja berkembang di Massachusetts antara 1810 dan 1835. Muncul tren hobi menanam anggur di rumah kaca dengan pemanasan buatan untuk menghasilkan anggur meja lezat sejak Maret hingga April. Prosesnya rumit dan memerlukan waktu dan modal, tetapi berhasil menyebabkan anggur berbunga di musim dingin.

Sebagai catatan bahwa Vitikultur adalah ilmu dan praktik budidaya anggur, termasuk perawatan dan pemeliharaan tanaman anggur serta produksi anggur dari buahnya.

Cerita klasiknya dimulai dari : Zinfandel/Zinfindal tiba di Boston dalam pot dari George Gibbs dari Long Island, seorang hortikulturis amatir yang tertarik pada vitikultur. Istrinya membawa varietas anggur dari Smithsville, North Carolina, ke Long Island pada tahun 1816. Anggur tersebut dinamai Isabella oleh William Robert Prince, seorang pembibit ternama, dan menjadi salah satu varietas asli yang paling populer di Pantai Timur. Mulai tahun 1820, Gibbs mengimpor beberapa pengiriman anggur dari Eropa, termasuk dari koleksi kebun imperial Austria di Wina.

Pada tahun 1829, George Gibbs menerima pengiriman anggur dari Vienna, ada anggur hitam dari Hungaria yang menarik perhatian. Kemudian, Prince mencantumkan Zinfandel di katalognya, menyatakan bahwa Gibbs memperkenalkan anggur tersebut dari Jerman (Vienna). Wilayah politik Austria mencakup banyak daerah, termasuk Hungary.

Bagaimana dengan misterinya ? kerabat harus membacanya sendiri karena isinya seperti teka-teki yang mengumpulkan dokumentasi empiris.

Hatur nuhun.
Profile Image for Laura.
35 reviews
November 28, 2016
This book has a lot of interesting information about zinfandel and how it came to an important wine grape in California and tracing it's history back to its genetic source. The writing style was meandering and circular. The author would start telling a part of the story, mention an interesting tidbit, and then veer away from it, coming back to it pages and pages later. It could become downright confusing and I ended up writing a timeline to try and understand what all was actually going on when.
1 review
February 11, 2021
Filled with interesting details of early California wine industry, as well as early details as to how vines of various varietals came to America. I found the read interesting and it brought back memories of being in wineries at young age in the early 60's with my dad.
Profile Image for Rayme.
Author 4 books33 followers
Read
April 15, 2012
Well written and interesting history of Zinfandel in the US from about 1840 forward. I was glad to see that the research I did for my novel checked out with what Sullivan wrote. Whew.
Profile Image for Sean.
116 reviews
June 13, 2012


Well researched and written history of California's "native" wine.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.