Jump to ratings and reviews
Rate this book

Pulang

Rate this book
Roman ini pada mulanya dimuat bersambung dalam majalah dan pernah dibuat film oleh Turino Djunaidi sebelum menjadi buku. Sebagai roman, bentuknya sederhana saja. Tapi justru karena sederhana, maka Pulang ini terasa amat jernih, bening, dan liris. Pengarangnya yang peka melukiskan dengan halus dan teliti setiap konflik psikologis para pelakunya serta dengan sangat meyakinkan sekali. Roman ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa asing, dan pernah mendapat hadiah sastra nasional dari BKMN tahun 1958.

120 pages, Paperback

First published January 1, 1957

40 people are currently reading
375 people want to read

About the author

Toha Mohtar

9 books5 followers
Toha Mohtar awalnya banyak menulis cerita pendek dalam berbagai majalah hiburan. Ia mengejutkan dunia sastra Indonesia dengan buku romannya Pulang, yang terbit tahun 1958 dan mendapat hadiah sastra nasional BMKN pada tahun itu juga.

Selain Pulang, ia menulis roman berjudul Daerah Tidak Bertuan yang terbit tahun 1964 dan memperoleh Hadiah Yamin tahun itu juga. Selain menulis sastra, ia pun banyak menulis untuk bacaan anak-anak. Jayamada adalah buku yang ditulisnya untuk bacaan anak-anak. Pada tahun 1970-an, ia memimpin majalah anak-anak Kawanku.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
59 (35%)
4 stars
68 (40%)
3 stars
27 (16%)
2 stars
3 (1%)
1 star
10 (5%)
Displaying 1 - 30 of 31 reviews
Profile Image for Gede Suprayoga.
176 reviews6 followers
August 3, 2018
Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Tamin seusai menjalani tugas sebagai Heiho, tentara Jepang, yang berkelana di medan perang di Asia Tenggara. Kepulangannya ke kampung halaman di sebuah desa di Brantas adalah momen yang ditunggu oleh keluarganya: orang tua dan seorang adik.

Selama kepulangan ada saat dia menyadari perubahan situasi keluarga dan desanya. Keluarganya kehilangan tanah yang menjadi sumber mata pencaharian yang kemudian ia beli kembali dengan harta yang diperoleh selama berperang. Adiknya telah menjadi peremouan dewasa. Sementara itu, warga desa hidup dalam masa membangun setelah mengalami penindasan dan agresi militer Belanda.

Konflik muncul saat Tamin harus menceritakan kisah perjalanannya sendiri selama mendukung peperangan Jepang. Warga desa yang bangga dengan perjuangan mereka melawan Belanda tidaklah sebanding dengan pengalaman yang diperoleh Tamin. Tamin merasa malu karena justru menjadi tentara Heiho, sementara teman-teman masa kecilnya ada yang gugur akibat melawan. Tamin meninggalkan desanya karena perasaan malu. Namun, berita kematian ayahnya yang akhirnya membawanya kembali.

Novel ini memotret kisah masa setelah perang mempertahankan kemerdekaan. Novel juga menyelami pergulatan batin para tentara yang dipekerjakan oleh penjajah dan perasaan mereka yang "terlempar" dari memori perjuangan bangsa sendiri. Pulang dalam novel ini juga bisa dimaknai tidak hanya dalam dimensi fisik sebagai kembali di suatu tempat semula, melainkan juga gagasan tentang kembali pada suasana merdeka dari penjajahan dan pada rasa menjadi satu bagian dari masyarakat bangsa yang sejatinya utuh.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Js Saputra.
13 reviews3 followers
December 21, 2011
Toha Mochtar lahir di Kediri, 17 September 1926. Beliau meninggal di Jakarta , 17 Mei 1992, dalam usia 65. Dikenal sebagai sastrawan dan penulis cerita anak. Sekadar menyebut beberapa karyanya: Pulang (1958), Daerah Tak Bertuan (1963), Bukan Karena Kau (1969), Jayamada(1971). Pulang pernah meraih hadiah Sastra Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional, 1960.

Meski pendidikannya tidak tinggi, tetapi Toha Mochtar telah menorehkan karya-karya besar baik majalah untuk anak, cerita untuk anak. Bahkan, Pulang, pernah difilmkan film oleh sutradara Basuki Effendi, disenetronkan oleh TPI dengan bintang sinetron Turino Djunaidi, diterbitkan di Malaysia, dan diterjemahkan ke berbagai bahasa asing di dunia.

Tamin, sebagai tokoh utama, hidup dalam keraguan-kebimbangan-ketakutan. Hal ini ia rasakan sepulang menjadi Keiho dan dikirim Jepang untuk melawan sekutu. Tidak hanya itu, ia pun berperang melawan bangsa sendiri. Semuanya itu, dikisahkan, karena kepolosan dan ketidaktahuan Tamin.Namun, warga desa bersikap lain. Tamin dianggap sebagai pahlawan, bukan pecundang. Tamin adalah kebanggaan warga desa karena berhasil menumpas kebengisan penjajah.

Meski, Tamin telah meleburkan diri dalam pekerjaannya sebagai petani, rasa was-was, rasa bersalah terus memburu dan menghantuinya. Tamin sadar ia pukan tokoh-pejuang-patriot. Tamin menyadari ia hanyalah pecundang-pengkhianat. Tidak pernah angkat senjata demi kemerdekaan bangsa dan negaranya, tetapi malah terlibat dengan pertemturan dengan bangsa sendiri.

Suatu ketika Tamin pun menghilang. Ia pergi meninggalkan kampong halamannya. Pergi untuk menguburkan perasaan yang terus-menerus mengejarnya. Tanpi, Tamin tak sanggup menghapusnya. Tiap saat, tiap waktu takut-gelisah-cemas bila ada orang yang bercerita siapa sebenarnya dirinya.

Ia pun berpindah-pindah. Hanya, ingin menghapus jejak, menghapus masa lalu. Perasaan bersalah dan berkhianat pada bangsa dan Negara semakin menyiksa. Hingga pada suatu hari ia bertemu dengan tetangga sekampungnya. Diterima kabar ayahnya telah meninggal. Orang-orang sekampung sangat menantikan kehadiran Tamin. Orang-orang sekampung agar Tamin bersama mereka untuk bekerja menggarap sawah.Akhirnya, Tamin pun pulan. Menebus dosa dan pengkhianatannya.

Novel pendek, sederhana dalam alur. Ringkas dalam penggambaran. Tetapi, mendalam dalam mengupas konflik-konflik: baik konflik batin, konflik dengan sesame, konflik dengan alam dan lingkungan, konflik dengan norma hidup dan kehidupan, serta konflik dengan asal dan tujuan hidup. Sebuah novel yang kaya makna. Pulang pada jati diri. Pulang menemukan hidup baru. Pulang menemukan semangat dan motivasi hidup. Pulang sebagai wujud bahwa selagi masih manusia, kekhilafan tidak bisa dihalangi. Yang dibutuhkan hanya keberanian untuk ‘pulang’.
Diterbitkan di: 29 Nopember, 2011



Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/phil...
Profile Image for Bunga Mawar.
1,355 reviews43 followers
July 29, 2021
Eh iya, gimana ini...

Buku yang cukup singkat, narasinya dalam, deskripsinya kuat, sekaligus begitu pahit dan manis...

Tentang Tamin, pemuda mantan Heiho zaman Jepang yg dikirim ke Burma, lalu setelah tujuh tahun kembali ke desa kelahirannya di Jawa Timur. Desanya tak banyak berubah, tapi teman bermainnya dulu sudah tiada terbawa arus peperangan.

Tamin yang gelisah dengan pengalaman tempurnya, resah dgn prasangka pada warga kampungnya, dan terombang-ambing atas sifat takut dan malu yang sungguh manusiawi.

Ditulis tahun 1950-an, buat saya cerita ini tetap kuat karena bergumul dengan pencarian kebahagian dan kedamaian dalam diri.
Ini kan, yang sejatinya dicari setiap insan?@
93 reviews2 followers
November 5, 2014
Terjumpa buku ini di perpustakaan Victoria University of Wellington. Ketebalannya nipis (119 halaman sahaja). Reka kulitnya sederhana - sesederhana gaya bahasa dan cerita yang terkandung di dalamnya.

Tetapi di sebalik kulit kesederhanaan, dagingnya kaya dengan keindahan.

Lukisan psikologinya sangatlah halus. Dengan mudahnya penulis berjaya menceritakan segala perilaku watak dengan jitu sekali - bertepatan dengan citra manusia. Setiap emosi atau krisis jiwa yang melanda toko-toko cerita terasa sangat 'real' dan hidup dan boleh dihubung kait dengan jiwa pembaca, biarpun si pembaca bukanlah penduduk desa Indonesia pada zaman awal pascamerdeka. Kerana konflik batin yang dipaparkan sangatlah universal: keperluan untuk berpunya kepada sesuatu kelompok masyarakat.

Ceritanya mengisahkan Tamin, seorang bekas Heiho (anggota tentera Jepun berketurunan Indonesia) yang pulang ke kampungnya di Provinsi Jawa Timur setelah tujuh tahun merantau. Sebaik sahaja dia pulang, kemiskinan dan kesusahan kehidupan desa yang menjemputnya. Ayahnya terkedang sakit. Ibunya dan adik perempuannya terpaksa memikul tanggungjawab seorang lelaki lantas ketiadaan Tamin setelah si ayah jatuh sakit. Lebih menyedihkan, tanahnya telah tergadai. Termasuklah segala haiwan ternakan. Tamin menghadap cabaran yang tidak kurang tingginya dari Gunung Kelud mahupun Gunung Wilis yang terletak berhampiran.

Kehidupan mesti diteruskan jua. Lagipun dia tiada ke mana lagi hendak pergi. Keluarganya memerlukan seorang jantan bagi memimpin mereka keluar dari kesusahan. Secara beransur-ansur, Tamin mula membina kehidupannya dan keluarganya. Kehidupannya dipajak semula di bumi kampungnya, dengan harapan rezekinya akan berbuah semula seperti tangkai-tangkai padi pada musim tuai.

Tetapi di jauh, rahsia yang pahit mula menjelma. Menghantui fikirannya dan jiwanya. Lama-kelamaan, rahsia itu ingin menonjolkan kepalanya yang hodoh. Dan berpotensi memusnahkan segalanya yang terbina di kampung halamannya. Serta berupaya mengugat rasa keberadaannya di kampung tersendiri.

Sebuah novella yang indah. Tidak rugi meluangkan masa sedikit untuk membacanya. Penuh dengan pengajaran psikososial yang boleh dipelajari semua.

Profile Image for Iyas Utomo.
558 reviews10 followers
September 15, 2016
Roman yang ditulis oleh Toha Mohtar ini memberikan sensasi yang luar biasa besar kepada saya saat membacanya. Rasa rindu rumah, kampung halaman, serta masa-masa kecil di mana kala itu tak ada penat akan hidup karena hanya dihabiskan dengan bermain dan bermain lagi--semuanya tumpah ruah yanh diakibatkan oleh buku ini.

Pulang, bercerita tentang Tamin--seorang heiho yang setelah tujuh tahun pada masa perantauannya akhirnya kembali pulang. Setelah dipikirnya tidak ada perubahan yang terjadi pada kampungnya, tetap pada akhirnya dia akhirnya sadar bahwa kampungnya tak lagi sama dengan kampung yang tujuh tahun lalu ditinggalkannya.

Konflik yang telah ditanam dari awal cerita mengembang secara perlahan, sedikit demi sedikit namun rumit dan membuat pembaca ikut serta merasa sakit. Dan hal ini pula yang membuat Tamin memilih pergi meninggalkan kampungnya lagi.

Roman ini sukses membuat saya menangis saat Tamin memulai tembang Asmarandana--apa pasal? tak lain hal tersebut mengingatkan saya pada masa-masa nenek atau bapak saya melagamkan tembang serupa.
Profile Image for Riza.
11 reviews7 followers
July 30, 2016
Buku ini bercerita tentang seorang heiho yg pulang ke kampung halaman setelah 7 tahun ikut bertempur bersama belanda.

Setelah pulang, dia menjumpai kenyataan yg jauh dari kampung halamannya dahulu 7 tahun yg lalu. Beberapa teman semasa kecilnya meninggal di medan perang saat berjuang demi kampung halaman dan dianggap pahlawan yg sangat berjasa dalam memerdekakan kampungnya. Sawah yg berperan sebagai penghidupan keluarganya telah digadaikan demi pengobatan bapaknya.

Pada akhirnya tamin (tokoh utama dalam buku ini) tenggelam dalam ketakutan2 yg muncul dalam dirinya sendiri. Mengira semua orang di kampungnya membenci dirinya.


Profile Image for Tike Yung.
174 reviews5 followers
December 15, 2017
Cerita dalam novel ini mengingatkan saya dengan salah satu desa tetangga yang ada di dekat kampung saya.
Yang memang dulu sering diceritakan oleh Alm.Kakek saya yang suka sejarah, dan beliau menceritakan desa itu dulunya jadi tempat tinggal wong londo dan sawahnya jadi rebutan masyarakat sekitar begitu Belanda menyerah pada Jepang. Dan sampai sekarang pun, bangunan-bangunannya masih ada.

Novel yang sederhana namun membuat saya merindukan kampung halaman yang banyak sawahnya.
Profile Image for Ruhadyan.
8 reviews
April 25, 2013
"Kerinduan akan sebuah tempat yg bisa disebut rumah, dan konflik psikis tentang apa yg dilakukannya dulu sewaktu Tamin menjadi serdadu, juga kesederhanaan hidup dgn alam pedesaan yg dilukiskan baik laiknya Ahmad Tohari, novel Pulang Toha Mohtar, memberiku pencerahan tentang arti rumah, keluarga, dan kesederhanaan."
Profile Image for Stebby Julionatan.
Author 16 books55 followers
March 26, 2015
Tema dan konfliknya sederhana. Hanya soal bekas tentara Heiho yang mencoba pulang, kembali ke kampung halamannya. Namun memang, kejernihan tulisan dan keindahan gaya bertuturnya tak terbantahkan. Salut!
Profile Image for Sri.
897 reviews38 followers
December 7, 2020
Jika ada seorang pemuda yang baru saja lulus kuliah jurusan sosial tergerak hatinya karena keromantisan kisah petani Gibli, maka kubayangkan ada pemuda lain yang semestinya tergerak hatinya untuk pulang karena membaca buku ini. Pulang. Ke desa. Menjadi petani.
Tamin adalah seorang pemuda berhati lurus, bersuara halus. Mempesona seisi desa dengan lantunan tembang Asmarandana gubahannya sendiri, dari suaranya sendiri. Namun kehidupan tenteram sepulangnya ke desa terusik. Kehalusan hatinya tidak menerima kenyataan dari masa lalunya dan masa lalu desanya yang seolah bertolak belakang. Padahal apalah itu perang? Di dalamnya terlibat juga manusia-manusia yang halus jiwanya, yang tak punya lambe yang lentur mengikuti perkembangan jaman. Walaupun kzl juga ya, jika yang nampak bertahan dalam dinamika jaman malah orang-orang sing lambene ra jelas macam begitu T_T.
Profile Image for Dina Layinah Putri.
108 reviews5 followers
June 2, 2018
Jika ingatan saya masih benar, saya tahu Pulang-nya Toha Mohtar dari Eka Kurniawan lewat tulisan di blog-nya. Ini roman tipis dan hanya berhalaman 94. Tentu saja saya tidak ingin menceritakan kronologi ceritanya walaupun ceritanya sederhana.

Tentang pemuda bernama Tamin yang pulang kampung selama tujuh tahun menjadi heiho di negara Burma. Heiho adalah pasukan yang terdiri dari bangsa Indonesia yang dibentuk oleh tentara pendudukan Jepang di Indonesia pada masa Perang Dunia II. Bagaimana pergolakan dan pemikiran Tamin yang selama tujuh tahun ‘diasingkan’ lalu harus kembali menjalani rutinitas di kampung inilah yang menjadi tonggak alur dalam buku ini.
1 review
February 28, 2020
Buku yang pernah kubaca sekitar 40-50 tahun lalu. Walaupun dalam keadaan rusak tapi masih terbaca.
Suatu gambaran tentang seorang mantan Heiho (sukarelawan jaman penjajahan Jepang), yang dikirim ke luar Indonesia, tidak dijelaskan rinci di buku ini - mungkin Muangthai/ Thailand atau Burma, dan pulang ke desa asalnya. Keadaan pasca perang kemerdekaan mengakibatkan pergolakan dalam batinnya. Ia merasa sebagai orang yang membantu penjajah negerinya dimana teman-temannya berjuang untuk kemerdekaan.
Selain itu buku ini juga menggambarkan keadaan pedesaan Jawa Tengah tahun 1950an.
Akhirnya, mungkin berlaku pepatah lama: Setinggi-tinggi terbang bangau, hinggapnya ke kubangan juga.
18 reviews1 follower
September 3, 2021
Kukira, bahagia tidaklah jika kita dapat hidup seperti yang lain lantaran itu berumah di dasar hati kita sendiri. Aku pernah menemukan itu pada malam seperti ini, ketika angin meniup dengan dinginnya, dan tahu bahwa ada orang yang menantikan kedatanganku di rumah. Aku pernah menemuinya dalam tawa seorang anak kecil, dalam tangis, dan dalam segala lakunya. Juga pernah kudapati itu ketika aku jatuh sakit, sedang getek telah siap untik dilepas. Datang saja istriku berkata, 'Jangan Kakang pergi dalam sakit ini, kita tangguhkan saja kerja sekali ini meskipun kita jadi lapar karenanya.' Kukira bahagia hanyalah ada pada dasar hati sendiri.
Profile Image for Truly.
2,763 reviews12 followers
September 23, 2020


"Telah lama aku belajar melupakan itu. dan aku akan cukup kuat untuk itu, percayalah! Yang telah berlalu tak akan kembali. Kini aku cuman mempunyai hari-hari yang akan datang. Aku punya engkau, punya Sumi, punya bapak, dan sawah kami telah menghijau setinggi lutut. Apa lagi yang aku harapkan?"
~hal 73~

Tamin memang telah kembali ke rumahnya. Ia sudah bukan Heiho lagi.Tapi suasana sudah berubah banyak. Tak ada sawah yang ditanam karena sudah digadaikan, si yang dijual, adik perempuannya sudah besar, dan banyak lagi. Bisa dikatakan ini kisah tentang pencarian jati diri seorang pria.
Profile Image for Arief Ramadhan.
72 reviews
August 21, 2018
Banyak deskripsi latar yang terlalu detail, yang tidak begitu penting dalam pembangunan cerita, sehingga terasa bertele-tele. Penggambaran pergolakan batin karakter kadang terasa berlebihan.

Konflik tidak rumit, walau masih bisa dinikmati, tetapi penyelesaiannya kurang tuntas. Apakah Tamin akan mengakui kebohongannya? Atau masyarakat yang mengungkap lebih dulu dan memaafkan Tamin?

Poin baiknya adalah penggunaan bahasa yang puitis, adanya kiasan-kiasan yang dalam, dan cerita yang realistis.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Ratih Ramadhanti.
10 reviews2 followers
February 8, 2017
Sastra klasik. Berbahasa lugas, mengalir begitu apa adanya. Tentang pengembaraan seorang pemuda heiho ke negara tetangga yang pada akhirnya menuntun ia pulang ke keindahan kaki gunung Wilis, tanah kelahirannya. Konflik batin yang digambarkan sangat baik. Saya pikir ini adalah cerita roman yang menarik.
Profile Image for Rifqi Septian Dewantara.
14 reviews2 followers
May 25, 2020
"sebab tanah adalah tanah. ia satu-satunya yang punya janji, sumber hidup sepanjang zaman"


Pulang – merupakan buku yang di tulis Toha Mohtar; adalah roman yang menceritakan kepulangan sosok Tamin ke kampung halamannya. cerita ini memberikan sensasi yang begitu dalam pada setiap kata. lewat gaya bicara Toha Mohtar, saya dibuatnya merasa haru, merasa ikut sesak, merasa juga ingin pulang.
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
October 6, 2021
Bahasa di buku yang mendapatkan kategori sastera Nasional sebagai Roman terbaik ini tidak terlalu tinggi, masih mudah untuk dimengerti bagi orang yang baru ingin membaca buku sastera. Konflik yang dibahas pun tidak terlalu rumit, tapi saya memang selalu jatuh cinta dengan kata kata yang dirangkai menjadi satu kalimat yang Indah.
Selamat membaca semua.
1 review
January 22, 2025
Salah satu novel yang paling membekas di kepala ku meski prolog nya hanya seorang Heiho pulang ke kampung halamannya namun kalimat, dialog writing, itu benar benar luar biasa membayangkan ada kisah seperti tamin di dunia nyata sangat menyayat hati pantas saja ini novel jadi populer sampai ada terjemahan bahasa asing
Profile Image for nirmala.
16 reviews2 followers
December 17, 2023
Deskripsi yang kuat dalam buku ini berhasil menyeret saya masuk ke dalam pikiran tokoh. Bagaimana keresahan juga ikut saya rasakan saat membaca buku ini.
1 review
March 5, 2025
i think, i want to read this book for my study.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Sahila Hardy.
3 reviews
August 13, 2024
…. Dia berpikir hal hal yang belum terjadi, entahlah agak mirip aku.. sedikit tersadar saat membaca halaman menuju akhir, tidak ada yang bisa disesali karena sudah lalu.. ah.. :)
Profile Image for Astala.
100 reviews
April 16, 2024
Pulang
by Toha Mohtar

⭐4,8
Sastra klasik tahun 1950an yang ceritanya mengambil pelataran waktu pasca perang mempertahankan kemerdekaan.

Mengisahkan seorang mantan serdadu Heiho (tentara pembantu jepang), Tamim, yang pulang ke desanya setelah 7 tahun masa pengembaraan. Pergulatan batinnya dimulai setelah ia mendengarkan kisah teman-teman masa kecilnya yang tiada karena melawan penjajah, dan dipaksa untuk menceritakan kisah pengembaraannya yang mana dia bergabung dengan para penjajahnya.

Prasangka-prasangka Tamim terhadap warga desanya, membuatnya gelisah dan tidak menemukan kedamaian lagi setelah kembali ke desanya. Perasaan malu akan kisah perjuangannya sebagai Heiho dulunya dan takut akan terkuaknya cerita bohongamnya berujung pada kepergiannya lagi dengan membawa kebimbangan dan kebingungan dalam dirinya.

Kisah yang singkat namun padat. Menjelaskan mengenai perasaan-perasaan tentara yang dipekerjakan untuk bangsa penjajah, sehingga menimbulkan perasaan terasingkan di bangsanya sendiri. Kisah Tamim ini juga seperti kisah perjalanan mencari makna kedamaian dan kebahagiaan dalam dirinya sendiri.

Nilai plusnya juga, sosok Tamim yang begitu menyayangi bapak, ibu, dan adik perempuan satu-satunya tergambar begitu hangat.
*iri dikit sama Sumi yang begitu dimanjanya :)
Profile Image for sour.
26 reviews
May 4, 2021
Pahlawan Dan penghianat di Roman ini beda tipis. Dituturkan sangat apik, serasa ada koneksi dengan tamin, apalagi perihal perginya ia Selama 4 bulan. Menurutku, pulang membutuhkan energi besar 😫
Displaying 1 - 30 of 31 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.