Jump to ratings and reviews
Rate this book

Moskow Petersburg Vladivostok

Rate this book

300 pages, Unknown Binding

First published April 1, 2010

12 people want to read

About the author

M. Aji Surya

6 books4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
3 (37%)
3 stars
4 (50%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
169 reviews
June 5, 2017
Mengungkapkan banyak hal yang tidak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Tentang bagaimana kehadiran salju ternyata sangat merepotkan banyak orang, memacetkan lalu lintas dan bahkan bisa meruntuhkan atap sebuah bangunan rumah.

Bagi orang yang biasa tinggal di daerah seputaran khatulistiwa, Rusia adalah negeri dengan satu musim saja. Musim dingin. Hanya warnanya saja yang berbeda. Jika orang Rusia menyebutnya musim semi, maka itu adalah musim dingin dengan warna hijau. Musim dingin dengan warna putih dan musim gugur dengan warna kuning.

Siapa sangka di Rusia, perkembangan agama Islam sangat menjanjikan. Pemeluk islam bukan hanya datang dari kaum imigran, tapi bahkan dari penduduk asli Rusia sendiri. Disini penulis bahkan bertemu dengan milyuner mslim yang sangat santun.

Penulis juga menjelaskan perubahan sistem dari sistem sosialis ke kapitalis dan dampaknya bagi Rusia. Pendeknya, buku ini benar2 memberikan cara pandang baru bagi saya mengenai Rusia. dan seperti akan ada 3 buku lagi mengenai Rusia, mengingat buku ini adalah buku kedua dari sebuah tetralogi Rusia. Semoga saya bisa menemukan buku lainnya itu dalam deretan buku di perpustakaan, hihihi
Profile Image for Rahmadiyanti.
Author 15 books173 followers
March 16, 2012
Rusia, negara dengan 8 wilayah waktu ini, memang terlalu luas untuk diceritakan dalam sebuah buku setebal hampir 300 halaman ini. Meski begitu, sisi-sisi menarik yang dialami penulis selama tinggal di negeri beruang merah tersebut, menurut saya cukup mewakili keeksotisan Rusia. Stasiun subway yang hingga 40 meter di bawah tanah. Limusin yang macet di tikungan jalan karena body-nya yang terlalu panjang, sistem angkot yang unik, miliarder muslim yang bikin keder, hingga masjid dan penjara Rusia. Selalu ada keunikan dalam setiap perjalanan.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.