Jump to ratings and reviews
Rate this book

Aku Masih Belum Mengenal Diriku Sendiri: Kalimat Yang Hangat Bagi Hati Yang Hancur

Rate this book
Setelah melalui pertemuan dengan banyak orang, melakukan penelitian atau konsultasi saya dapat melihat bayangan dibalik cerita mereka. Serpihan-serpihan diri, yang amat berbeda dari diri yang mereka kenali sehingga mereka berpura-pura tidak melihatnya meski menyadarinya, terkubur di alam bawah sadar sampai kesadaran mereka memanggilnya-semua adalah sosok yang sama.

Buku ini bermaksud meyakinkan Anda. Saya ingin menyampaikan bahwa mungkin Anda salah tentang harga diri yang. rendah, kecemasan dan depresi, dan saat menjelek-jelekkan diri sendiri karena merenungkan makna hidup dan nilai din Anda Kalau bisa, saya ingin sekali menyampaikan lagi dan lagi bahwa diri Anda tidaklah seperti yang Anda kenal.

Buku ini mengkaji masalah batin dari dua perspektif, yaitu ilmu neurosains (brain science) dan psikologi klinis (clinical psychology) Kedua bidang studi ini begitu tumpang tindih sehingga agak membingungkan untuk secara sengaja membedakannya, tetapi saya ingin menyampaikan untuk

Anda bagaimana satu kisah yang sama diproses oleh otak dan pikiran kita

228 pages, Paperback

Published January 19, 2023

Loading...
Loading...

About the author

Hur Ji Won

1 book1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (32%)
4 stars
15 (53%)
3 stars
4 (14%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Nanadhoi.
438 reviews45 followers
January 13, 2024
Rating sebenar : 3.5/5.0 ⭐️


Berkenaan kategori-kategori masalah pemikiran individu dari sudut psikologi. Agak sukar juga bagi saya untuk menghadam sebahagian struktur ayat dalam buku ini. Namun melalui buku ini saya belajar beberapa term masalah psikologi baru, seperti self-serving bias, di mana tendency seseorang untuk menyalahkan orang lain, boleh kata victim mindset lah kot.
Profile Image for Zia Nazaliah.
152 reviews4 followers
March 27, 2024
4,5 / 5

Terima kasih kepada Hur Ji Won seorang ahli psikologi klinis yang sudah menulis buku ini. Sangat membantu diriku melewati masa-masa sulit. Membaca buku ini rasanya menenangkan dan menyentil diriku yang sedang tidak baik-baik saja. Buku ini mengkaji masalah batin (depresi) dari dua perspektif, yaitu ilmu neurosains (brain science) dan psikologi klinis (clinical psychology). Menarik sih. Ga cuman bahas tentang depresi aja tapi ada bukti-bukti penelitiannya yang dibahas, disangkut pautkan tentang kinerja dan bagian otak kita ketika mengalami depresi. Buku ini terdiri dari 5 bab yang setiap isi babnya adalah berisi cerita orang-orang (dengan nama samaran) yang berkonsultasi kepada Hur Ji Won mengenai masalah mereka.

Bab 1 - menceritakan tentang K yang memiliki harga diri rendah, selalu memakai banyak topeng atau berpura-pura menjadi “orang lain” ketika menghadapi orang yang berbeda. Lalu dibahas lah dari bab ini tentang bagaimana agar kita bisa mempertahankan harga diri tinggi, tentang harga diri eksplisit dan implisit, serta cara mengurangi ego.

Bab 2 - menceritakan tentang L yang memiliki sikap canggung dan perhatian yang berlebihan alias caper kali ya. Bab ini membahas tentang agar kita tidak mengkhawatirkan cara pandang orang lain terhadap diri kita, tidak bergantung pada orang lain, serta agar kita berhenti bereaksi agar ingin dicintai orang lain.

Bab 3 - menceritakan tentang Y yang larut dalam kecemasan. ia selalu berpikir “bagaimana jika aku gagal suatu hari nanti?”. Bab ini lalu membahas tentang perfeksionisme dan darimana asalnya, menerapkan mindset “bagus jika berhasil, abaikan jika tidak”, dan bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan kita.

Bab 4 - menceritakan tentang M yang sangat overthinking atas apa yang sudah ia lakukan terhadap orang lain. ia selalu was-was dan waspada. Bab ini membahas agar kita tidak terjebak oleh asumsi sembarangan dan kecurigaan terhadap orang lain (mirip kayak kita ga boleh suudzon sama orang lain) yang membuat ini tuh ga bahagia. Kita harus berpikir pada “bagaimana” karena kalau sudah bertanya “mengapa” itu malah menjurus pada depresi.

Bab 5 - bab ini membahas tentang kita yang sedang berjuang, tentang harapan, tentang menerima kegagalan, tentang kita yang masih belum mengenal diri sendiri.

Kekurangan dari buku ini sepertinya banyak bahasan yang kurang dimengerti oleh orang awam, mungkin karena buku terjemahan juga, sehingga ada kata-kata yang sangat baku, dan menurutku ada topik yang meloncat-loncat tiba-tiba ke topik lain. Kadang membingungkan. Tapi, pesan yang ingin disampaikan penulis tetap bisa dipahami jika dibaca baik-baik.
85 reviews
November 2, 2023
Buku ini utamanya sih tentang berbagai kelainan psikologis yang umumnya ditemui dari kisah Hur Jiwon sendiri sebagai psikolog. Penulis Hur Jiwon pun tidak lupa menyelipkan berbagai kata-kata hangat serta metode yang bisa digunakan untuk melewati berbagai masalah tersebut.

Yang menurutku pribadi menjadi poin plus di buku ini adalah penggunaan 2 sisi keilmuan yaitu neuroscience dan psikologi klinis untuk membahas secara lebih mendalam terhadap berbagai persoalan psikologis yang ada di buku ini.

Pandangan neuroscience ini mengajarkan bahwa yang kita sebut sebagai mental disorder itu pun sejatinya memiliki pengaruh atau dipengaruhi oleh kondisi otak kita. Secara psikologi klinis, penulis juga menjabarkan hal-hal yang biasa ditemui pada pasien dan cara-cara yang bisa kita gunakan dan aplikasikan saat mengalaminya.
Profile Image for Hanyiezd.
138 reviews
August 11, 2023
Aku suka buku ini. Baca lewat Gramedia digital dan mungkin aku akan membeli buku fisiknya. Ini cocok buat yg merasa masih belum mengenal diri sendiri dengan baik. Berasa dipeluk sama Hur Ji Won, sambil dibilangin gwencana semua akan baik-baik saja. Berasa lagi dinasehatin dari hati ke hati.

Kita yg sering mentingin orang lain daripada diri sendiri. Kita yg sering bahagiain orang lain dulu daripada diri sendiri. Kita yg sering ngambil hati atas apa yg dibicarakan sama orang lain. Kita yg sering bertindak atas dasar keinginan orang lain.

Wajib banget baca buku ini, sebentaarr aja. Karena kita sudah terlalu lama mengabaikan diri sendiri, mengacuhkan diri sendiri, bahkan membenci diri sendiri.

So, five star for this book. 💞
Profile Image for Aira Zakirah.
181 reviews8 followers
Read
June 2, 2025
Ada satu alinea yang kugaris bawahi sekaligus jadi kalimat favoritku dalam buku ini;

"Harapan bukanlah "perasaan bahwa sesuatu yang baik akan terjadi", tetapi "nilai yang dirasakan karena sedang mengusahakan sesuatu saat ini meskipun berada dalam ketidakberuntungan dan absurditas". Mereka mengatakan membuang harapan karena peluang keberhasilan terlalu rendah, tetapi itu salah. Secara psikologis, probabilitas tidak menentukan harapan. Tindakan hari ini mendefinisikan harapan kita."

Cukup lama saya terpekur karena merenungkan penjelasan tentang harapan yang dimaksud penulis—
Profile Image for Pearl is Reading.
149 reviews
October 26, 2025
Pembahasan okay dan bagus tapi di aku sedikit kurang cocok karena ada banyak istilah psikologis yang sulit dicerna, disertai penelitian yang terkait pada kasus yang dijelaskan dalam buku jadinya terkesan rumit.
Profile Image for Ghatika Tathy.
2 reviews
November 30, 2023
Buku yang bagus menurutku. Karena bisa melihat dari segi pandang otak (neurosains) dan psikologi klinis. Berbagai emosi diatur oleh otak, terutama amidgala. Sukaa sama buku ini
Profile Image for Tsunn.
237 reviews5 followers
October 8, 2024
Berisi tentang catatan-catatan kondisi yang pernah ditemui oleh penulis buat aku berpikir ah, ini valid, memang ada orang-orang seperti ini dan rasanya jadi lebih terbuka dengan itu semua.
Profile Image for Sal.
68 reviews5 followers
October 27, 2024
*review menyusul. Lagi banyak kerjaan :")
Displaying 1 - 9 of 9 reviews