Sekali lagi, karena Seri Tokoh Dunia ini yang menggarap naskahnya lumayan banyak, untuk seri Julius Caesar ini terasa kurang nampol. Baik dari plot dan ilustrasinya. Tapi tetap saja menarik mengetahui sekilas tentang kehidupan Julius Caesar.
Dan, bodohnya aku baru ngeh kalo dia hidup satu periode dengan Cleopatra bahkan sampai menikah (aduh kok bisa kelupaan ya hehe), dan selama baca nemuin beberapa nama yang dipakai sama temen-temenku dulu, termasuk "Julius" dan "Oktavianus" haha.
Tokoh inilah, Julius Cesar, panglima dan pemimpin Romawi yang membuat saya jadi penasaran pada Cleopatra. Buku ini menggambarkan hanya hal positif dari Caesar. Bagus untuk anak-anak.
Tidak terlalu suka dengan cara penulis/komikusnya menuturkan kisah. Masih lebih baik Anthony Ann dalam Seri Tokoh Dunia Benjamin Franklinnya :-P Anyway,aku menarik pelajaran dari gaya kepemimpinan Caesar. Tanpa ragu, ia mengampuni musuh-musuhnya, mengangkat mereka menduduki posisi di pemerintahan, memercayai mereka sepenuhnya, meski pada akhirnya pun musuh-musuhnya itu (Brutus, Scopio, dll) membunuhnya. Dan tahu apa dalih mereka? Mereka khawatir Julius Caesar berambisi menjadi raja. Padahal, Caesar menolak hingga dua kali saat Antonius menawarkan mahkota raja di depan publik. Dalam surat wasiatnya yang disimpan oleh Calpurnia, istrinya, Caesar menuliskan rencananya untuk membagi-bagikan sejumlah dari kekayaannya pada rakyat dan membuka taman pribadinya untuk umum.