Jump to ratings and reviews
Rate this book

Maryam Mah Kapok

Rate this book

328 pages, Paperback

First published January 1, 2010

5 people are currently reading
47 people want to read

About the author

Asma Nadia

121 books1,625 followers
Asma Nadia
Education: Bogor Agricultural University (IPB, 1991)
Home FAX: +622177820859
email: asma.nadia@gmail.com

Working Experiences: I was working as a CEO of Fatahillah Bina Alfikri Publications, and Lingkar Pena Publishing House, before starting AsmaNadia Publishing House (2008)

Writing residencies: in South Korea, held by Korean literature translation institute (2006) & and in Switzerland held by Le Chateau de Lavigny (2009)

Writing Workshop:
- Conducting a creative writing (novel), Held by Republika News Paper, 2011
- Writing workshop instructor for (novel) participants from Brunei, Singapore, Indonesia, Malaysia, held by South East Asia Literary Council (MASTERA), July, 2011
- Conduct a writing workshop for Indonesia Migrant Workers in Hongkong (2004,2008, 2011), and for Indonesian students in Cairo, Egypt (2001, 2008), and University of Malaysia.
- Giving a creative writing workshop for Indonesian’s students in Tokyo, Fukuoka, Nagoya, Kyoto (November 2009).
- Giving writing workshop in Manchester; Indonesia Permanent Mission in Geneve; Indonesian Embassy in Rome, and for Indonesian students in Berlin (2009)
- Held a writing workshop with Caroline Phillips, a Germany writer, in World Book Day 2008

Performance:
- Performing two poems for educational dvd (Indonesian Language Center) 2011.
- Public reading: (poem) in welcoming Palestine’s writers in Seoul, 2006;
- Public reading short story in Geneve 2009, Performing monologue in Mizan Publishing Anniversary 2008, Ode Kampung Gathering in Rumah Dunia, etc.

Awards and honors:
1. Istana Kedua (The Second Palace), the best Islamic Indonesia novel, 2008
2. Derai Sunyi (Silent Tear, a novel), won a prize from MASTERA (South East Asia Literary Council), as the best participant in 10 years MASTERA, 2005.
3. PREH (A Waiting), play writing published by The Jakarta Art Council, honored as the best script in Indonesian’s Women Playwrights 2005
4. Mizan Award for the best fiction writer in 20 Years Mizan (one of Indonesian’s biggest publishers)
5. Asma Nadia profile was put as one of the 100 distinguished women publishers, writers and researchers in Indonesia, compiled by well-known literary critic Korrie Layun Rampan, 2001.
7. Rembulan di Mata Ibu (The Moon in the Mother’s Eye, short stories collection), won the Adikarya IKAPI (The Indonesian Book Publishers Association) Award, 2001
9. Dialog Dua Layar (Two Screen’s Dialogue, a short story collection), won the Adikarya IKAPI (The Indonesian Book Publishers Association) Award, 2002
10. 101 Dating, a novel, won the Adikarya IKAPI Award, 2005
11. The most influential writer 2010, awarded by Republika News Paper
14. BISA Award for helping Indonesia Migrants Workers who wants to be writers (held by Be Indonesia Smart and Active Hongkong)
15. Super Woman MAG Award 2010
16. One of ten most mompreneurship 2010, by Parents Guide Magazine

Summary of translations of work into other languages:
1. Abang Apa Salahku (published by PTS Millennia SDN.BHD 2009)
2. Di dunia ada surga (published by PTS Millennia SDN.BHD 2009)
3. Anggun (published by PTS Millennia SDN.BHD 2010)
4. Cinta di hujung sejadah (published by PTS Millennia SDN.BHD 2011)
5. Ammanige Haj Bayake (Emak Longs to Take The hajj), NAVAKARNATAKA PUBLICATIONS PVT. LTD, 2010 (in south indian language/Kannada)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
21 (19%)
4 stars
26 (24%)
3 stars
30 (27%)
2 stars
25 (23%)
1 star
6 (5%)
Displaying 1 - 16 of 16 reviews
Profile Image for Chaniago.
104 reviews16 followers
July 27, 2010
Maryam Mah Kapok sama seperti Da Peci Code atau Ayat Amat Cinta. Saya tertarik membaca buku ini karena dipinjamkan secara cuma-cuma. Niatnya ingin membaca Maryamah Karpov, malah mendapatkan Maryam Mah Kapok.

Dan saya kapok untuk membaca buku ini karena menurut saya buku ini tidak terlalu lucu. Hanya bagian Bebby Haryanti Dewi dan Asma Nadia yang menarik buat saya dan selebihnya sungguh amat garing. Yah.. mungkin karena everybody has its different taste. Dan taste kelucuan saya berbeda dengan taste dari pembuat buku ini.

Anyway, apapun bentuknya, menulis buku atau cerita pendek yang digabungkan dalam buku merupakan usaha yang membutuhkan kekreatifan sendiri untuk mengemasnya. Lebih-lebih, buku yang bergenre humor. Ada tantangan sendiri agar pembaca bisa menikmatinya.

Buat saya first impression is important. Saya merasa janggal ketika membaca Da Peci Code, novel plesetan dari karya terkenal Dan Brown, Da Vinci Code. Tapi saya beranikan membaca Maryam Mah Kapok. Sayang, setelah itu saya benar-benar kapok untuk membaca novel-novel seperti ini. Seperti kapoknya Maryamah untuk main mercon lagi.
Profile Image for Bunga ✿.
186 reviews10 followers
November 5, 2020
Iseng baca ulang setelah 10 tahun karena lagi sesuntuk itu ngerjain tugas kampus mulu dan lagi pengen baca buku komedi yang ringan.

Buku kumpulan cerpen ini meskipun ada beberapa cerita yang terkesan dipaksakan, tetapi lumayan bisa sedikit meringankan beban pikiran yang lagi dirasakan hehe. Terima kasih, ya, untuk para penulis. You guys did a great job!
Profile Image for Tiwik Dw.
150 reviews
June 21, 2010
Sebenarnya saya sempat kapok dengan buku-buku plesetan 'best seller' setelah baca The Da Peci Code yang tidak pernah saya selesaikan itu.

Tapi membaca pengantar Asma Nadia menggerakkan saya membuka sampel dan membacanya.
Asma Nadia menyatakan bahwa sebuah parodi hadir karena sebuah karya yang fenomenal. Bisa berasal dari buku yang best seller, film yang box orrice, lagu yang menjadi hits, dll. Tidak bermaksud untuk mementahkan sebuah karya/meledek. Terbitnya buku Ayat Amat Cinta (yang saya juga males baca) misalnya yang memarodikan buku Ayat-ayat Cinta di klaim sebagai semangat perayaan, kebanggaan karya anak bangsa dimana kita tidak perlu lagi membuat parodi berdasar karya-karya fenomenal asing, dimana kita hanya menjadi konsumen, sebab ada karya lokal yang luar biasa dan layak dirayakan.

Buku-buku parodi ini dikatakan juga sebagai pemenuhan kerinduan pembaca muda yang butuh bacaan tidak terlalu serius, ringan dan menghibur ditengah tekanan rutinitas. Sempat senyum-senyum, tapi ya begitulah...

Bahkan sekarang pun sudah terbit plesetan bukunya Dan Brown 'The Lost Symbol' dengan judul 'The Lost Simbok' karya penulis yang mengaku Dan Baim Lenon. Kayaknya pass dulu deh untuk buku plesetan yang lain...
Profile Image for Suci ays.
19 reviews8 followers
June 20, 2011
Asli memalukan sekali membaca buku ini ditengah keramaian, aku sampe dibilang setengah sinting.

Gimana engga sodara - sodara, aku ketawa ketiwi sendiri padahal orang2 lagi asik diskusi.

Jadi yang mau baca buku ini saya sarankan mencari tempat yang sepi dan jauh dari peradaban agar stempel setengah sinting saya tidak mengikuti anda.

Selamat membaca ^_^
Profile Image for Darmansyah Ahmad.
19 reviews
Read
September 15, 2010
lucu, kadang dipaksakan,tpi diblik semua itu terdapat hal-hal yg positif yang dapat kita ambil....dari sekkian cerpen yang ada.. aku memilih Maryamah Moloto sebagai cerpen terlucu, dan maryamah kapster sebagai cerpen terpositif...
Profile Image for Ersaura.
23 reviews
May 28, 2012
Membaca buku ini karena ada nama besar Asma Nadia. Baca halaman pertama, dahi langsung berkerut tapi masih dilanjutkan bacanya. Cerita yang bagus dari buku ini cuma dari Asma Nadia, selebihnya garing banget. Sorry ya
Profile Image for Azhis Jhie.
7 reviews1 follower
October 15, 2010
walaupun tidak selucu Ayat Amat Cinta, tapi buku ini lumyanlah buat mengobat hari2 yang bete...
selamat buat para penulis atas ide2 kocak dan lucunya...

^^
2 reviews
Read
May 23, 2011
Lucu, cukup menghibur. tapi ada beberapa cerita yang sepertinya 'agak dipaksakan' jalan ceritanya. tapi lumayanlah untuk hiburan.
1 review
June 7, 2011
gokil,,lucu,,,berbagai jenis Maryamah..

smp dibilang orang gila sama bunda gara-gara baca buku maryamah kapok sambil cekikikan...
Profile Image for Maulida.
1 review
March 15, 2012
Satu-satunya buku yang bikin ketawa..bener-bener hiburan banget,,,mirip-mirip rantang,,maryamah molotov..luph u <3
Profile Image for Diah.
83 reviews2 followers
November 16, 2012
hahahhah, kocak deeh.. bacaan bagus dikala BT :p
Displaying 1 - 16 of 16 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.