Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Kalau mendengar kata `tinja` apa yang terlintas dipikiran kita? Kotor dan bau, bukan? Walau tidak suka ataupun tidak peduli, di dalam tubuh kita sekarang ini pun sedang berlangsung proses terbentuknya kotoran tersebut. Meskipun kotoran dianggap sebagai sampah yang mencemari lingkungan, sebenarnya banyak kegunaannya dan merupakan sumberdaya yang luar biasa.

Nenek moyang kita sudah menggunakan kotoran sebagai kompos yang sangat efektif, bahkan dijual untuk mendapatkan uang. Di suatu masa, kotoran pun digunakan sebagai obat, juga untuk memelihara babi dan ikan. Dengan mengenali `kegunaan` kotoran seperti ini, diharapkan kita tidak lagi sekedar menutup hidung. Sekarang kita akan lebih megenal `dunia kotoran` yang misterius dan mengagumkan.

160 pages, Paperback

First published June 23, 2005

21 people want to read

About the author

Heo Soon-bong

9 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (38%)
4 stars
6 (33%)
3 stars
4 (22%)
2 stars
1 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book268 followers
February 28, 2021
Beberapa waktu terakhir ini, anak saya ketagihan membaca Why? Series. Akhirnya kami memasukkan serial komik ini ke bacaan sebelum tidur. Biasanya membaca 3 part per malam.

Waktu membaca tentang Pooh ini, anak saya sih biasa aja reaksinya. Yang kadang ngomel itu suami saya, "Ngapain sih baca tentang kotoran? Saya jadi ikut membayangkan...gimana kalau kebawa mimpi?" :))))

Buku ini memang membuat meringis membacanya. Hal yang selama ini kita anggap tabu untuk dibicarakan, diulas dengan gambar pula. Tapi jadi dapat banyak informasi seputar kotoran hewan dan manusia, sampai sejarah ditemukannya toilet. Seru sih..
Profile Image for Nadella Elrisa.
62 reviews
Read
March 15, 2023
Omji & Komji bersama Tong Tong si robot berbentuk emoji poop buatan ayah Omji yg punya wawasan soal kotoran mengajak Pembaca belajar serba-serbi kotoran, mulai dari manfaat kotoran, pengolahan kotoran, hingga bagaimana toilet ditemukan dan dikembangkan, serta bagaimana hubungannya dg lingkungan.

Komik yg menarik untuk mmperluas wawasan mengenai kotoran. Sambil dikit2 menambah wawasan di biologi jg, dan ilmu kesehatan lingkungan jg.

+ Sy pribadi nggak nyangka kalau kotoran (yg umumnya dicampur dg anggur) pernah digunakan org jaman dahulu untuk pengobatan. Setelah browsing2, ternyata ada yg namanya "fetal transplantion" / "transplantasi tinja", yakni pengobatan dg mengonsumsi tinja tapi yg ini dipastikan bersih sehingga bersih dari penyakit via feses.

Kesan membaca buku ini: [insert emoji poop] [insert emoji kepala meledak]
Profile Image for Soraya Nur Aina.
163 reviews1 follower
July 12, 2024
Baca buku tentang kotoran💩💩weits, ngga menjijikan sama sekali kok.

Justru dari sini aku baru tau ada beberapa suku yang dulu karena perang dan kurangnya pakan sehingga terpaksa makan kotoran. Di Korsel bahkan kotoran diperjual belikan untuk jadi pupuk……sampe jadi rebutan.

Gimana sih kotoran terjadi? Boleh ngga kotoran manusia buat pupuk? Septik tank buat apa? Zat yg terkandung dalam kentut apa aja?

Gaswat, kecanduan series WHY Science nih🧪🧬🔬
Profile Image for Maria.
11 reviews
January 1, 2025
seru sekali! informatif dan memberi wawasan positif tentang kotoran
Profile Image for LiLa.
317 reviews12 followers
February 11, 2020
Topiknya agak bikin ilfeel: kotoran/tinja. Tapi pembahasannya sangat menarik.
Di buku ini dibahas tentang berbagai kegunaan kotoran makhluk hidup, selain dijadikan pupuk. Di negara tertentu, kotoran makhluk hidup juga digunakan sebagai obat, pelapis atap, bahan bangunan (semacam bata), dll. Bahkan ada makhluk hidup yang memakan kotoran (karena memang makanan pokoknya memang kotoran atau karena "terpaksa").
Bukan itu saja, di buku ini juga dibahas mengenai zat-zat pembentuk kotoran. Kalau banyak mengandung serat, jadinya seperti ini. Kalau banyak mengandung protein, jadinya seperti itu. Dan banyak lagi pembahasan yang menarik.
Memang, di buku ini tidak ada gambar kotoran yang bisa mengurangi nafsu makan. Tapi saran saya: jangan baca buku ini kalau Anda terlalu sensitif dengan pembahasan mengenai kotoran (atau faeces, tinja, t@i dan sebutan lainnya). Tapi kalau Anda melihatnya dari sisi science, monggo dilirik buku ini.. bisa nambah info mungkin :)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.