Imam Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Ali r.a. pernah berkata, "Dunia pergi menjauh dan akhirat datang mendekat. Karena itu, jadikanlah kalian anak-anak akhirat, jangan menjadi budak-budak dunia. Sekarang waktunya beramal, tidak ada penghisaban. Sedangkan besok waktunya penghisaban, tidak ada amal."
Muadz bin Jabal dihampiri sakaratul maut di waktu fajar, ia berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu bahwa aku menyukai kehidupan ini bukan karena pohon yang ditanam, sungai yang mengalir, rumah yang dibangun, dan istana yang didirikan. Tapi demi Allah, kucintai kehidupan ini karena tiga berpuasa pada hari yang panas, melakukan qiyamul lail, dan ikut meramaikan halaqah zikir (ilmu) bersama para ulama."
عائض بن عبد الله القرني داعية إسلامي من السعودية، وصاحب كتاب لا تحزن الذي حقق نسبة مبيعات عالية، وكان إمام وخطيب جامع أبي بكر الصديق بأبها. وهو صاحب منهج وسطي لأهل السنة والجماعة من مواليد قرية آل شريح من آل سليمان في سبت العلايا عام 1379هـ/1960م. درس الابتدائية في مدرسة آل سليمان، ثم درس المتوسطة في المعهد العلمي بالرياض، ودرس الثانوية في المعهد العلمي بأبها، وتخرج من كلية أصول الدين بأبها، وحضر لشهادة الماجستير في رسالة بعنوان: كتاب البدعة وأثرها في الدراية والرواية، ثم حضر لشهادة الدكتوراه في تحقيق المُفهِم على مختصر صحيح مسلم. له أكثر من 800 خطبة صوتية إسلامية في الدروس والمحاضرات والأمسيات الشعرية والندوات الأدبية. ------------------------- A'id al-Qarni is animam and preacher of the Mosque of Abu Bakr Abha.
He went to the primary school in Al-Suleiman, continued his education on the Scientific Institute in Riyadh, on the high school in the Scientific Institute in Abha, and earned a master's degree from the Faculty of Theology in Abha.
Buku ini menceritakan keadaan seseorang sesaat sebelum hingga setelah wafat, lebih banyak menyorot prosesi. Sepertinya lebih berkesan ketika membaca karya Al-Qorni lainnya dengan tema yang sama "Malam Pertama di Alam Kubur", meski memang kemasan (cetakan, cover, dsb) nya lebih menarik If We Die..