What do you think?


If We Die: Saat Maut Menjemput
Imam Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Ali r.a. pernah berkata, "Dunia pergi menjauh dan akhirat datang mendekat. Karena itu, jadikanlah kalian anak-anak akhirat, jangan menjadi budak-budak dunia. Sekarang waktunya beramal, tidak ada penghisaban. Sedangkan besok waktunya penghisaban, tidak ada amal."
Rasulullah saw. bersabda, "Banyak-banyaklah mengingat pemusnah kenikmatan." (HR Tirmidzi)
Muadz bin Jabal dihampiri sakaratul maut di waktu fajar, ia berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu bahwa aku menyukai kehidupan ini bukan karena pohon yang ditanam, sungai yang mengalir, rumah yang dibangun, dan istana yang didirikan. Tapi demi Allah, kucintai kehidupan ini karena tiga berpuasa pada hari yang panas, melakukan qiyamul lail, dan ikut meramaikan halaqah zikir (ilmu) bersama para ulama."
Rasulullah saw. bersabda, "Banyak-banyaklah mengingat pemusnah kenikmatan." (HR Tirmidzi)
Muadz bin Jabal dihampiri sakaratul maut di waktu fajar, ia berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu bahwa aku menyukai kehidupan ini bukan karena pohon yang ditanam, sungai yang mengalir, rumah yang dibangun, dan istana yang didirikan. Tapi demi Allah, kucintai kehidupan ini karena tiga berpuasa pada hari yang panas, melakukan qiyamul lail, dan ikut meramaikan halaqah zikir (ilmu) bersama para ulama."
292 pages
First published March 1, 2008
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 1 of 1 review
May 26, 2010
Buku ini menceritakan keadaan seseorang sesaat sebelum hingga setelah wafat, lebih banyak menyorot prosesi. Sepertinya lebih berkesan ketika membaca karya Al-Qorni lainnya dengan tema yang sama "Malam Pertama di Alam Kubur", meski memang kemasan (cetakan, cover, dsb) nya lebih menarik If We Die..
Displaying 1 - 1 of 1 review


