Miiko yang penuh semangat sudah kelas 1 SMP! Miiko dan teman-temannya sedikit demi sedikit mulai menjadi lebih dewasa. Terkadangan rasa gelisah muncul dan terkadang kesalahpahaman juga bisa terjadi. Namun, keceriaan Miiko bisa kembali menyatukan mereka semua! Ayo kita ikuti perkembangan Miiko dan kawan-kawan yang selalu penuh warna!
Thank you Ono Eriko sensei for creating Miiko, reading this comic always brings me joy, warmth and laughter 🥺🫶🏽 Feeling a bit emotional waktu baca pembukanya karena berubah jadi “Miiko Yamada adalah siswi SMP yang ceria” bukan SD lagi, feels like watching a little sister growing up.
Meskipun volume kali ini lebih tipis karena dipotong beberapa chapter (iykyk), tapi tetep enjoy banget bacanya cerita kocak Miiko dkk - di volume sebelumnya Yoshida yg jealous habis-habisan sekarang gantian Tappei 😆
Komik yg selalu dinanti2 rilisnya setiap tahun. Sebenernya mau gimanapun isinya, tetep bikin happy pas baca. Tp sangat disayangkan volume ini tipis banget, padahal miiko baru masuk smp, berharap lebih banyak cerita yg bisa dibaca. Mana mahal wqwq:(
1. Akhirnya baca juga Hai, Miiko! 35 setelah sempet memutuskan hiatus karena update heboh komik ini di awal sebelum official available at bookstores. Tapi, aku cukup sedih sama volume ini dan bertanya-tenyea apakah bobot cerita vol.36 dst bakal setipis vol. 35. Sediiih, tipis bgttttt. By this, aku rasa it would be better if I bought the next volume onsite, biar tau gambaran fisik komik alih-alih purchase online. Aku baru berani beli karena event Semesta Buku juga sih di e-commerce jadi dapet potongan harga banyak banget. Thanks a bunch! Sedih kedua karena dengan sedikitnya cerita yg ditampilkan, jadi ketawanya belum puas hehehe porsinya kurang, seriusly 3000 times :""(.
2. Mari tahan dulu soal komiknya secara teknis. Lanjut ke isi cerita. Volume 35 ini bagiku bener-bener segar karena Miiko dkk sah jadi anak SMP, yow! Satu-empat karakter baru sebagai pendukung cerita menciptakan suasana baru walaupun tradisi/habit karakter-karakter lama waktu mereka SD masih berlanjut di SMP, misalnya hobi Miiko dkk di bidang olahraga, film dan si rajin belajar macem Yoshida.
3. On the other hand, bagian kisah keluarga Miiko sayangnya terlalu sedikit dan kali ini pembaca akan dpt cerita ttg Momo-chan yg no more infant2 club tp otw toddler, hihihi. Come to think about it, bisa jadi vol.35 ini secara gak langsung memang mau introduce jenjang sekolah Miiko yg baru so cerita keluarganya dispill dikit aja dulu~
4. Dari 6 bab, favorit aku adalah "Mendandani Miiko!" dan "Yukko yang Gelisah". Bagian "Mendandani Miiko!", aku amaze bgt sama effort Mari-chan buat membela Miiko. Plus, attitude Miiko yang tetep stay true. Next, narasi di "Yukko yang Gelisah" menurutku kreatif karena penulis bisa nge-direct permasalahan Yukko ke arti nilai persahabatannya dengan Miiko dan Mari-chan.
5. Overall, aku masih in a blue moon bgt sama tipisnya isi bab vol. 35 ini. Selain tipis, aku juga merasa cepet banget langsung selesai or it was just my view, idk. Tapi, seperti biasa, setiap kisah di dalamnya ituu satisfying! Namun, aku berharap vol. selanjutnya gak setipis satu ini dan cerita tiap chapternya nggak berkesan in a rush. Also, semoga betul-betul ada progress ttg triple Tappei-Miiko-Yoshida, Miho-Yoshiki, jadi nggak di situ-situ aja dan memberi kesan repetitif hanya konflik cerita aja yang beda.
After all, happy reading! ( Still, I wish the next volume can cure this sadness :""( )
Baru kali ini nggak kasih 5⭐ buat Komik Hai, Miiko! 🥺
***
Kemarin-kemarin sempet wondering kapan ya komik ini keluar edisi terbarunya. Pas main ke toko buku dan ngelihat ada stok, happy-nya bukan main! 😍❤️ Langsung deh beli. Seperti biasa, nunggu komik ini lama, tapi bacanya super kilat. HAHA.
Kali ini kita diajak untuk terus menelusuri lika-liku hidup Miiko dan teman-temannya di bangku SMP. Mulai dari ketemu temen-temen baru, bingung ikut klub/ekskul apa, mulai centil dandan, cinta monyet yang awet, dan seterusnya.
Cerita yang paling kusuka tentu aja “Miiko Jadi Pintar!?”. Ngelihat Yoshida yang tetep nggak bisa move on, Tappei yang salting & malu-malu kucing, atau Miiko yang polos tapi manis … sungguh gemesin. 😂
Teruuus, ada juga cerita di mana Miiiko didandanin dan bikin pangling. Nggak mau aaahh Miiko cepet-cepet gedeee. 🤣
Omong-omong, kenapa ya aku ngerasa cerita di vol. ini kurang greget dan serba nanggung? Aku nggak terlalu ngerasa ada cerita yang bener-bener seru dan membekas. Tau-tau udah abis. Tau-tau udah ending. Tau-tau harus move on ke cerita selanjutnya.
Apalagi, katanya ada 2-3 cerita yang nggak diikutsertakan di edisi Indonesia ini, yang sepertinya karena memang nggak sesuai dengan kebanyakan usia pembaca anak-anak di Indonesia (edisi ini untuk 13+, ya). Terjawablah rasa penasaranku kenapa Hai, Miiko! 35 lebih tipis dari biasanya.
Tapi jangan sedih, di edisi khusus ini kamu bisa dapetin bonus card holder dengan 2 pilihan warna: cokelat atau biru. Kalau beli offline, jangan lupa perhatiin kualitas bonusnya dengan detail, ya. Kalau beli online, biasanya sering ada potongan diskon 20% di marketplace + gratis ongkir!
Terlepas dari itu semua, Hai, Miiko! selalu dan akan selalu jadi komik yang kehadirannya kutunggu setiap awal tahun. Semoga kekecewaan ini bisa terbayarkan di volume selanjutnya. Nggak sabaaar! ❤️
Saya sudah membaca komik Hai Miiko sejak kelas 1 SMP yaitu tahun 2007. Pertama kali membaca komik ini, kesan yang saya dapatkan ya komik ini lucu dan menyenangkan, sebatas itu. Namun seiring bertambahnya usia yang mana saya sekarang 27 tahun, dan saya mencoba membaca ulang kembali komik Hai Miiko saya yang terdahulu lalu saya menyadari bahwa setiap cerita yang ada di Hai Miiko benar-benar memiliki nilai kehidupan yang mungkin bagi sebagian orang sederhana, namun Ono Sensei mengolah itu sehingga menciptakan cerita-cerita yang menyentuh hati kecil setiap pembacanya, termasuk saya. Ono Sensei selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan riset di setiap cerita di komik Hai Miiko dan itu terlihat jelas dari setiap cerita yang ia sodorkan. Untuk komik Hai Miiko vol 35 ini, saya memang tidak berharap banyak karena sudah mendengar sebelumnya bahwa ada cerita tentang LGBTQ+ yang merupakan isu sensitif di Indonesia. Benar saja memang cerita itu dihilangkan dan komiknya jadi tipis sekali wkwkwk tapi saya tetap senang akhirnya komik Hai Miiko vol. 35 ini terbit. Saya bahkan sampai beli yang versi Jepang karena penasaran dengan cerita LGBTQ+ ini hahaha
Aku baca ini setelah sekian lama nggak nyentuh satu pun komik Miiko di rak buku. Ternyata refreshing banget! Ceritanya segar dan lucu aja karena Miiko dkk. lagi masa kikuk jadi anak SMP. 😋 Momen kaget pas baca halaman bonus ini. Midori-chan udah 20 tahun jadi asisten Ono-sensei ???? I guess I really grow up with Miiko-chan. 🥹 Haha, dulu pas kecil terkagum sama pembaca Miiko yang ngaku udah baca dari kecil sampe kuliah, kerja, menikah. Eh, taunya aku sendiri bentar lagi kuliah, masih juga ngikutin si bocil. 😆
Makasih banyak Ono-sensei untuk ketulusan Anda dalam menghidupkan Miiko! Semoga Miiko tetap ada sampai nanti aku kuliah, kerja, sampai aku menggapai mimpi... Aku harap Miiko selalu ada di sisiku. 😊
Chapter kesukaanku adalah "Yoshiki dari Klub Peneliti Film!!" Karena ada perkembangan dalam hubungan Yoshiki-Miho. 💥
Ingat banget dulu pas masih kelas 5 pernah Miho yang nggak suka krn dipilih jadi pemeran utama di film besutan Yoshiki. Dan sekarang... 🥹
Selain dari itu, aku masih penasaran sama kisah Natsuki. Semoga ada kesempatan untuk membaca kisah Natsuki-chan. 🤩
SJSKSHSJSJSJSJ KINDA DISAPPOINTED COZ 3 CHAPTERS DIDN'T EXISTS i know the reason is those chapters talk abt lgbt but HUFT it will affect the next books :( i rlly must learn japanese so i can read it in original book. i love the progress between yoshiki n miho, GO YOSHIKI YOU CAN DO IT FINALLY AFTER THREE FUCKING YEARS YEAH!!! I'LL SUPPORT YOU TO GET THE GIRL'S HEART (miho). we need man like yoshiki, a man with unlimited fight spirit, he knows what to do and he didn't feels regret abt that. also i liked to see tappei being jealous seeing yoshida and miiko, LOL. drop your ego and try to communicate with miiko, tappei. we know you can do it. im so sorry for yoshida coz i stand with tappei. ono sensei made yoshida only for readers (me).
Walau tahu alasan hilangnya 3 bab di buku ketiga Puluh lima Hai, Miiko! ini, tapi entah mengapa aku sedikit kehilangan semangat baca jadinya. Baru kubuka dan kubaca satu minggu setelah dibeli, padahal biasanya pulang dari tokbuk langsung aku baca.
Terasa sekali kalau 3 bab yang raib di edisi Indonesia ini merupakan inti Hai, Miiko! 35. Jadi mmg begitu selesai baca, terasa nggak lengkap, alias ad yg hilang saja, hal yg gak mungkin terjadi di seri2 sebelumnya. Tapi bagaimana pun mmg sdh jdi keputusan penerbit Indonesia, daripada nanti malah didemo masyarakat yg belum bisa menerima isu sensitif.
Oh ya, interaksi Miiko-Tappei hanya sedikit, malah dapat progres Miiho-Yoshiki, Yuhuu.
JUJURR mau ngasih bintang 3 karena menyayangkan beberapa cerita edukasi ttg lgbt+ yang dipotong oleh penerbit (sudah sempat membaca cerita yang dipotong melalui thread and i don’t get why they were cut? i cried reading the thread because it was so heartwarming and welcoming but again, what can you expect from my country?) but ono eriko will always be 5 in my heart and bc this will affect the author more, i chose to gave it a 5 for the story.
MIIKO IS MY BEST GIRL FRRR she was just so cute and wholesome in this one, and i feel v warm inside after finishing it.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada satu bacaan wajib yang harus dibaca setahun sekali, yaitu komik Hai, Miiko! karya Ono Eriko. Aku sempat lupa kalau biasanya komik ini rilis di awal tahun karena banyaknya kesibukan di bulan Januari, tapi akhirnya aku bisa membacanya di bulan kedua. Aku yang awalnya semangat untuk mulai membaca jadi agak kaget saat mendapati volume kali ini lebih tipis dari biasanya 😭. Setelah aku cari tahu lebih lanjut, ternyata ada satu cerita (yang terdiri atas 3 bagian) dari komik aslinya yang tidak diterjemahkan ke versi Bahasa Indonesia karena mengandung unsur LGBT di dalamnya. Meskipun aku agak sedih karena jumlah ceritanya yang sedikit (padahal harganya sama 😂), aku tetap penasaran dengan kisah kehidupan Miiko di jilid kali ini 😊. Seperti biasa, aku akan membagikan beberapa episode dari Hai, Miiko! Vol. 35 ini yang berkesan untukku. Di antara 6 cerita yang ada di dalamnya, favoritku adalah kisah yang berjudul Mendandani Miiko. Semuanya bermula saat klub penggemar Yoshida memaksa untuk bertemu dengan anak yang disukainya. Hingga kemudian Mari-chan dan kakaknya mendandani Miiko habis-habisan. Sungguh pemandangan yang asing sekali melihat Miiko yang sangat manis dan rapi 🤣 —walaupun pada akhirnya Miiko tetaplah Miiko yang apa adanya dan tidak hobi berdandan. Reaksi Tappei yang sempat berpapasan dengan Miiko yang sudah ditransformasi sangat menggemaskan! Sayangnya tidak ada interaksi lebih lanjut antara keduanya 😆. Meskipun tidak berhasil memukau penggemar Yoshida dengan penampilannya, Miiko selalu berhasil menunjukkan kebaikan dan ketulusan hatinya 🥰. Kisah berikutnya yang cukup berkesan adalah cerita dengan judul Musim Semi Momo-chan. Sesuai judulnya, episode ini lebih fokus pada adik Miiko yang paling kecil. Aku selalu suka cerita-cerita Momo-chan karena aku merasa karakternya imut sekali 🥰. Cerita ini berfokus pada Momo-chan yang belum mengerti arti perpisahan saat Bu Guru Yagi yang biasa mengurusnya di playgroup dipindahtugaskan. Di saat sedang resah, Miiko membantu Momo-chan memproses perasaannya dan mengingatkan walaupun perpisahan memang menyedihkan, selanjutnya akan ada banyak pertemuan yang menyenangkan.
Selain kedua cerita di atas, entah mengapa di jilid kali ini aku merasa kisah-kisahnya tidak terlalu menarik untukku, padahal biasanya membaca komik Hai, Miiko! selalu menjadi saat yang menyenangkan. Meski demikian, tentu saja aku akan tetap setia menantikan volume selanjutnya dari serial ini karena aku penasaran dengan perkembangan hubungan antara Miiko dan Tappei—yang tidak mengalami kemajuan sama sekali di terbitan tahun ini 🥲. Semoga tahun depan cerita-cerita yang disuguhkan Ono Eriko akan jauh lebih menghibur dan aku berharap tidak ada lagi cerita yang dipotong dalam versi terjemahannya 😆.
Saya merasa sayang bahwa meskipun ceritanya masih menarik, komiknya terasa makin tipis dan mudah selesai. Namun, saya merasa keren ketika Tappei cemburu pada Miiko dan Yoshida, dan mencoba untuk berusaha lebih mandiri. Selain itu, Miiko terbukti sebagai tokoh yang hebat dalam mengatasi masalah teman-temannya dengan membantu Yoshida menghilangkan gosip yang tidak benar. Satu-satunya kekurangan komik ini adalah kurangnya fokus pada hubungan cinta antara Miiko dan Tappei, padahal sudah ditunggu-tunggu akan apa lagi yang terjadi di antara mereka 😭
3 bintang untuk edisi Indonesia. Paham sih alasannya menyensor, tapi 3 bab hilang bikin buku terasa tipis banget, masa baru pegang tahu-tahu sudah tamat. :( Setidaknya, bonusnya keren.
Untung kapan hari sempat beli edisi Jepang. Ada 3 bab tentang LGBTQ yang menurutku, lebih ke arah edukasi, jadi aku biarkan anak-anakku lihat. Tentu tidak semua setuju dengan konten ini, ya. Makanya aku bisa memaklumi kenapa disensor. Tetap saja, kecewa itu ada.
Meski volume kali ini lebih tipis dibandingkan biasanya, selalu menyenangkan membaca Hai, Miiko! Bercerita tentang Miiko yang sekarang sudah duduk di bangku SMP. Sudah mulai semakin nyata cerita romansanya, namun Miiko tetap saja polos seperti biasa. Untung Miiko punya sahabat yang lebih dewasa membuat suasana menjadi tambah lucu. Aku ikut sedih saat perpisahan dengan guru di playgroup. Apalagi guru tersebut juga menjadi guru Miiko dan Mamoru.
Edisi ini tipis sekali karena ada bab yang dihilangkan pada versi terjemahan Indonesia. Saya sendiri bertanya-tanya bagaimana dampak penghapusan bab ini ke depannya, karena biasanya tokoh di Miiko (apalagi yang cukup bold) akan menjadi tokoh tetap (seperti Tanimura dan Yoshiki). Terlepas dari itu, membaca Miiko selalu menyenangkan. Meskipun Miiko sepertinya slebor dan berantakan dan ga berpikir panjang, deep inside hatinya sangat lembut dan dia perhatian.
Pas baca emang bingung kenapa tipis banget, pas lihat review di sini baru tahu ada bab yang dihilangkan, sebel banget wkwkwkwk 🙂🙂 tipikal penerbit mayor indo, giliran karya penulis problematik banyak yang lanjoot diterbitin terooss tapi ada isu ginian dikit langsung mengkeret 🙂👎👎👎
Cuma terhibur sama bab terakhir tentang Yoshiki. Yoshiki cepet banget tau-tau udah tinggi 😭😭 Terus berjuang anakku, Miho udah tanda-tanda mulai membuka hati 💪💪💪
Sejujurnya ini bukan volume favorite, malah jauh dari kata best worknya Ono Eriko sensei. Di volume ini semua ceritanya ngambang sekali cenderung seperti hanya bercerita setengah hati untuk alur cerita dan kesimpulannya. Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, volume ini tipiis sekalii. Kurang worth untuk komik premium seharga Rp. 60.000.
SUNGGUH CERITANYA MENGGEMASKAN SEKALI !! Di volume kali ini, menggambarkan cerita tentang Miiko dan teman-temannya. Bagaimana Miiko bisa mendapat nilai yang tinggi dengan bantuan Yoshida. Bagaimana Tappei galau karena nilainya lebih rendah dari Miiko. Bagaimana Yukko meragukan dirinya, bagaimana Momo beradaptasi dengan guru baru, dan masih banyak lagi.
Manis sekali pokoknya 🥹
This entire review has been hidden because of spoilers.
Walau pendek" per chapternya dan dipotong 3 chapter karena mengandung lgbt, turns out aku tetap suka kok sama volume ini. Masih berasa fun dan segar banget baca miiko. Apalagi ada progress Yoshiki sama Miho wkwkwk. Chapter make over Miiko juga seru banget. Maybe akan coba buat beli edisi Jepang nya kalau niat, buat baca 3 chapter yang dipotong wkwkwk.
Miiko sudah SMP! Akhirnya setelah bertahun-tahun mengikuti dari jaman saya SD. Paling suka cerita yang mendandani Miiko (cantik sekali Miiko ❤️) dan bagian cerita dimana Tappei tidak mau kalah bersaing nilai dengan Miiko. Rambutnya Kenta juga agak berubah, jadi lebih keren dan cool. Terus si Momo manis sekali😩❤️ Duh kapan ya volume 36 keluar? Hehe...
Asik, bisa ngobatin rasa kangen sama miiko!! Sayang ceritanya nggak ada yang seseru biasanya dan ga terlalu menunjukkan kemajuan yang signifikan soal kehidupan miiko. Jadi ya seperti slice of life miiko aja (biasanya juga gini sih, tapi ada sesuatu yang spesial gitu). Bagi orang-orang yang ngikutin miiko tapi pasti seneng sih tapi soalnya pasti selalu kangen miiko <3
pertama kali ga kasih bintang 5 buat miiko, jujur sedih karna edisi kali ini tipis banget & katanya ada 2 bab cerita yg ga dimasukkan untuk edisi indonesia. jadinya jujur bikin kecewa dan harganya pun…. *ah sudahlah*
Volume Miiko tertipis yang pernah ada kayaknya nih. As always ceritanya gemoy, cuma ga sememorable biasanya. Not the best from Ono Eriko. Duh duh, Miho sama Yoshiki kok jadi menggemaskan.
Nunggu terbitnya 1 tahun, bacanya ga sampai 2 jam.
Waaaa Miiko cakep amattttttt asdfghjkl pas didandani!!! Meskipun pada akhirnya eyepatchnya dirusak hahahaha. Porsi Tappei ga terlalu banyak di volume ini, Mamoru juga ga muncul. Tapi saya senang Yoshida muncul lagiiii, sama Yoshiki juga. Cerita semakin berkembang, banyak tokoh-tokoh baru ^^