Ternyata anak hilang di Amrik itu adalah Thomas Warner, Earl Sachse berikutnya. Dia adalah bocah nakal yg dulunya mau membuka korset Lauren Fairfield di Fortune, Texas. Sekarang mereka sudah sama-sama dewasa dan kembali bertemu di London.
Thomas aka Tom datang utk mengklaim gelarnya, alih-alih mengunjungi Lauren. Lauren sendiri sudah beken di London sbg kompetitor Lady Blythe dalam menemukan pasangan potensial. Jadi mereka bersaing utk mendapatkan Tom yang tampan, kaya dan sekarang juga bergelar. Selain itu dari awal kisah digadang-gadang bhw Lauren mau pulkam ke Texas, tapi ternyata gak jadi, karena keasyikan berasyik-masyuk dengan Tom. Saya juga kurang mudeng dgn alibi Lauren kenapa dia nggak betah di London dan apa tujuannya di Texas.
Tarik ulur pasangan ini membosankan, hanya seputar bernostalgia sepuluh tahun yg lalu, surat-surat mereka yang tak sampai (yg ternyata "diblok" oleh ibunya Lauren), kompetisi Lauren dan Lady Blythe yg tidak menarik. Saya menunggu momen-momen yg kata teman-teman saya sudah baca, momen mengharukan yg bikin sesenggukan, dan ternyata.......... gak ada!!!!!!!!
Saya merasa seperti dikasih berita hoax ala Ratna Sarumpaet. Yang ada saya berjuang utk melawan kebosanan, karena walaupun yg kali ini gak begitu angst, tetap saja kebanyakan ocehan gak penting. Reuni antara para bangsawan muda di London rasanya gak membantu meningkatkan tensi buku ini, karena mereka bukan sosok-sosok memorable seperti Marcus Westcliff buatan LK. Sayang sekali, sudah sekian banyak yg saya baca dari buku-buku author, cuma segelintir saja yg memorable di ingatan saya.