Sbg cerita detektif, uhm, gak terlalu misterius, apalagi baru part 1. Ishii terlalu sering kesandung, Gotou terlalu berisik. Praduga2 pihak kepolisiannya terlalu konyol, bahkan untuk ukuran Ishii sekali pun. Makoto dan Hata cuma muncul sekelebat. Untung msh ada Miyagawa dan istri Gotou yg bikin cerita gak super lempeng n membosankan.
Untuk bagian emosionalnya, ini adalah bagian paling nyeseuk pd cerita Yakumo. Kuteringat pas baca manga-nya, aku sempet berhenti bbrp lama sblm melanjutkan. Bagian sms Haruka yg menyadarkan kembali pikiran Yakumo yg sedang keruh2nya adalah favoritku. Simple act, goes a looooong way. Kusuka itu.
Gemes. Gaya berceritanya bertele-tele. Harusnya bisa kali ini dua buku dijadiin satu.. pake dipecah jadi part 1 - part 2 segala. Banyak informasi yang diulang-ulang, jadi aku bisa baca cepat karena tinggal scanning aja.
Untuk perkembangan jalan ceritanya... Sesuai blurb, ada insiden besar yang terjadi.. insiden yang mendorong Yakumo semakin mendekati jurang kegelapan. Kalau bukan karena Haruka, mungkin dia sudah terjatuh ke jurang itu. Terus kalau lihat blurb buku part 2-nya sih, kayaknya bakal ada yang meninggal.. tebakan aja sih.
2.5* actual rating. Alright, I know this is just part 1 of the volume 6. But it bores me to no end. And I know that this book is actually a compilation of monthly/weekly magazine in Japan, so in every chapter, the author had to repeat over and over again about the characteristics of the main casts. And that's what gets me. So little story about Yakumo's investigating skill or using his supernatural ability to investigate, but rather Manabu san went over to other characters like Haruka or Gotou or Ishii. Much to my annoyance. Haruka is too goody-goody, Gotou is... Is he really a detective? Why not... You know... Detect? Instead of slapping someone else's head, in particular, Ishii. A full chapter of him slapping Ishii's head was not amusing nor entertaining. And last Ishii, since the last volume, still a coward, nervous-wreck, and timid as he is, the development of his character is more apparent, even more than Yakumo. Ishii showed how he used his brain this time as a police officer. He did most of the job. Now lets see the second part of this volume.
Enggak ada kecewanya sama sekali sama volume kali ini! Penulisannya rapi, karakter masing-masing tokoh (yang udah pernah muncul sebelumnya) masih berasa, heartwarming, sedih juga... pokoknya suka!
Tumben loh, ini pertama kalinya gue baca seri Yakumo yang tata penulisannya rapi banget, banget, banget. Berasa–ehem!–bacain tulisan sendiri, hehehe /peace/
Apa ya...? Ya, pokoknya kalo lo ngikutin Yakumo dari volume awal (The Red Eye Knows), baca volume ke-6 ini bakal berasa kayak, "Ah, ternyata udah selama ini gue ngikutin Yakumo...", gitu. Padahal belom juga baca part 2-nya, wkwk. Emang bener Yakumo ini bakalan lebih seru dan afdol kalo bener-bener diikutin dari awal dan berurutan. Lebih berasa kisahnya, dan lebih gampang nginget-nginget serta menempatkan logikanya.
Lebih detail sih jauh, jauh lebih detail dari manga dan anime-nya. Walau gue udah tau apa yang bakal terjadi, tapi perasaan campur aduknya masih berasa banget—sedih, kesel, hampa, macem-macem campur aduk.
baca buku ini bener2 ngebut, 3jam langsung selesai dari keseluruhan cerita Yakumo yg aku tahu dari manga dan anime nya dibagian ini ceritanya bener2 nyesek.. masih ingat pas liat animenya sampai nangis2 bombay walopun dah tau garis besar ceritanya dari manga dan animenya, tetap aja buku ini bikin penasaran, apalagi ceritanya dibagi jadi 2 buku yang bikin tambah nyesek karena makin penasaran gimana lanjutannya untungnya ada pak Ishii yg clumsy habis, jadinya baca buku ini jadi gak terlalu tegang, karena selalu ngakak setiap baca cerita dimana pak Ishii jadi bulan2an pak Gotou gegara tingkahnya yg konyol dan sering banget jatuh entah gegara kesrimpet, kepleset, kesandung atau ketabrak disaat yg nggak tepat. tapi kalo pas lagi genting2nya ternyata Pak Ishii juga bisa diandalkan 😂 dibuku ini juga jadi bisa mengenal sosok bu Atsuko (istri pak Gotou) lebih jauh lagi sekarang saatnya lanjut baca buku berikut nya.. penasaran banget gimana Yakumo memecahkan kasus ini
Setelah ditimbun sekian lama, akhirnya saya kembali reuni dengan Abang tsundere bermata kiri merah, Yakumo Saitou 🙃. Rupanya saya nunggu kangen dulu baru mau ketemuan 😊
Meski agak hilang ingatan untuk kasus Yakumo yang terakhir, saya mencoba mengikuti alur bagian pertama dari dua buku To The Limits of Despair ini.