Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dimi is Married

Rate this book
Walaupun belum lama mengenal Garda, Dimi yakin perkawinannya dengan lelaki itu akan berjalan baik. Dan Garda memang tampil layaknya suami idaman. Baik hati, penuh perhatian, keren, romantis, dan selalu memenuhi segala kebutuhannya, lahir-batin. Padahal mereka berdua menikah karena perjodohan cara kilat. Dimi merasa beruntung menjadi Cinderella abad ini.

Tapi kemunculan Donna yang tiba-tiba sungguh telah menjungkir- balikkan harapan dan mimpi-mimpi Dimi. Ternyata model jelita itu pacar Garda.

Dimi baru sadar, Garda tak pernah memperkenalkan dirinya ke lingkungan lelaki itu. Garda juga tak pernah menuntut macam-macam dari dirinya sebagai istri. Bahkan Garda tak pernah melarang aktivitas apa pun yang dilakukan Dimi. Dimi jadi berpikir: cintakah lelaki itu kepadanya?

Kalau Garda tak pernah bisa mencintai dirinya, lalu untuk apa cowok itu menerima perjodohan yang ditawarkan orangtua masing-masing? Toh dia tampan, kaya, sukses... sehingga dengan mudah mendapatkan perempuan mana pun yang diinginkannya...

Rencana apa yang sebetulnya sedang dilakukan Garda?

384 pages, Paperback

First published October 1, 2010

59 people are currently reading
795 people want to read

About the author

Retni S.B.

14 books105 followers
Lahir di Cirebon pada 22 Maret, suka sekali membaca buku. Tetapi dari sekian banyak buku yang dibacanya, buku-buku resep masakan dan kuelah yang paling membuatnya seolah kesetrum. Retni memang hobi masak, apalagi memasak untuk keluarga kecilnya yang telah membuatnya merasa menjadi perempuan istimewa.

Alumnus Komunikasi Fisipol UGM ini sempat menjadi copywriter dan account executive selama beberapa tahun di perusahaan periklanan di Jakarta.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
174 (17%)
4 stars
328 (32%)
3 stars
351 (35%)
2 stars
113 (11%)
1 star
29 (2%)
Displaying 1 - 30 of 161 reviews
Profile Image for Amaya.
747 reviews58 followers
October 21, 2022
Actual rating: 3.8

Wow, nggak nyangka, page turner juga. Kayaknya fake marriage jadi trope favoritku selanjutnya wkwkwk

Karakter Dimi yang paling aku suka. Walaupun tahu pernikahannya nggak dilandasi cinta, dia nggak lantas ngereog atau bikin drama sama wanita yang bikin huru-hara rumah tangganya. Tegar yang nggak kedok, emang beneran mau bertahan. I love her!

Kayaknya semua setuju sebal sama Garda. Yah, manusia plin-plan ini emang patut dikasih lemparan sendal karena emang bikin greget, tapi karena dia juga ada konflik, kan?

Alurnya ngalir, emang ada dramanya, sih, tapi nggak terlalu panjang. Malah kesannya kayak di-cut gitu aja. I mean, Donna nggak ada kabar lagi setelah dipulangkan. Entah masalahnya itu cuma karena cowoknya direbut sama cewek lain atau apa. Walaupun side character, tetap aja butuh closure, kan? Kecuali kalau buku ini ada sekuelnya. 🙊

Oh, selipan isu penebangan hutan liarnya pas. Nggak dipaksa masuk sampai terkesan kayak tempelan, tapi nggak juga mengganggu jalan cerita. Malah berhubungan sama alur, walaupun yaaaah ini banditnya siapa kagak dibahas hmmm.

Soal motif Garda rela nikah sama Dimi itu juga nggak diungkap. Dimi hanya tau Garda nggak benar2 cinta sama dia, tapi motifnya belum terbongkar. Rasanya kalau jadi dia bakal kucecar, sih, walaupun bucin sudah pasti mengalahkan segalanya wkwkwk.

Buat yang kepengin cari bacaan ringan dan gemesin plus agak2 kocak, metropop ini bisa dicoba.
Profile Image for Leila Rumeila.
994 reviews28 followers
October 26, 2022
Actual 3.5⭐
Dibanding His Wedding Organizer obviously gue lebih suka buku ini!

Sebetulnya gue cukup menikmati kisah Garda-Dimi di sini, tapi entah kenapa gue masih sedikit kurang merasa chemistrynya antara mereka berdua. Menurut gue fase separate mereka terlalu lama, jadi porsi pembangunan chemistry pasca pengakuan Garda ke Dimi itu jadi sedikit, dan ketika Garda menyadari perasaannya ke Dimi jadi kaya terlalu tiba2. Ini spoiler engga ya? Haha. Sedikit banyaknya udah tau lah ya alur buku2 tipe kaya begini seperti apa. Karna alurnya sendiri ya terbilang common and predictable.

Konflik menuju ending bikin gue akhirnya nurunin 0.5⭐ dari yg niatnya mau kasih 4. Part di hutan itu hmmm gimana ya, absurd aja sih haha.
Gue prefer part itu diganti dengan part lain yg lebih emosional, alih2 aksi yg agak dramatis kaya gitu.

*Listened the audiobook by Stoytel*
Profile Image for nasya.
825 reviews
December 6, 2021
selama membaca udah memutuskan mau ngasih bintang 3, eh pas udah di ending memutuskan kasih 2 aja.

sewaktu aku baca blurbnya, aku dah berekspetasi nanti dimi-nya bakalan sakit hatinya gimana, trus brengseknya garda gimana. aku bayanginnya dimi-nya disakitin banget lah, eh tapi ya ternyata ekspetasiku ketinggian.

apa ya, aku merasa ada yang kurang gitu. endingnya menurutku belum menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi di bab-bab sebelumnya. jadi waktu lihat udah tamat tuh kayak yang, “hah masa cuma gitu aja endingnya?”
Profile Image for Rose Gold Unicorn.
Author 1 book143 followers
July 17, 2012
Judul Buku : Dimi is Married
Penulis : Retni SB
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2010
384 halaman
Metropop
Rate : 4/5

Atas nama buku, saya sampai menangis lho baca novel ini. Benar-benar menyentuh dan bikin saya teringat dengan pengalaman pribadi saya. Halah -_-

Jadi, novel ini bercerita tentang Garda (31 tahun) dan Dimi (23 tahun). Garda adalah tipe cowok ganteng, kaya, mapan, dewasa, tapi masih suka main-main dalam suatu relationship. Padahal umurnya sudah sangat cukup untuk segera berkeluarga. Papanya yang panic karena di usia setua itu Garda masih belum punya niatan untuk menikah akhirnya bertindak tegas. Papanya menjodohkan Garda dengan Dimi, anak dari sahabat papanya. Dimi sangat berbeda dengan mantan-mantan pacar Garda sebelumnya yang kebanyakan bertampang seperti seorang model internasional. Alih-alih seperti model, di mata Garda, Dimi masih tampak seperti anak kelas 1 SMA karena perawakannya yang imut. Bagi Dimi, siapa yang tidak senang mendapat calon suami macam Garda? Tentu saja Dimi senang bukan kepalang. Katakanlah dia akhirnya jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat Garda. Meskipun begitu, Dimi tidak mentah-mentah menerima Garda begitu saja. Buatnya, perjodohan ini terasa aneh. Kenapa Garda yang nyaris sempurna begitu manut saja dijodohkan dengan dirinya, gadis yang sangat biasa saja? Pasti ada udang di balik bakwan. Dimi curiga. Jangan-jangan dia gay?! Jangan-jangan dia kena AIDS?! Atau jangan-jangan Garda itu… ah banyak pikiran negative menghantui pikiran Dimi.

Sampai akhirnya, mereka berdua resmi melakukan ijab Kabul, tanpa resepsi. See? Bagaimana mungkin anak seorang bisnisman kelas kakap di Indonesia tidak mengadakan pesta meriah untuk penikahannya? Alasannya karena Garda katanya banyak kerjaan sehingga gak memungkinkan untuk mengurus pesta resepsi. Dimi toh manut saja pada akhirnya. Dia mulai merasa beruntung menjadi istri Garda. Tapi, lama-lama, Dimi sadar. Garda seperti tidak mencintainya. Dimi gak pernah dikenalkan Garda ke teman-temannya, Dimi tidak pernah diajak Garda untuk mengenal lingkungan suaminya itu. Orang-orang kantor dan teman-teman Garda bahkan gak pernah tahu kalau Garda sudah menikah. Sehingga wanita-wanita masih suka menggoda Garda. Garda juga tidak menuntut macam-macam dari Dimi dan bahkan gak pernah melarang aktivitas Dimi.

Dimi jadi bertanya-tanya : cintakah lelaki itu kepadanya?

Garda adalah sosok lelaki yang nyaris sempurna. Dia bisa saja mendapatkan perempuan manapun yang dia suka, yang jauh jauh dan jauh lebih baik dari Dimi. lalu, kalau dia tidak mencintai Dimi, kenapa dia mau dinikahkan dengan Dimi?

Rencana apa sebetulnya yang sedang dilakukan Garda?

***

Ini adalah buku ke-2 Mbak Retni SB yang saya baca. Overall, ceritanya hampir-hampir mirip dengan novel yang sebelumnya karena memang penulis sepertinya mengkhususkan menulis genre metropop. Yang bagus di sini adalah cara penulis membeberkan konflik yang terjadi. Bagaimana Dimi, wanita muda belia harus berurusan dengan laki-laki yang tidak pernah mencintainya, tapi ia hanya memendamnya sendiri. Penulis menceritakan kekuatan seorang perempuan sekaligus istri yang di satu sisi ia tidak dicintai, tapi di sisi lain dia harus ingat kewajibannya sebagai seorang istri. Kalau pacar gak mencintai kita, bisa kita tinggal. Lha kalau sudah jadi suami? Bisa jadi masalah serius kan?

Sudut pandang yang digunakan begitu jelas dengan subbab nama tokoh utamanya. Misal, saat sudut pandang Dimi sedang diceritakan, penulis menambahkan kata “Dimi” sebagai subbab. Sehingga pembaca gak bingung “Ini siapa sih yang lagi ngomong? Dimi atau Garda?” jenis font pun menguntungkan pembaca. Saat Garda yang berbicara, cerita diketik dengan font style A, misalnya. Saat Dimi yang berbicara, cerita diketik dengan font sytle B.

Alur cerita yang begitu cepat dan dinamis serta banyak dialog, tidak membuat pembaca cepat bosan dan jenuh, meskipun buku ini terhitung tebal. Nyaman dibaca karena font size yang digunakan cukup besar dan jelas sehingga gak membuat pembaca merasa cepat lelah matanya.

Oh iya, di buku ini saya mulai menandai kok penulis di bab-bab terakhir selalu menyelipkan latar belakang hutan dan segala informasi di dalamnya. Seperti persengketaan antara perusahaan kertas yang menebang pohon dengan penduduk sekitar, tentang perlindungan satwa langka, dsb. Tapi, sekali lagi. Don’t expect too much karena endingnya sudah bisa ketebak kok.

IMHO, novel ini pasti seru kalau diangkat menjadi sebuah film! 4 of 5 stars!
Profile Image for Nabila.
9 reviews
August 12, 2012
Garda dipaksa menikah dengan Dimi. Sempat mengira kalau Garda akan benar-benar menelantarkan Dimi dari awal pernikahan mereka. Tapi ternyata, Garda memperlakukan Dimi dengan baik, layaknya istri sendiri yang dikehendakinya. Dimi emang gak secantik model iklan shampoo, Dimi juga gak berasal dari keluarga yang kekayaannya bikin ngeces. Tapi Garda baik banget sama Dimi, karena Dimi merupakan 'boneka' untuk memuluskan langkahnya menguasai seluruh kerajaan bisnis papanya. Dimi yang malang, dia gak tahu maksud Garda yang sesungguhnya. Dimatanya Garda terlihat begitu tulus mencintainya.
Karakter Dimi disini cerdas banget. Dimi peka terhadap keadaan di sekelilingnya. meski terkadang analisa Dimi kelewat lebay. Dimi yang apa adanya, enerjik, kritis, mandiri akhirnya menyadari kalau ada yang tidak beres dengan pernikahannya. Garda tidak mengekangnya, membebaskan Dimi beraktivitas semaunya, termasuk keluar masuk hutan mencari bahan artikel untuk majalah tentang tanaman tempat Dimi bekerja. Garda juga gak pernah memperkenalkan Dimi kepada dunianya. Dimi akhirnya mengetahui kalau Garda gak sungguh-sungguh menikah dengannya saat Donna, mantan pacar Garda datang ke apartemen mereka.
Dimi kecewa berat sampai akhirnya memutuskan untuk pisah rumah dan bekerja menjadi reporter acara yang berhubungan dengan alam liar. Dimi tidak mau bercerai dengan Garda demi menghormati perasaan orang tuanya. Setelah Dimi pergi, Garda barulah sadar kalau dia mulai terbiasa dengan Dimi. Ada yang hilang darinya setelah Dimi pergi. Garda akhirnya menyadari kalau dia mencintai Dimi dan gak mau kehilangan Dimi.
Best part of this novel, waktu Garda mati-matian mencari Dimi yang hilang di hutan Pekanbaru saat meliput salah satu episode untuk acara televisinya. Endingnya, Garda berhasil menyelamatkan Dimi dan mereka berbaikan.
Disini Garda emang gak suka Dimi. tapi dia berusaha untuk menerima Dimi masuk ke kehidupannya. Sulit memang. tapi memang dengan kesungguhan hati Garda bisa menerima Dimi apa adanya.
Profile Image for DuniaFriskaIndah.
86 reviews9 followers
October 10, 2010
Buku ini menghiasi jajaran depan buku baru di gramedia matraman. Setiap pengunjung yang masuk ke lantai 3 gramedia matraman pasti dengan sangat mudah menemukannya. Begitu juga aku, begitu masuk ke lantai 3, mataku langsung tertuju kepada buku ini. Setelah membaca buku ini adalah karangan Mbak Retni SB , dengan semangat ‘45 tanpa ada pertimbangan yang banyak akhirnya aku memasukkan buku ini ke dalam tas belanjaanku. Apalagi baca ringkasan bukunya di sampul belakang, dalam kepalaku pasti ini akan menjadi cerita yang lucu karena gaya bahasa Mbak Retni khan lucu. *mengingat buku metamorfosa oasenya*

Untuk awal cerita, aku masih bisa menikmati buku ini dengan sentuhan gaya bahasa seperti yang kubayangkan sebelumnya. Tapi ternyata, oh no..oh yes oh… no, kenapa jadi ngaco dan ga ada asiknya begini sieh?

Aku terkejut dengan buku ini karena sepertinya Mbak Retni ingin memasukkan cerita tentang ‘persaingan tidak sehat’ dalam cerita ini, cerita dengan unsur kebohongan-kebohongan dengan dasar harta… tapi sorry to say… ga masuk dan cocok bangat.

Hadoh, ceritanya jadi ngaco dan dengan berat hati buku ini tidak akan lanjutkan untuk membaca sampai akhir. Aku kehilangan sosok Mbak Retni dalam buku ini. Kenapa dia harus mengeluarkan buku yang sepertinya jalan ceritanya dibuat sangat lebay dan ga nyambung.

Secara keseluruhan, buku ini menceritakan tentang perjodohan keluarga antara keluarga Dimi dan Garda yang sebelumnya tidak saling mengenal dan saling menyukai. Namun, Dimi akhirnya mencintai Garda yang perawakannya sangat ganteng dan menarik. Begitu juga Garda akhirnya mencintai istrinya. Walaupun akhir dari ceritanya, baik Garda maupun Dimi bersatu, tapi ya.. seperti yang aku sampaikan sebelumnya, aku tidak terlalu menyukai jalan ceritanya.

Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 19 books461 followers
October 15, 2025
Dimi "ketiban durian runtuh". Sahabat ayahnya yang pengusaha miliuner tiba-tiba datang menawarkan perjodohan Dimi dengan Garda yang super duper ganteng. Dimi pun jatuh cinta pada pandangan pertama, makanya dia menerima perjodohan tersebut. Awalnya semua terasa sempurna, karena Garda nggak cuma ganteng, tapi juga baik, perhatian, romantis, dan green flag abislah pokoknya. Namun, lama-lama Dimi menyadari bahwa Garda ini punya rahasia, dan yang jelas, Garda menikahinya bukan karena cinta. Seketika gambaran pernikahan yang bahagia Dimi buyar.

Lima halaman pertama membuatku mengerurkan dahi. Karena buku ini diawali dengan POV Garda, yang menurutku rada gengges. Hahaha. Garda nih bener-bener ampun deh. Casing luarnya ganteng, cool, dewasa, sukses, tapi isi pikirannya julid, narsis, dan pokoknya gengges banget. Mana lebay lagi. Awalnya mengganggu, tapi lama-lama malah lucu. Wkwk. Aku jadi nunggu-nunggu POV Garda yang rada geblek ini. Sebaliknya, POV Dimi lebih serius. Lebih sopan, dan lebih behave pokoknya.

Taril ulur perasaan mereka berdua lumayan bikin efek kupu-kupu di perut. Aku suka karakter Dimi, yang meskipun tergila-gila pada Garda, dia nih masih bisa mikir rasional dan berharga diri tinggi. Karakter Garda, selain gengges juga agak-agak lemot. Wkwk. Gemes banget karena dia terlalu bertahan dengan pendapat "aku nggak cinta sama Dimi" dan "Dimi cuma boneka untuk menyenangkan Papa". Oh ya, karakter Garda ini juga abu-abu ya. Dia baik, tapi juga punya sisi jahat yang ambis keterlaluan. Jadinya manusiawi.

Oh ya, aku suka bagaimana pekerjaan Dimi maupun Garda menggerakkan plot ini. Ada banyak isu alam yang dibahas, dan sejujurnya aku agak kecewa kasus penculikan Dimi itu nggak diselesaikan. Huhu. Jadi siapa sebenarnya yang menculik Dimi? Kompetitor Utaramaya? Masyarakat adat? Provokator atau pihak ketiga yang berniat memecah belah?
Profile Image for Riz.
1,262 reviews139 followers
April 30, 2021
Gua baca ini nggak sekali duduk. Malah sempet struggle ngelarinnya. Buka-tutup beberapa kali. Sempat gua DNF juga, sebelum gua putuskan buat lanjutin lagi karena sayang banget ini buku hasil kado ulang tahun dari teman masa nggak gua kelarin 😁

Setelah percobaan beberapa kali akhirnya kelar juga dengan cukup lancar. Sempet bingung juga apa yang bikin gua sampe butuh usaha lebih buat ngelarin. Padahal gua suka sama premisnya, suka juga sama gaya penulisan penulis ini sebelumnya.

Setelah bertapa, wkwk, yang bikin gua sulit ngelarin buku ini pada awalnya adalah karena banyak bagian cerita yang dihentikan atau dipotong dengan kurang halus. Nggak bisa dibilang plotholes sih, tapi tetap mengurangi asyiknya baca karena berasa nanggung. Bagian-bagian itu sebenarnya masih bisa lebih diuraikan lagi, sehingga yang baca jadi lebih menikmati ceritanya. Apalagi cerita ini tuh potensial banget jadi good angsty romance, tapi karena banyak bagian yang kurang tereksplorasi dan kurang diuraikan itu yang bikin pembaca, khususnya gua, cukup kecewa.

Kenapa akhirnya ngasih 3 bintang, bukan 2 bintang?
Karena di saat terakhir gua baca dan akhirnya bisa kelar dengan cukup lancar (mood baca gua lagi bagus nih), gua cukup menikmati ceritanya. Yah kalo 2 bintang berarti gua kurang menikmati.
Profile Image for Alya N.
306 reviews12 followers
January 4, 2019
Saya emang menikmati tulisan tulisannya Retni SB sih dari My Partner, His Wedding Organizer, dll ampe sekarang baru kesampaian baca: Dimi is Married

Baper sih bacanya wkwk. Saya menikmati kisah Garda dan Dimi dengan perasaan senang meletup letup dalam hati.

Singkat kata, saya cukup terbawa perasaan menikmati cerita Dimi dan Garda. Meskipun, di ending terlihat di-rush alias kurang diselesaikan dengan teliti dan soft.

But still, this is another diamond of Retni SB!
Profile Image for Ana  Fitriana.
160 reviews32 followers
August 11, 2017
5 bintang untuk 379 halaman bersama Garda Hutama dan Dimi Alea. Dari siang matiin hengpong biar nggak kedistrak dg dumay dan sepanjang siang-sore-malam dari posisi baring, telantang, tiarap, duduk ngadap buku ini. Duhh mbak Retni, aku padamuuu. 😘😘😘😘
Profile Image for Titish A.K..
Author 1 book133 followers
May 21, 2012
Saya lebih suka karya2 Retni SB yang sebelumnya. Yang ini joke-nya agak garing, endingnya terburu-buru & ada ketidakjelasan dengan kelanjutan peran tokoh Donna. Btw nasib harimau yang duel sama Garda jg gimana sih? Saya nggak begitu mudeng bacanya.
=====
(Adanya catatan typo dalam review ini tidak dimaksudkan utk mencari-cari kesalahan penerbit, tetapi sekadar perwujudan keinginan utk sedikit membantu penerbit dalam memperbaiki cetakan2 berikutnya. Semoga bermanfaat.)

(Cetakan I, 2010)

*Cetak miring*
-Harusnya dicetak miring
(57) training
(217) developer
(233 & 247) Bye
(233) Sorry
(272) marketing
(355) travelling
-Harusnya tidak dicetak miring
(10) nonsens

*Gramatikal*
(6) tidak kelas --> tidak berkelas
(73) memecah di batuan --> memecah di bebatuan
(211) nggak kelas --> nggak berkelas
(242) arti Dimi hatiku --> arti Dimi di hatiku
(243) menari-menari --> menari-nari
(245) geleng kepala --> geleng-geleng kepala
(250) Aku duduk depan --> Aku duduk di depan

*Inkonsistensi*
(231) e-mail & e-mail --> email

*Lebih/kurang/salah huruf*
(36) berkomukasi --> berkomunikasi
(56 & 139) mengendikkan & menggendikkan --> mengedikkan
(130) tiarai --> tirai
(160) d kamar --> di kamar
(219) bagimana --> bagaimana
(241) tumbs --> thumbs
(268) Utamara --> Utamaraya
(300) bagaiman --> bagaimana
(329) penyanyandera --> penyandera
(341) teruangkap
(345) menjjikkan
(355) siatuasi --> situasi
(378) Dini --> Dimi

*Logika kalimat*
(90) Oom Danu --> Oom Harry (konteks: Garda menyebut ayah mertuanya)
(148) Mesti berusaha kusangkal --> Meski berusaha kusangkal
(228) Dimi mengangkat sebelas alisnya --> Dimi mengangkat sebelah alisnya
(293) Riau sudah kehilangan 65 luas hutannya. --> Riau sudah kehilangan 65 persen luas hutannya (?)

*Redudansi*
(12) lelaki yang yang --> lelaki yang

*Spasi*
(41) menye lesaikan --> menyelesaikan
(89) dikediaman --> di kediaman
(94) me ngenakan --> mengenakan
(97) me nyentuhku --> menyentuhku
(219) se seorang --> seseorang
(240) tiga puluhsatu --> tiga puluh satu
(288) Dari pada --> Daripada
(309) memung kinkan --> memungkinkan
(312) mung kin --> mungkin
(376) meme dulikan --> memedulikan

*Tanda baca*
(34) dukung-annya --> dukungannya
(131) mem-buatku
(150) kursi-ku --> kursiku
(150) ber-bentuk --> berbentuk
(153) meng-gerutu --> menggerutu
(176) sebenar-nya --> sebenarnya
(177) seharus-nya --> seharusnya
(177) lon-tong --> lontong
(221) bagai-mana --> bagaimana
(282) per-jalanan --> perjalanan
(282) meng-angkat --> mengangkat
(284) masa-lah --> masalah
(284) peralatan-per-alatan --> peralatan-peralatan
(285) pan-dang --> pandang
(288) bagai-mana --> bagaimana
(289) me-lemparkan --> melemparkan
(351) mending-an --> mendingan
(361) mung-kin --> mungkin

*Tidak baku*
analisa --> analisis
(11) empirik --> empiris
(23) isarat --> isyarat
(35) taro --> taruh
(36) didramatisir --> didramatisasi
(53) tepekur --> merenung
(90) mahfum --> mafhum
(109) furniture --> furnitur atau furniture
(114) tau --> tahu
(117) romantik --> romantis
(156) rally --> reli atau rally
(168) pengin --> pengen (informal) atau ingin (formal)
(172) survey --> survei
(180) trend --> tren
(191) mengkonsumsi --> mengonsumsi
(191) krupuk --> kerupuk
(214) Bis --> Bus
(233) Secara aku ini --> Karena aku ini
(233) somay --> siomay
(250) seabreg --> seabrek
(262) akherat --> akhirat
(331) jeep --> jip atau jeep
Profile Image for Stefanny Lukman.
116 reviews16 followers
July 11, 2016
"Luar biasa. Luar biasa. Akhirnya, kucicipi juga adonan neraka di piring yang kusangka surga." [Dimi, hal 170]

".....Jika aku tak benar-benar menginginkannya, tentu aku akan menyambut gembira permintaannya. Tapi yang kurasakan aku justru jadi merana tak keruan macam orang patah hati. Hatiku justru perih menahan rindu yang tak terbalas dan perasaan berdosa." [Garda, hal 281]

Klise sih. Perjodohan antara pria tajir dengan seorang gadis biasa. Ah pasti kau sudah tahu lah cem apa ending nya. Tapi kau wajib penasaran dengan jalan ceritanya!
Awal baca saya benar-benar kesal sama pria bernama Garda ini. Ishh sok banget. Jaat lah pokoknya. Gak suka.
Garda ini tipe-tipe cowok metropolitan, terobsesi dengan jabatan, dan wanita cantik. Tapi terpaksa harus di jodohkan oleh ayahnya dengan anak gadis sahabat ayahnya. Klise banget kan?
Tapi hey! Gadis bernama Dimi ini yang membuatnya jadi tidak biasa. Saya suka banget dengan karakter Dimi. Polos, tapi dia punya keteguhannya sendiri.
Tahu akan dijodohkan dengan pria keren dan tajir? Uh siapa yang tidak senang? Tentu Dimi senang, namun dia sadar diri sampe akhirnya Garda membuat Dimi jatuh cinta hanya dalam satu kali pertemuan..
Profile Image for Zulqa'ida Rizha Rizha Vahlevi.
88 reviews
December 18, 2016
Selalu suka dengan gaya bercerita Retni SB.
Dua tokoh yang diceritakan di dalam buku dalam masing-masing point of view benar-benar pas, masing-masing menonjolkan karakter antara Garda dan Dimi.

Retni SB mampu membuat saya keki mampus dengan sikap Garda dan dibumbui dengan kekaguman saya terhadap Karakter Garda juga.

Saya cukup salut dengan sikap Dimi yang stay cool saat dia disakiti oleh Garda. Gilaaaak, Dimi bisa banget bikin pertahanan diri yang oke punyaaa.

Tapi sayangnya, endingnya buat saya kuraaaang. Setelah mereka baikan, padahal saya mau lihat bagaimana kehidupan Rio dan Edgar seterusnya. Berapa anak yang dipunya Garda-Dimi.

Tapi, saya masih bingung dengan Rio. Jadi sebenernya Rio sayang Dimi sebagai antar pria-wanita atau Sayang kepada kakak ipar? karena sepanjang cerita sangat jarang sekali ada interaksi Rio dan Dimi.

Lalu apa kisah Donna hanya berakhir saat Garda mengantarkan Donna ke orangtuanya? lalu menghilang entah ditelan bumi? tanpa ada kabar apapun dari Donna? saya masih menebak-nebak.

Walaupun Garda kelakuannya nyebelin banget, aku masih padamu, Mas. lol
Profile Image for Win.
176 reviews4 followers
October 24, 2010
sebelum mulai bc dimi...dapat bbrp ripiu kalo bk retni yg ini g bgs...
tp menuruq malah BGS bgt!!!!
nding
suka banget sama karakter dimi yg g matre n sombong...
awal ny agak bete sama si narsis garda..hehehhee....dia mikir dia the best one^^

stelah dimi pergi dari hidup garda..crt brbh dr seru menjadi romantis krn pikiran2 garda yg ngerasa kehilangan dimi...rasain...hhahhahaa....

satu kekurangan mnrt q adl ending bk mb retni terlalu sedikit!!!

pengen bc ttg pesta kebun garda-dimi...pengen tau tar dimi hamil g...
Profile Image for Anita Carolina.
94 reviews6 followers
April 9, 2011
awal beli gara2 Retni SB yang buat, biasanya cerita2 dia lumayan rame buat dibaca :)
pas baca... rame,banyak adegan lucu, dan tokoh Dimi Garda yang menarik menurut saya
niatnya bakal kasih bintang 5 kalau aja endingnya ga aneh dan terkesan terburu-buru
endingnya diceritain Dimi mau diterkam harimau dan Garda berusaha nolong trus akhirnya mereka berdua selamat dan baikan deh
jujur aja ini ending yang bener2 aneh, tapi over all lumayan lah :D
Profile Image for Nurlia Anggraini.
13 reviews8 followers
October 3, 2010
Dimi? Kependekan dari Dimiyem atau Sudimi? *lol*

kocaklah, seperti biasa suka sama bukunya Retni SB, dari segi cerita love it, tapi buku yg ini kok lumayan banyak salah ketik ya? bahkan di halaman terakhir nama dimi jadi dini?

Profile Image for ijul (yuliyono).
815 reviews971 followers
January 14, 2024
---ratingnya sekalian pas ngerepiu nanti...:)

baca ulang #BacapakeKuping, dengerin via Storytel

Masih ingat, kayaknya pas baca pertama dulu, aku nggak terlalu suka sama buku ini. Namun, pas baca ulang lagi, kok lumayan bagus, ya. Hahaha.
Profile Image for Yacita Aditya.
230 reviews2 followers
May 24, 2019
Mbak Retni emang wokeh!! Sosok Garda emang pantes jadi enemy wanita. Perilakunya ga hanya matahin hati cewek2 cantik semata, cewek tipe Dimi pun tak ayal kena imbasnya juga. Hanya saja Dimi menghadapinya dgn cool. Heraaaaan, kok bisa sih karakter Dimi yg belia dibikin kayak gitu? Cuek, cool, masa bodoh, dan terutama bisa bikin Garda mikir ribuan kali krn udh menyakitinya? Banyak aplaus utk author-nya ni 👏👏

Buku ini bertemakan perjodohan di abad milenial. Objeknya adalah putra-putri dari sahabat akrab jaman sekolah doeloe. Klo kedua ortu menginginkan perkawinan demi kelangsungan generasi emas mereka, tidak begitu dgn Dimi. Terlebih lagi Garda. Ambisi mewarisi kekayaan sang Papa membuatnya menerima perjodohan itu

Keliatannya tema cerita ini klise. Pun begiu dgn tebakan konflik yg akan mewarnai cerita ini. Memang sih, semula terkesan datar2 aja. Yaaa namanya juga permulaan. Walo di sana - sini, dialog dan celutukan2 khas Garda bisa bikin ketawalah. Tapiiiiii? Semakin beringsut dalam lembar per lembar, kesan datar di awal udh ga tampak lagi. Justru berganti, menarik!

Dinamika penanganan konflik semakin menggemaskan. Pembaca disuguhkan dgn permainan karakter Dimi yg w-o-w utk cewek seusianya, Garda yg ternyata ga se-gentle keliatannya, dan Rio yg everybody bawaannya pengen curhat ke die. Puncaknya, kesadaran Garda akan sosok Dimi baginya sangat menyentuh (saya aja pake acara haru2 bawang merah gitu, lho. Hahha) dan keseluruhan adegan itu diceritakan dengan bahasa yg gampang dicerna apa adanya

Yg bikin cerita ni dpt bintang 4 terletak pada ke-absurd-an Garda yg menunggu pesawat komersil saat akan menyelamatkan Dimi. Helloooooooww!! Sebagai orkay, mestinya doi nyewa helikopter atau apa kek gitu biar cepet nyampe. Apalagi doi punya usaha Pulp and Paper yg menuntutnya sewaktu2 inspeksi mendadak ke HTI perusahaan. Masa iya soal nyawa kudu nunggu keesokan hari?! Gardaaaa ... Garda!! Bener2 ajaib dirimu!! Atauuu ... jgn2 ini emang kesengajaan penulis kalii. Biar keliatan klo sebenarnya si Garda tu ga kaya2 amat, hahhahaha

Intinya, dengan segala intrik yg terjadi di dalamnya dan plot-nya yg sedikit berliku2 serta ending yg gampang ditebak, tetap saja cerita ini bagus. Saya suka!
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
January 2, 2019
#2018-[2]

Actual rate: 2,5/5 🌟

Ho mencoba peruntungan di novel ini cuman karena tag metropop-nya, tapi well ku harus puas dengan cerita yang kayanya belakangan sering ku baca. Perjodohan, nikah tanpa cinta, eh tapi jatuh cinta beneran di ending ceritanya, wk!

Si cewek baik-baik nan polos yang harus rela—kalo Dimi sih dengan senang hati—nikah dengan eks-playboy cap botol kecap nan tampan dan jutawan. Yah sikap Garda yang baik bikin Dimi mau mau aja dijadikan istri, Dimi keburu buta sama kebaikan Garda hingga melupakan semua kemungkinan yang ada dan alasan Garda yang ganteng itu memilih dia jsdi Isterinya. Yah Dimi emang nggak cantik-cantik amat, tapi cukup manis dan menyenangkan hingga semua orang sayang sama dia.

Bom itu jatuh berbentuk manusia super cantik aka Donna—mantan pacar (tapi ngakunya gapernah putus) Garda yang baru balik dari Prancis. Cewek itu mulai menganggu kehidupan Dimi-Garda yang adem ayem jadi kaya neraka—menurut Dimi sih adem ayem, nyatanya dia mulai sadar kalo rumah tangganya berantakan, semua tambah runyam saat ia sadar kalau Garda ternyata nggak mencintai dia. Dimi “kabur” dari hidup Garda.

Dan lagi-lagi kalimat sialan itu berfungsi dengan baik, kita akan merasakan seseorang penting saat mereka udah pergi dari hidup kita. Garda mulai merindukan gadis itu—Dimi—Diminya yang unik, yang nggak pernah neko-neko, yang sudah berkorban buat dia. Puncaknya saat Dimi dan Edgar hilang diculik di hutan pedalaman Riau saat membuat liputan tentang pembalakan hutan liar. Garda kaya orang linglung berusaha banget buat nyari Dimi sendiri. Dia nggak mau kehilangan Dimi lagi, bagi dia Dimi bukan gadis yang dipilih untuk memuluskan langkahnya jadi pewaris perusahaan. ayahnya, ia sadar ia betulan cinta ke Dimi.

Ya... dan seperti yang diduga, semua berakhir hepi hepi. FIN!
Profile Image for Lulu L.
111 reviews
January 11, 2019
Suka ceritanya. Ringan tapi ga asal-asalan. Keliatan emang cerita yg didasari riset topik lebih jauh sama yg nol, hehehe sorry to say. Walaupun kurang puas sama anti-klimaksnya. Tapi tetap enjoy. Good job!

Ada beberapa bahasan yg ganggu pas baca.
Pertama, karakter Garda yg ambisius untuk memperalat Dimi rasa-rasanya ditonjolin premisnya tapi ga sesuai sama kejadian yg diputar. Menurut aku tingkah Garda ke Dimi dan "make use of her" normal-normal aja. Dan ga ditonjolin juga gimana perlakuan detilnya. Banyakan narasi sekilas. Ambisiusnya juga ga sepadan sama motif awal dia.

Lalu lagi, padahal Garda ditampilin sebagai suami teganya teganya, tapi mba Retni ko sayang banget sama dia ya :". Kelakuan dia yg brengsek seperti meladeni Donna, apa saja yg dia lakukan bersama Donna termasuk urusan mesra2 an, kelakuan dia yg berkelit atas status ketidakjombloannya dan banyak flaw lain yg ga disebutin secara jelas dibuku. Padahal ini dipaparin dalam bentuk POV tokoh, tapi justru pandangan dan perasaan Garda tentang hal2 di atas ga disorot lebih jauh 😂 ada sih sedikit yg nyentil2, tapi itu terlalu sopan buat POV laki2 playboy macam Garda mba :") apa dia merasa tergoda? Apa dia merasa panas? Apa dia merasa tinggi atau dia merasa apa gitu yg jelas brengsek

Tadinya aku mikir kemunculan Donna kok ga terlalu dipersiapkan ya. Aku bingung kenapa dia kok ekstrim banget nyerang Dimi, padahal sbelumnya ditunjukkan dia wanita dgn karir bagus dan yg ga pake hati amat. Kok jadi ekstrim perubahannnya? Tapi kayanya mungkin wajar ya?

Anyway, sukses terus buat mba Retni.
22 reviews10 followers
May 3, 2020
Cerita tentang perjodohan (lagi), kali ini antara Garda Hutama dan Dimi Alea (cmiiw)

Garda, laki2 tampan, kaya, punya segalanya, termasuk pacarnya yang berganti2. Dipaksa menikah oleh sang ayah dengan Dimi Alea, wanita yang usianya 8 tahun dibawahnya, wanita mandiri yang berpenghasilan sendiri dan bukan tipe yang selama ini dipacari Garda, merupakan anak sahabat ayahnya.
Yang awalnya keberatan, akhirnya ia setuju, karena menjadikan Dimi sebagai batu pijakannya untuk meraih impiannya menjadi direktur utama. Garda menemukan fakta kalau gadis ini sebetulnya cukup menarik, dan bisa menjadi teman bicara yang menyenangkan.

Dimi, yang dari awal sudah heran dengan lancarnya perjodohan ini,
mulai menemukan fakta2, seperti tidak adanya resepsi dengan alasan Garda sibuk ke luar negeri, Garda tidak pernah mengenalkannya ke kolega bisnis, ada pula Donna mantan pacar Garda yang terang2an ingin membunuhnya.
Akhirnya ia sadar satu hal, kalau Garda dari awal tidak jujur dengannya dan tidak mencintainya.
Awalnya ia bertahan, demi orang tuanya, pun Garda, yang bertahan demi tujuan utamanya.

Sampai Donna datang dan memaki serta menghajarnya,
Dimi memutuskan pergi dari rumah Garda, dan Garda pun tidak mencegahnya.
Ia resign dari kantornya dan mencari pekerjaan lain sebagai host sebuah acara alam di stasiun TV, pekerjaan yang pada akhirnya membawa Dimi pada jawaban atas pertanyaannya selama ini.

Oke kok, kalau jadi film ini pasti bagus, dan satu pesan yang tersirat di Novel ini adalahh... Go Green, love the earth... hehehe
Profile Image for Yoyovochka.
311 reviews7 followers
May 9, 2024
Awalnya mungkin saya mengira ini sejenis instant love, tetapi wajib dong baca pelan-pelan sampai habis dan ternyata saya nggak menyesal karena penulis berhasil membangun karakter Dimi yang awalnya kesengsem berat (siapa sih yang nggak kesengsem sama pria sejenis Garda. Hayo jangan munafik), menjadi apatis karena hatinya disakiti. Wajar sekali. Paham. Saya juga sempat sebal sama Garda yang agak plin-plan, tetapi akhirnya berhasil mengambil keputusan matang meski nggak secepat kilat. Intinya, buku ini benar-benar berproses secara manusiawi. Nggak grasa-grusu mendadak tokohnya berubah pikiran dalam sekejap.

Tokoh favorit saya dari keluarga Garda cuma Rio hehehe. Kalau bapak dan ibunya Dimi, sih, jangan ditanya. Suka aja gitu sama orang tua yang nggak ikut campur urusan rumah tangga anaknya, apalagi nanya kapan hamil seperti orang tuanya Garda. Cara Dimi untuk menghindari Garda dan lari dari kehidupan pernikahannya juga wajar, bisa saya pahami.

Yang kurang sebenarnya hanya pengulangan tentang perasaan mereka berdua. Sering kali dibahas betapa cintanya Garda, betapa menyesalnya, juga begitu dari POV Dimi. Padahal, dari perbuatan mereka semua ini sudah jelas kalau keduanya saling cinta. Cukup.

Ini adalah genre "kawin kontrak" yang populer, tetapi berhasil disajikan penulis dengan cara yang berbeda dengan tokoh perempuan yang nggak menye-menye apalagi cinta buta. Logis. Indah. Apa adanya dan sesuai usia Dimi yang memang masih 23.
Profile Image for Yovano N..
239 reviews14 followers
September 5, 2014
Bisa juga dibaca di sini: http://kandangbaca.blogspot.com/2013/...


Sebuah tema, sesering apapun diangkat ke dalam kisah fiksi, tak akan terasa membosankan bila sang penulis mampu menuliskannya dengan baik. Dimi Is Married adalah salah satu contoh novel yang sukses mengangkat tema klasik mengenai perjodohan, menjadi suatu kisah yang tak bosan untuk disimak.

Garda, pria tampan yang sukses, anak dari direktur salah satu perusahaan pulp and paper besar di Indonesia. Dikarenakan sikapnya yang playboy dan tak pernah serius membina hubungan dengan wanita, sang ayah memutuskan untuk menjodohkannya dengan anak gadis dari teman sang ayah. Garda sebenarnya tak menyukai ide tentang perjodohan ini, namun ia memilih untuk menurut, sebab ia mengincar posisi sebagai penerus perusahaan. Garda tak ingin sikap membangkangnya membuat sang ayah membatalkan niat untuk menjadikan Garda sebagai penerus perusahan, dan justru menyerahkan kepemimpinan kepada Rio, adik Garda.

Dimi, gadis mungil yang lincah dan penuh semangat, sosok perempuan yang mencintai alam. Saat mendapati dirinya akan dijodohkan dengan pria tampan, mapan, dan santun, gadis itu memutuskan untuk patuh. Tapi alasan sebenarnya adalah, gadis itu rupanya telah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Garda. Maka pernikahan keduanya pun dilangsungkan, meski kesannya terburu-buru dan dirayakan dengan sederhana, serta hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat dari kedua belah pihak.

Akan tetapi, Dimi merasakan bahwa ada yang tak beres dengan pernikahannya. Dimi bisa merasakan bahwa suaminya tidak benar-benar mencintainya. Kenyataannya memang demikian. Bagi Garda, Dimi bukanlah sosok wanita ideal yang pantas menjadi istrinya. Dibandingkan dengan wanita-wanita cantik yang selama ini Garda kencani, penampilan Dimi menurutnya berada jauh dibawah standar. Selama menikah, Garda tak pernah memperkenalkan Dimi kepada teman-temannya, atau membiarkan gadis itu mengenal kehidupan sosialnya, seakan-akan Garda malu mengakui Dimi sebagai istri.

Impian Dimi pun hancur. Pria yang ia cintai sejak pertama kali bertemu, dan kini telah menjadi suaminya, ternyata tak memiliki perasaan apa-apa kepadanya. Selama ini Dimi berusaha untuk tegar demi kedua orang tuanya. Namun kehadiran mantan pacar Garda yang bernama Donna, langsung memporak-porandakan kehidupan rumah tangga Dimi dan Garda. Merasa tak sanggup lagi menanggung siksaan batin, Dimi memutuskan untuk menghilang dari kehidupan Garda. Di lain pihak, ketiadaan Dimi justru menyadarkan Garda akan perasaannya terhadap Dimi.

Bagaimana kelanjutan kisah pernikahan Dimi dan Garda? Apa yang akan dilakukan Rio setelah mengetahui kebenaran tentang pernikahan kakaknya? Terlebih lagi, Rio sepertinya punya perasaan khusus terhadap Dimi. Baca kisah selengkapnya dalam Dimi Is Married karya Retni S.B.

***

Novel ini adalah karya pertama Retni S.B. yang saya baca, dan saya amat menikmatinya. Gaya bertutur sang penulis mampu mencuri seluruh perhatian saya. Novel ini ditulis dengan lincah dan mengalir, sehingga sulit rasanya untuk meletakkan novel ini sebelum selesai membacanya. Biasanya novel-novel bertema perjodohan sering menitikberatkan pada konflik perlawanan sang anak terhadap kehendak orang tua (menentang perjodohan), namun novel ini berbeda. Anak-anak justru menerima perjodohan meski dengan alasan yang berbeda-beda, dan berusaha untuk mempertahankan pernikahan mereka meski sebenarnya mereka tak bahagia saat menjalaninya.

Kami berdua sepertinya sama-sama mentok pada urusan "menjaga perasaan orang tua". Ck ck, sangat berbakti sekali, bukan? Padahal bisa dipastikan, para orang tua itu akan lebih suka memilih menelan kekecewaan daripada membiarkan anak-anaknya memiliki kebahagiaan palsu. (Dimi, hlm 170-171)

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama secara bergantian antara Dimi dan Garda, sehingga pembaca akan dapat dengan mudah menyelami perasaan kedua tokoh sentral dalam nove ini. Penulis sangat lincah memainkan perannya baik sebagai Garda, maupun sebagai Dimi. Pembaca pun dimudahkan oleh perbedaan jenis font yang digunakan untuk membedakan sudut pandang Dimi maupun Garda. Akan tetapi, meski dikisahkan dari sudut pandang orang pertama, saya merasa sulit untuk bersimpati kepada Garda, sehingga saya sulit menerima keputusan yang dibuatnya. Sementara Dimi, karakternya begitu lovable. Tak sulit untuk menyukai gadis ini sejak cerita dimulai hingga cerita berakhir.

Plotnya sendiri mengalir dengan baik. Proses perkembangan hubungan Dimi dan Garda terasa wajar dan tidak terkesan dipaksakan. Saya menyukai proses perkembangan karakter Dimi; mulai dari gadis yang ceria dan terkesan kekanak-kanakan, menjadi gadis dewasa yang tegar namun tetap tak kehilangan cahaya hidupnya meski berada dalam tekanan batin. Oh ya, karakter lain yang mencuri perhatian adalah Rio. Penulis menggambarkannya sebagai laki-laki yang cuek. Hubungannya yang unik dengan kakaknya juga menambah warna dalam novel ini.

Hal lain yang menjadi poin plus dari novel ini adalah isu lingkungan hidup yang diangkat oleh penulis. Tentang bagaimana sebuah perusahaan mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya namun mengorbankan lingkungan hidup (dalam hal ini pembabatan hutan secara liar demi meningkatkan produksi kertas). Saya mengacungi jempol pada kepiawaian penulis dalam memadukan hal tersebut ke dalam novel metropop ini. Secara halus, penulis mencoba mengajak pembaca untuk lebih sadar lingkungan.

Meski begitu, terdapat beberapa hal yang agak mengganggu bagi saya. Perkembangan cerita yang tak terduga membuat novel ini menjadi semacam novel thriller/petualangan, terutama saat menjelang akhir cerita. Tak buruk sebenarnya, hanya saja saya merasa penulis seharusnya bisa menulisnya dengan plot yang berbeda, tanpa perlu adanya kasus penculikan dan sebagainya, apalagi melibatkan tokoh-tokoh tambahan (misalnya Edgar) yang pada akhirnya hanya menjadi tempelan belaka. Juga, ending-nya menurut saya agak terburu-buru. Happy ending sih, tapi tetap saja saya tak bisa menahan diri untuk berkomentar, "Eh? Udahan nih? Segitu doang?"

Secara keseluruhan, novel ini sangat menarik. Saya suka gaya menulisnya, suka ide ceritanya, juga suka karakter utama perempuannya. 4 dari 5 bintang saya berikan untuk novel ini. Tentu saja, saya jadi ingin membaca karya-karya Retni S.B. yang lain.
Profile Image for Desti Rachmadyah.
125 reviews4 followers
January 16, 2022
Terlaluuu exciteeeeeeeed menamatkan buku ini! 🤣

"Kenapa?"

Satu, romance, the my-cup-of-tea.

Dua, gaya bahasa penulisnya mengalir, ofkors.

Ketiga, pengembangan karakternya ada. Meski beberapa karakter jelas banget dimunculkan tidak hanya sekedar bumbu konflik, tapi untuk membuat emosi pembaca :)

Keempat, meski jelas dijudulnya bilang "married" (dan jelas dong alur konfliknya seputar kehidupan rumah tangga Dimi) tapi isu lingkungan yang diangkatnya bener-bener bikin excited!

Kaget sih, ketika tiba-tiba di pertengahan cerita dibahas soal pembalakan hutan, sampai kunjungan ke hutan di pedalaman, dengan segala sengketa pabrik kertas dan masyarakat adatnya. Info-infonya nggak terasa tempelan. Keren! Mana hampir sepertiga akhir cerita dinamikanya ada di sana. Haha.

Dan, setelah His Wedding Organizer--
yang ditulis oleh penulis yang sama. Setelah berpikir kalau tidak akan lagi ketemu hewan aneh kayak buaya di Taman Nasional Betung Karihun, di sini malah ketemu harimau Sumatra, dong! 🤣

Yang disayangnya, ibarat masakan, endingnya terasa kurang gurih. Iya, masalah utamanya selesai, tapi masih banyak konflik besar yang menggantung dan menunggu "penutup" yang pas.


Overall, menunggu kejutan lain dari mbak Retni. Setelah buaya, harimau, apakah berikutnya akan ada komodo atau beruang madu? 😆
9 reviews
May 21, 2017
Sebenarnya aku suka sama novel nya Retni. Ini novel nya Retni kesekian yang aku baca.
Novel kali ini ga bisa aku kasi bintang 5 seperti novel sebelumnya yang aku baca. Menurutku novel ini kurang mantap ceritanya. Ide ceritanya sudah bagus dan menarik, tetapi di dalam novelnya kurang bikin penasaran. Ceritanya agak bertele-tele dan chemistry dari Dimi dan Garda kurang terbentuk.
Di beberapa bagian ada cerita yg menurut saya kurang penting, tidak jelas, dan mengawang-ngawang.
Endingnya bagus, pas, dan manis.
Ceritanya tentang perjodohan oleh orang tua Dimi dan Garda. Dimi (23 tahun dan biasa saja) dan Garda (31 tahun dan sangat tampan). Dimi nya suka sama Garda tapi Garda hanya memanfaatkan Dimi. Tapi lama kelamaan Garda memiliki perasaan kepada Dimi dan hampir saja Garda terlambat karena Dimi telah pergi. Garda baru sadar akan perasaannya pada Dimi setelah Dimi pergi.
Intinya begitu ceritanya.
Profile Image for Nina Addison.
Author 10 books41 followers
January 10, 2019
Pertama baca bukunya Retni SB, suka sama gaya nulisnya! Nggak hanya kaya cara penyampaian, dia juga sabar merajut plot. Tiga perapat awal novel gue nikmatin bener perjalanannya, sampe kemana-mana buku ini nempel di idung — nungguin les, nunggu bubar sekolah, nunggu oven panas, nemenin bocah main. Bagian ‘petualangan’ Dimi di hutan gue agak skimming karena gak sabaran dan gak tertarik (fokusnya lebih ke Dimi dan Garda, bukan Edgar.). And though the end felt a bit too short, I enjoyed this book, truly.

Yes, ada beberapa typo. Tapi ya sudahlah ya.
Kritik cuma atu, karena nulisnya pake dua POV (Dimi dan Garda) yang bikin kita masuk banget ke otak dan pikiran pemilik POV-nya, dua tokoh itu terkesan orang yang sama karena cara bertutur mereka ya sama juga. Gue nggak strg terutama sama Garda, yang walo digambarkan pleiboy cap tutup botol tapi masih ‘kerasa’ cewek dari cara dia menjabarkan perasaannya.

Hey but I am not complaining. I overlooked it coz I like the whole thing!
Profile Image for Chessie.
47 reviews11 followers
August 6, 2019
Novel yg beneran klise banget. Perkawinan yg di-arrange orang tua, awal-awal saling ga suka, end up jatuh cinta.

Saya nggak suka sama penggambaran karakter Dimi yang dibuat seolah-olah biasa banget, kayak nggak dandan, baju kaos jeans, cuek, tapi berhati tulus.. Klise banget. Selain itu juga banyak penjelasan yg menggambarkan kalo Dimi yg polos ini jauh ebih baik dari perempuan yg suka dandan, glamor, dll. Super meh.

Karakter Garda juga nggak kalah dangkal. Dibuat seolah2 narsistik banget tapi sejujurnya kurang mengena dan nggak meninggalkan kesan gimana-gimana bahkan sampai saya menyelesaikan bukunya.

Konfliknya juga di sekitaran mereka aja. Dimi cuma punya temen satu, Garda malah seinget saya ga punya temen. Jadi bener-bener sepanjang novel cuma ngomongin mereka berdua. Walau begitu, character building mereka menurut saya juga kurang nendang. Sayang banget.

Saya suka novel metropop tapi untuk yang 1 ini jujur jauh di bawah ekspektasi.
Profile Image for Weni yuanita.
93 reviews1 follower
December 1, 2019
Tema ceritanya sendiri sebenarnya sama dengan novel sebelumnya yang saya baca, Perjodohan. Dimi Is Marriage memperkenalkan Garda seorang eksekutif muda di perusahan besar milik Ayahnya dan Dimi ,seorang wartawan majalah flora dan fauna ,anak dari teman ayah Garda. Kalau dibuku sebelumnya tokoh utama lelaki setuju menikah karena ingin membuat ibunya bahagia , dibuku yang ini Garda setuju menikah karena ingin mengamankan posisinya sebagai penerus usaha sang Ayah. Sayangnya setelah saya baca ceritanya malah biasa saja dan baru mulai menarik ketika mendekati klimaks. Untuk karakter tokohnya sendiri, bagi saya tidak meninggalkan kesan, cenderung datar, seperti kurang diexplore . Yang saya suka dari novel ini malah fontnya, fontnya besar jadi dibacanya enak.⁣
Kesimpulannya Dimi dan Garda gak salah , saya yang salah karena saya masih belum move on dari Dody dan Rhe
Profile Image for Lila Danisa.
808 reviews10 followers
October 10, 2020
Sudah ada di tbr list sejak bertahun-tahun yang lalu tapi baru ada mood untuk membaca sekarang.
Ceritanya ringan tapi cukup banyak pelajaran hidup juga. Tentang hubungan pernikahan, tentang hubungan industri dan alam sekitar, bahkan tentang mistis pun ada, walau hanya sekelebat saja.
Ide ceritanya simpel, nikah tanpa rasa cinta aka nikah paksa. Tapi dari ide yang sudah biasa itu, penulis bisa mengembangkannya dengan bagus.
Sempat terbawa perasaan di beberapa part sampai meneteskan airmata, tapi kayaknya karena sedang dalam kondisi yang agak related aja jadi ngena sekali dan bikin nangis, tapi bagi pembaca yang gak related mungkin akan biasa saja.
Tapi jalan ceritanya agak kurang pas, kayak terlalu di-drag biar panjang. Terus ada beberapa karakter yang terlalu dipaksakan juga. Either way, bacaan ringan yang bagus sih imo.
Profile Image for Sho Pim.
30 reviews
February 21, 2021
Ini buku pertama dengan dua sudut pandang dari penulis Indonesia yang aku baca dan menurutku cara dua tokoh berbicara untuk menceritakan satu cerita ini berhasil dieksekusi dengan bagus sekali.

Poin plus lagi dari penceritaan dua sudut pandang ini adalah memberikan feel yang lebih deep lagi untuk cerita. Senang sekali rasanya bisa mengetahui apa yang ada di kepala kedua belah pihak.

Aku pikir ceritanya bakal lebih panjang dengan bumbu masalah di sana sini, tapi ternyata jauh lebih ringkas dan penyelesaian konfliknya lugas, walaupun sejujurnya aku masih mau sedikit lebih banyak lagi momen heart warming antara Garda dan Dimi hehe

Aku pribadi suka banget sama penokohan Dimi, terkhusus bagaimana cara dia mengontrol emosinya, lima bintang buat Dimi ⭐⭐⭐⭐⭐
Displaying 1 - 30 of 161 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.