Di puri kediaman Count Craven terdapat peraturan yang melarang para pelayan untuk menatap mata majikan. Mereka harus menghadap tembok dan memberikan jalan saat berpapasan di koridor. Gara-gara itu, sang majikan mendapat julukan “Tuan Lucifer”.
Satu-satunya yang menyadari kebaikan hati sang iblis adalah Priscilla. Hanya saja, Priscilla bekerja di sana sebagai seorang maid. Perbedaan status tersebut menyulitkan hubungan mereka berdua. Ditambah lagi, ada seorang gadis yang datang ke puri itu dan mengaku sebagai tunangan Count Craven. Priscilla memutuskan untuk menyerah terhadap cintanya, tapi...
--- Thorny Rules --- Plot: Ala boss-maid tanpa tindakan dhuar-dhuar Gambar: Saya suka gaya gambar Yuni sensei ❤️(´∀` ) Penokohan: Ok
Ini salah satu dari sedikit komik dengan isi memuaskan yang berhasil kupilih dengan tanganku sendiri-- tanpa mencari tahu terlebih dahulu mengenai buku ini.
Ah, tidak-- saya bukan tipe gambler. Itu maklum karena kala itu saya memang masih asal beli buku. (͡° ͜ʖ ͡°) Kebanyakan pilihan saya membuat diri saya sendiri geleng-geleng... BUT GLORY FOR THIS BOOK! XD Untunglah buku ini sempat membuat saya merasa: tangan saya tidak buruk-buruk amat dalam memilih judul.
....But that doesn't meant I will try gambling again (>y<)
..........dan kenapa saya cerita? Sebab rasa mungkin karena itu, saya memiliki impresi tersendiri pada komik ini.
Dikisahkan mengenai seorang count yang dikenal sebagai Tuan Lucifer. Para pelayannya diam-diam menyebutnya seperti itu karena peraturan dimana para pelayan diharuskan menatap tembok saat ia lewat. Kisah seram yang menakutkan mengenai kekejaman Tuan Lucifer membuat semua orang patuh dan menakuti sosoknya. Tetapi suatu ketika, seorang pelayan secara tidak sengaja bertemu dengan sang Count di kota. Saat itulah ia mulai sadar kalau... count bukanlah orang yang sekejam itu.
Ceritanya klasik-klise-umum ala komik perempuan. Plotnya simpel, tapi tidak serta merta seringan kapas. Saya suka romansa kedua protagonis. Hubungan mereka... kalem dan rapuh. Saya suka ke-kaleman hubungan mereka. Juga betapa rapuh keduanya (karena toh hubungan majikan-pelayan memang tabu). Kurasa komik ini lumayan sukses mengangkat perasaan menyesakkan menyukai orang yang statusnya ketinggian //hus.
Oh! Saya juga suka gambar dari Yuni sensei yang manis. Ini komik pertamanya, dan saya harap Yuni sensei bisa terus berkarya dan karyanya diterbitkan di sini! ❤️ Penggambaran sensei sangat pas sekali untuk saya. Last Strike! Saya suka endingnya. Tentu saja, ending selalu mempengaruhi dan itu selalu berdasarkan selera^^. [9/10]
It was promising in the beginning but the ending was crappy. My preference for strong protagonists may have to do something about the rating but both of them were weak and dependent. I got through the four chapters hoping for change but nada
It's a nice shoujo quickie about a maid and her master falling in love but, there wasn't much thought of developing the story more to give you more feels...