Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Bridesmaid's Story

Rate this book
Jadi bridesmaid memang bikin sport jantung! Bridesmaid harus siap membantu mempersiapkan pernikahan, siap menerima curahan hati calon mempelai wanita yang stres berat, dan semua itu harus dilakukan Kesya Artyadevi di sela-sela kesibukannya merancang perhiasan pesanan klien, melayani klien yang heboh dan gila perhiasan, serta mengikuti pameran perhiasan bertaraf internasional.

Tapi itu belum seberapa!

Tambahkan kerepotan itu dengan:
1. Cecilia Almira Saraswati, si calon pengantin wanita yang drama queen dan supersibuk.
2. Finna Salsabila, sepupu Cecil yang ribet dan selalu ikut campur dengan gayanya yang ajaib.
3. Tante Jessica Lionel Andersen, calon mertua Cecil yang tidak menyukai Cecil dan tidak menginginkan pernikahan terjadi.
4. R.A Sekar Ningrum, mantan pacar calon suami Cecil yang ingin merebut kembali sang calon pengantin laki-laki!!!

Semua itu membuat Kesya double repot!!!

Hmmm.... tapi tentu ada sesuatu yang dapat menghapus semua kerepotan yang dialami Kesya.

Apa ya?

Mungkinkah Marco Raphael Eagan, si bestman dengan senyum seksi dan menawan....?

296 pages, Paperback

First published November 1, 2010

20 people are currently reading
263 people want to read

About the author

Irena Tjiunata

10 books22 followers
Menulis adalah passion saya. Saya nggak bisa kalo nggak nulis.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
124 (21%)
4 stars
153 (26%)
3 stars
179 (30%)
2 stars
108 (18%)
1 star
16 (2%)
Displaying 1 - 30 of 66 reviews
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
August 28, 2013
Hanya butuh beberapa jam saja untuk menyelesaikan novel ini..

Well kita mulai dari mana? Kesya seorang perancang perhiasan yang lagi pusing setengah mati karena menjadi bridesmaid sahabatnya Cecil, yang mau nikah.. Ya untuk selengkapnya bisa diliat di sinopsisnya ya..

Gue sempet bingung sebenernya sama cerita ini.. Tokoh utamanya ini si Kesya and Marco, atau Cecil and Alo?? Karena yang diceritain ini semua tentang Cecil and Alo.. Jadi bisa dibilang Kesya ini cuma peran pembantu aja?

Sebenernya ceritanya bagus,ngalir juga.. Romance nya dapet,konfliknya juga dapet walau gk seperti sinetron kebanyakan. Tapi ya itu, berhubung di sinopsisnya ini si Kesya yang jadi tokoh utamanya, tapi malah kebanyakan bahas tentang sahabatnya Cecil, jadi menurut gue agak weird aja gitu ya. Padahal gue udah suka banget sama profesi si Kesya ini *jarang-jarang kan nemuin yang gini*

Jadi yaa,gue Cuma kasih 2 bintang aja ya..
Profile Image for ijul (yuliyono).
815 reviews971 followers
December 24, 2010
...hmmm, awal baca, ekspektasiku luarbiasa tinggi untuk novel ini. Unsur-unsur komikal yang menyertai bulir-bulir romantismenya terkadang membuat bibirku mengulas senyum, bahkan sampai terkikik-kikik geli. Tapi.... yah, serasa naik roller coaster, selepas mencapai kenikmatan pada puncak tertinggi, secara konstan kenikmatanku untuk membaca novel ini juga turun secara drastis....plot yang sinetron banget, karakter yang mulai annoying, dan konflik yang nggak berkembang, akhirnya hanya 1,5 bintang saja yang sanggup kuberikan pada novel ini.....
Profile Image for Nike Andaru.
1,642 reviews111 followers
January 14, 2013
Sebenarnya ini ceritanya Kesya sebagai tokoh utama. Tapi kok cerita malah ke Cecil dan Alo sih ya. Aneh aja menurut saya.
Justru disini Kesya dan Marco juga Jensen kayak biasa aja gitu diceritain.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
October 29, 2023
Bintang 2!!

Engga tau deh, kok saya nggak suka sama semua tokoh di novel ini ya. Kaya nyebelin semuaaaa. Nggak ada yang "normal" disini wkwk.

The Bridesmaid's Story, bercerita tentang Keshya seorang perancang perhiasan yang memiliki sahabat bernama Cecil. Cecil akan menikah dengan Alo setelah 10 tahun pacaran dan gadis itu meminta Keshya untuk menjadi bridesmaidnya. Ternyata menjadi bridesmaid tidaklah mudah. Keshya diharuskan menemani Cecil dalam segala urusan pernikahan. Mulai dari mencari gaun dan jas, dekorasi, cincin hingga undangan. Ditambah lagi dengan orang-orang disekitar Cecil yang membuat keki dan serba salah. Mampukan Keshya menjadi pengiring pengantin sahabatnya dengan sempurna?

Well, seperti yang saya bilang tadi. Saya nggak suka sama semua tokohnya. Oke, mungkin nggak semua ya. Tapi "hampir" semua.

Pertama mulai dari Keshya. Saya sebenarnya suka watak dia yang setia kawan, pengertian, dan nggak menilai sebelah mata terhadap orang-orang seperti Finna maupun Jesen. Tapi saya sebel ketika dia udah sama Marco. Dia bilang dia nggak suka Marco karena udah ada Jesen. Dia selaku judes dengan Marco. Tapi digoda dikit aja langsung luluh. Bahkan mau aja diajak ciuman! Padahal jelas-jelas dia nggak kenal Marco. Dan momen mereka berdua selalu bikin saya ilfeel.

Kedua Marco, orang aneh sok cassanova yang narsisnya selangit! Iuwh. Baru pertama kali ketemu Keshya dia langsung bilang "kamu takut jatuh cinta sama aku ya? Karena aku ini seksi" T.T Hisssss ku cubit juga ginjalnya ini cowok! Belum lagi dia panggil Keshya dengan sebutan "sayang" aneh banget nggak sih? Kenal beberapa hari doang langsung panggil sayang-sayang dan nempel-nempel mulu. Penyebab Marco suka sama Keshya aja nggak jelas kaya tiba-tiba gitu. Sorry ya saya bukan penggemar instant love begini.
Ngakak banget waktu Marco bilang begini ke Jesen “Kalau kamu memang mencintainya, perlakukan dia dengan sopan!”. Ngaca Massss, ngacaaa!

Ketiga Cecil, si Drama Queen yang selalu bisa bikin semuanya jadi lebih ribet. Kalau ada yang susah kenapa pilih jalan yang mudah. Begitu kira-kira mottonya wkwkw. Saya juga nggak suka sama sikap Cecil setiap ngomongin Jensen kaya dipandang setengah mata gitu. Padahal jelas-jelas dia punya saudara macam Finna yang gak kalah noraknya.
Apalagi si Cecil ini nggak bisa apa-apa sama sekali! Semua harus Keshya yang urus. Bikin label undangan aja nggak becus! Gila sih..

Keempat Finna, mahluk ter-annoying yang iuwhh banget. Kayaknya dia hidup di dunianya sendiri deh. Kalau ngomong suka ngayal.

Kelima Jensen, si pemalu dan sering gugup. Dia sering banget lupa. Kadang emang aneh tingkahnya tapi dia memiliki hati yang baik dan lapang.

Kelima Alo, ya dia sih baik dan sayang banget sama Cecil. Cuma bodoh aja waktu tau Ningrum masih suka sama dia, actless. Udah tau Ningrum mau nyosor, bukanya langsung menghentikan dengan tegas malah diemmm aja.

Selain tokohnya yang nggak oke, ceritanya juga macam FTV wkwk. Ibu mertua yang lebih pilih mantan pacar anaknya. Belum lagi si mantan pacar sengaja manas-manasin. Padahal hubungan mereka udah selesai sejak 10 tahun lalu!
Ada lagi, scene saat bridal showernya Cecil tiba-tiba polisi dateng nangkap Fanni. Kaya apaan banget sih Wkwkw.

Terlepas dari ketidaksukaan saya terhadap novel ini. Saya apresiasi buat penulis karena narasinya enak buat dibaca hehe.
Profile Image for Lona Yulianni.
237 reviews16 followers
February 11, 2013
Kesya Artyadevi, seorang perancang perhiasan muda yang berbakat dan tengah sibuk-sibuknya mendapat tugas mulia untuk menjadi bridesmaid untuk teman sejak TKnya yang akan menikah, Cecilia Almira Saraswati. Kesya jelas tidak bisa menolak tugas mulia itu mengingat persahabatannya dengan Cecil yang sejak kecil, bahkan sang calon mempelai pria-nya pun teman SMA Kesya. Untuk urusan percintaannya sendiri, Kesya saat itu sedang menaruh hati pada Jansen, fotografer handal yang kikuk terutama saat bertemu dengan Kesya yang ayu (bahkan barang apapun yang ada didekatnya pasti jatuh ketika bertemu Kesya ataupun ketika hanya sedang mendengar suara Kesya). Namun baik Kesya dan Jansen tidak ada yang berani memulai kisah mereka.
Masalah mulai datang ketika sepupu Cecil, Finna Salsabila datang dari Amerika untuk ikut campur dalam urusan pernikahan Cecil. Finna yang kepo, ribet, dan mau menang sendiri memang sangat dihindari Kesya dan Cecil semenjak mereka kecil. Namun atas nama kekeluargaan, Cecil menerima Finna untuk membantunya mengurus pernikahannya dengan Alo.
Kesya kembali kedatangan seseorang yang perlahan-lahan masuk ke dalam kehidupannya. Marco Raphael Eagan, sang bestman kawan dari Alo yang pada pertemuan pertamanya memerintahkan Kesya untuk menjemputnya di bandara. Kesya sering terpesona pada Marco yang perfect sehingga tidak sadar perasaannya pada Jansen meluntur.
Kembali ke tugasnya sebagai bridesmaid, Kesya kembali dipusingkan dengan kehadiran Mama dari Alo yang secara terang-terangan menolak pernikahan Cecil-Alo dan bahkan memanas-manasi Cecil dengan mengunjungi Ningrum - mantan kekasih Alo di zaman SMA - dan terang-terangan memuji Ningrum.

Kesya memilih bersama Marco, sedangkan pernikahan Cecil-Alo berada di ujung tanduk padahal hari pernikahan tinggal beberapa minggu lagi. Puncaknya ketika pada Bachelor Party-nya Alo, Mama Alo muncul sambil membawa Ningrum dan sengaja dijodoh-jodohkan dengan Alo disaksikan langsung oleh Cecil. Cecil yang kecewa langsung pergi meninggalkan Jakarta, tentu saja didampingi Kesya, bridesmaid-nya.

Yaaa, akhirnya ketebak dong gimana....

Kurang puas sebenernya sama bukunya. Selesai baca rasanya cuma yaaaa gitu aja. Lumayan buat dibaca di waktu senggang di kantor (hahahaha...). Oh ya, tertarik dengan mitos yang diangkat di buku ini :
> Pengiring pengantin wanita dipakaikan baju yang sama dengan pengantin wanita dengan tujuan sebagai pengecoh dari roh jahat yang akan mengganggu sang pengantin wanita di hari besarnya.
> Pengiring pengantin wanita kebanyakan akan terus menjadi pengiring pengantin wanita, susah dapat jodoh maksudnya kali ya. Kalo di "bangsa" saya, setiap bridesmaid harus mendapat angpau dari pengantin sebagai "syarat", katanya sih biar cepat dapat jodoh juga.
1 lagi, di buku ini diceritakan kalo Kesya dan Marco - sang bridesmaid dan sang bestman - adalah sepasang kekasih. Entahlah, ini juga mitos. Lagi-lagi saya mendengar kalau bridesmaid dan bestman itu harusnya bukan sepasang kekasih, karena nantinya tidak akan jadi (married, maksudnya). Tapi kan, lagi-lagi ini mitos. Tidak ada bukti konkrit tentang mitos-mitos ini.

Okay next, paling suka sama karakter DeeDee, entah kenapa kayaknya DeeDee itu fleksibel di buku ini.

Bintang 2 aja ya buat buku ini.
Profile Image for Laily.
33 reviews1 follower
January 3, 2018
fix, greget sendiri bacanya. apalagi waktu ada "berlumuran cinta". duh, geli tapi sweet. hahaha

dan yang pasti jadi tau gimana ribetnya persiapan pernikahan. apalagi jadi bridesmaid.

well done.
Profile Image for Ti Chan.
1 review
April 27, 2018
Petama kali baca novel ini waktu SMA.. nyewa lagi.. dan inget banget berulangkali aku nyewa novel ini saking senangnya..
Profile Image for roseate.
143 reviews15 followers
August 30, 2020
was in love this when i was at my teen age.

lucu ya, when i grow older selera bukunya berubah tp kalau diingat, dulu cerita cerita begini sangat kugemari. lucu dan menggemaskan..
Profile Image for Laras.
202 reviews10 followers
February 16, 2015
Awal baca rasanya seperti sedang membaca buku untuk remaja karena gaya penulisan yang terasa sangat remaja. Saya pikir aneh, tapi makin belakang gayanya makin sesuai dengan usia tokoh dan target pembacanya. Namun saya lihat banyak sekali kata yang diulang, bahkan dalam paragraf yang sama yang seharusnya bisa dihilangkan; selain itu istilah yang sama juga berkali-kali muncul padahal bisa saja dicari padanan kata yang lain (seperti frase ‘berlumuran cinta’ yang sekali muncul sepertinya tidak mau tenggelam begitu saja). Kata yang paling banyak dipakai adalah kata ‘rancangan’ sampai saya jadi sebal sendiri waktu menemukan kata itu setelah lewat pertengahan buku.

Untuk tokoh utama, saya tidak suka karakter Kesya ini. Dia sepertinya negatif sekali. Dia suka sekali berprasangka dan berpikiran buruk tentang orang lain. Rasanya banyak sekali orang yang tidak disukainya. Selain itu, kesannya di buku ini orang-orang yang ‘ jelek’ pasti menyebalkan (Finna, Madame Juliet, fotografer yang marah), orang baik itu cantik (Joanelle yang luar biasa cantik yang meninggalkan pacarnya demi uang).

Menyinggung masalah percintaan Kesya sendiri, rasanya hubungannya dengan Marco cepat sekali berubah. Belum ada kejadian penting yang bisa membuat Kesya berubah pikiran tentang Maarco dan tanpa tanda apa-apa tentang perubahan perasaannya, tahu-tahu sudah jadian. Tadi siangnya masih sebal dengan Marco, sorenya tertawa bareng, malamnya sudah pacaran. Duh. Dan besoknya perasaan cinta langsung bergelora, tanpa perasaan canggung dan proses penyesuaian diri dengan perasaan dan hubungan yang berubah mendadak. Dan ada apa dengan ide soal true love di sini? Masa cuma karena kangen karena tidak bertemu 2 hari langsung berpikir itu true love? Dan ada banyak lagi ide kekanakan tentang true love, yang berpikir cinta sejati bisa datang begitu mudahnya.

Soal peletakan konflik dalam buku ini juga rasanya hanya sekedar pengisi cerita di antara kesibukan Kesya sebagai bridesmaid, karena begitu sederhana. Masalah muncul, 2 halaman kemudian selesai. Perjalanan hubungan Jansen-Kesya-Marco juga rasanya hanya selingan, bukan cerita utama, karena mudah sekali prosesnya tanpa ada kesan apa-apa. Cerita tentang persiapan pernikahannya sendiri juga tidak terlalu berhasil, karena begitu sederhana dengan sedikit kerumitan tempelan. Mungkin karena uang mereka terlalu banyak, jadi memang tak akan ada kesulitan apa-apa. Oya, saya juga tidak suka ada banyak sekali adegan menelepon sambil menyetir di buku ini.

Kesimpulannya, bagi saya buku cukup readable untuk bacaan santai singkat karena begitu cerah warna-warni berhias kertas krep dan balon, tapi tidak cukup memuaskan untuk bacaan utama.
Profile Image for Hana Feberia.
88 reviews3 followers
July 26, 2014
WARNING!


baru pertama kali nih baca novel nya Irene Tjiunata judulnya Bridesmaid's Story. kalo dari judul sama cover design nya udah ketebak lah ya novel nya tentang apa.

waktu baca sinopsis.... gw agak kurang suka sama novel yang nama tokoh tokoh nya susah2 banget semacam novel korea atau cerita telenovela. pokoknya ribet. ga suka.

kalo cara penulisannya udh lumayan bagus. di BAB 1 masih kaku sih,tapi masuk ke bab 3 udah lebih enak dan mengalir.

Singkatnya novel ini bercerita tentang Cecilia yang akan menikah dengan Alvaro dan si Cecilia ini meminta sahabatnya yaitu Kesya untuk menjadi bridesmaid dan sahabat calon suami nya yaitu Marco untuk menjadi bestman (pasangan bridesmaid).
Sebetulnya si Kesya ini udah suka sama Jansen tapi setelah Marco dateng Kesya jadi ragu sama perasaan dia ke Jansen.

gw ga suka tokoh Jansen yang segitu grogi nya sampe harus gagap tiap nelepon kesya. It's annoying. GA KEREN. tapi gw LEBIH GA SUKA sama tokoh Marco yang overconfident dan perokok (whatever the reason) dan selalu mengganggu hidup Kesya. tapi kenapa akhirnya Kesya jatuh cinta sama Marco? dan cara penulis mengungkapkan bahwa Kesya falling in love with Marco dengan adegan Kesya deg2an di tulisan "Dug dug dug dug! Si pemukul beduk beraksi lagi" yang mungkin sudah di tulisnya lebih dari 20x di novel ini. I mean, isn't it too much!? dan gw malah ga bisa bayangin si Kesya ini deg2an. kesannya maksa banget!

Lalu, cara Marco mengungkapkan perasaannya itu 'ga banget' gw sebagai pembaca udah terlanjur enek sama tokoh Marco terus dia tiba2 aja gitu di setting ga sengaja liburan di puncak dan ketika lagi berduaan sama Kesya tiba2 lampu se-hotel mati (emang itu hotel ga punya genset hah!?) dan mereka berdua melihat bintang2... lalu Marco nanya "kesh, may I kiss you?" Kesya mengangguk, lalu merasakan bibir Marco menyapu lembut bibirnya.
WTF!!! cepat sekaliiiii terlalu dipaksakan kalo menurut gw.

sepertinya penulisnya berhasil banget bikin gw emosi karena kelakuan hampir semua tokoh2 di novel ini.

aduuuh masih banyak deh adegan lain yg ga logic. contoh lainya:
jansen mencondongkan wajahnya ke Kesya lalu tiba2 Marco datang dan membentak "mau apa kamu! kalau kamu memang mencintainya perlakukan dia dengan sopan!" such pahlawan kemaleman.
laaaah jadi selama ini yg ga sopan siapa. kan dia duluan yg berani nyium Kesya -_- fakkk!


jadi intinya.... kalau kamu emosian dan terlalu menggunakan logika, plisss jangan baca novel ini :(
DANGER!
Profile Image for Wenny.
134 reviews31 followers
June 24, 2013
Kesya Artyadevi, seorang desainer perhiasan ternama, diminta sahabatnya, Cecilia Almira Saraswati, untuk menjadi bridesmaid-nya. Kesya lantas menuruti permintaan sahabatnya sejak TK itu.

Di tengah kebahagiaan menyambut pernikahan Cecil, Kesya juga dilanda harap-harap cemas. Teman laki-laki dekatnya, si Jansen yang fotografer dan tukang grogi, tak kunjung menembaknya. Namun Kesya yakin, Jansen-lah cinta sejatinya. Tinggal menunggu waktu.

Enam bulan lagi, Cecil akan menikah dengan Alo, pacarnya selama sepuluh tahun terakhir. Kini Kesya harus ikut pusing dengan segala persiapan pernikahan Cecil, mulai dari gaun pengantin, catering, sewa gedung, dekorasi panggung, dan banyak hal lain. Tak cuma itu, Kesya makin dibuat tujuh keliling dengan kehadiran mantan pacar Alo, sikap mama Alo yang tidak menyukai Cecil, sampai pernikahan yang hampir batal.

Apalagi ada Marco, bestman Alo yang nyebelin dan... Merokok!
Ah, Kesya benci perokok!

--o--

Dan aku juga benci banget sama perokok!

Novel ini, walaupun kerepotan menjelang pernikahan Cecil-Alo terlihat sangat berlebihan, tapi tetap saja menunjukkan keseruannya. Sempat ngakak di beberapa bagian, karena sekali lagi keseruannya.

Beberapa adegan dalam novel ini memang terkesan agak terburu-buru. Irena tidak secara baik-baik menjelaskan bagaimana Kesya akhirnya memutuskan kepada siapa hatinya berlabuh. Selain bikin pembaca (macam saya) bingung, kesan romantisnya juga nggak terlalu terasa. Sayang sekali, andai saja Irena nggak terlalu buru-buru dan menikmati setiap detik keromantisan yang ia jalin dalam novel ini, kayaknya aku bisa jatuh cinta sama *tiiiiittttt*.
*satu bintang melayang*

Tokoh utama yang terkesan kalem, sopan dan imut-imut, terkesan kontras dengan Cecil yang drama queen dan hiperbol adalah formula yang unik. Yah, biasanya kan kita tahunya tokoh utama yang heboh. Aku suka sama formula ini.

Intinya aku suka novel ini karena seru, di samping ada juga kekurangan yang aku temukan. Empat bintang, lumayan kali ya, mengingat aku jarang ngasih lebih dari tiga bintang untuk teenlit terbitan penerbit yang satu ini.

Quick review ya? Aku juga bingung mau bahas apa lagi.
Profile Image for Perpustakaan Dhila.
200 reviews12 followers
April 4, 2016
Kesya, seorang desainer perhiasan, diminta menjadi bridesmaid untuk pernikahan sahabatnya, Cecilia dan Alo. Ternyata menjadi bridesmaid tidak semudah yang ia pikirkan. Mulai dari membantu memilih gaun pengantin, dekorasi ruangan, sampai detil-detil kecil. Belum lagi kehadiran bestman Alo dari Singapura, Marco, yang percaya diri dan ganteng. Juga ada Fanny, sepupu jauh Cecil yang norak abis. Ngakunya sih dari luar negeri, tapi seleranya 'gak banget'. Kesya harus membantu mengurus persiapan pernikahan sahabatnya--udah kayak WO--di tengah kesibukannya sebagai desainer perhiasan dan hubungan anehnya dengan Jansen, seorang fotografer profesional yang punya tingkat kegugupan yang sangat tinggi di depan Kesya.

Duh, cukup lelah juga sih membaca novel ini. Penggambaran karakternya berlebihan. Kesya yang sempurna, sementara karakter lain pasti ada saja cacatnya. Semuaaa. Belum lagi karakter aneh Jansen. Fotografer yang katanya profesional, tapi di depan Kesya bisa gugup sampai kameranya bisa tergelincir. Fanny yang noraknya hiperbolis, Marco yang serba perfect, Cecil yang dramaqueen, serta tokoh-tokoh pendukung yang semuanya aneh. Pokoknya yang 'normal' cuma Kesya.
Selain itu logika ceritanya ada yang bolong sana-sini. Mungkin salah satu hal yang cukup menarik adalah bagaimana pembaca ikut 'sibuk' dalam mempersiapkan pernikahan. Gimana 'rieweh'nya calon pengantin sampai orang terdekatnya, hal apa saja yang perlu disiapkan, dab tentu saja pembaca diajak untuk 'melihat' tugas seorang bridesmaid dan bestman dalam menyiapkan pernikahan orang terkasih. :)
153 reviews84 followers
August 4, 2013
Jadi bridesmaid memang bikin sport jantung! Bridesmaid harus siap membantu mempersiapkan pernikahan, siap menerima curahan hati calon mempelai wanita yang stres berat, dan semua itu harus dilakukan Kesya Artyadevi di sela-sela kesibukannya merancang perhiasan pesanan klien, melayani klien yang heboh dan gila perhiasan, serta mengikuti pameran perhiasan bertaraf internasional.

Tapi itu belum seberapa!

Tambahkan kerepotan itu dengan:
1. Cecilia Almira Saraswati, si calon pengantin wanita yang drama queen dan supersibuk.
2. Finna Salsabila, sepupu Cecil yang ribet dan selalu ikut campur dengan gayanya yang ajaib.
3. Tante Jessica Lionel Andersen, calon mertua Cecil yang tidak menyukai Cecil dan tidak menginginkan pernikahan terjadi.
4. R.A Sekar Ningrum, mantan pacar calon suami Cecil yang ingin merebut kembali sang calon pengantin laki-laki!!!

Semua itu membuat Kesya double repot!!!

Hmmm.... tapi tentu ada sesuatu yang dapat menghapus semua kerepotan yang dialami Kesya.

Apa ya?

Mungkinkah Marco Raphael Eagan, si bestman dengan senyum seksi dan menawan....?
Profile Image for Meita.
10 reviews23 followers
January 22, 2014
Berharap banget bisa kasih bintang 4, tapi sorry Mbak Irena....

Dari Judul yang terlintas pertama kali adalah ini cerita soal pendamping di acara nikahan. Dari cover, I can tell it has 4 player in it, yang saling berkaitan, saling berhubungan, maka ceritanya juga bakal seputar 4 orang itu, tapi terpusat pada sang bridesmaid.

Masuk ke cerita, masih ngeraba - raba arahnya.
Makin masuk, makin aku habisin sekian halaman, makin nggak menemukan kalo ini adalah cerita sang bridesmaid, Kesya.
Perasaan malah The Bride, Cecil, yang jadi tokoh utamanya. Dengan sekian masalah yang dihadirkan. Konflik dengan calon suami, calon mama mertua, sepupu dan konflik dengan dirinya sendiri.
Kesya nya jadi ketimbun gitu. Terlalu datar aja, cerita yang harusnya punya dia, tapi justru lebih menonjolkan tokoh sampingannya.
Perjalanan dia sama Marco kerasanya mulus banget. Biasa. Terlalu pendek, cepet dan manis. Berakhir indah tanpa masalah.
Yang keliatan banget sesuai sama judulnya adalah tugas - tugas dia sebagai pendamping.
Cuma itu.
Tapi apa mungkin itu kali ya yang mau disampaikan sama mbak Irena?
Profile Image for Elsa Puspita.
Author 10 books44 followers
February 3, 2016
Sinetronis and I'm tired of 'krrriiiingggg!!!!'-thing here.

Gaya penulis bukan kesukaan saya. Terlalu banyak telling, gak berhasil ngajak saya ikut ngebayangin narasi yg dibuat.

Saya suka novel romcom, gaya penulisan yg suka ada celetukan-celetukan lucu ala-ala Mia Arsjad atau Ayuwidya, tapi celetukan di sini yg (mungkin) bermaksud buat ngelucu, garingnya luar biasa. Lama2 jadi gengges, bikin saya mengernyit dan bulak-balik berhenti baca. FYI aja, selera humor saya receh. Gampang banget ketawa sama joke2 remeh, yg kadang menurut banyak orang garing. Jadi, kalau saya sampe ngerasa garing, itu berarti udah luar biasa banget garingnya.

Ada beberapa inkonsisten. Jensen punya nada dering pribadi, tapi pas di awal Kesya sempet salah ngira Cecil yg nelepon, padahal si Jensen. Kan udah punya nada dering pribadi, yg berarti beda dari yg lain, jadi harusnya mustahil Kesya salah ngira.

Sejujurnya, baca ini banyak skip, dan gak ngerasa udah ngelewatin apa pun.

Gitulah.

Profile Image for Yola NY.
253 reviews
January 3, 2011
fresh, seru, yah walaupun alur ceritanya terkesan gampang ditebak

ceritanya seputar ttg persiapan pernikahan sahabat si tokoh utama, yg tokoh utamanya ini jadi pendamping pengantin wanita nya. nah, ntar ada konflik romance lah antara bridesmaid ama bestman.

si tokoh utama digambarin di sini dgn karakter yang kalem, gak banyak bikin konflik. justru sahabatnya yang bakalan nikah itu yang terkesan heboh, gak salah sih penulisnya gambarin karakter yg emang dramaqueen abis!

ntar ada scene kejar2an ampe bali, si calon pengantin wanita ngambek gara2 calon pengantin pria datengin mantan pacar pertamanya ke pesta bujangan. yah dramatis abis!

tapi aku suka endingnya yang akhirnya si tokoh utama jadian ama bestman. tuh cowok romantis abis! sampe bingung juga kenapa si tokoh utama awalnya suka ama karakter cowok kikuk, yang apa2 kalau ngomong nyerempet barang di sekeliling ampe jatuh
Profile Image for Jessica.
1,219 reviews40 followers
January 19, 2013
cute storyyyy! hahah. i think i need to buy metropop or teenlit novels.

ceritanya tentang Kesya yg jadi bridesmaid sahabat dekatnya, Cecil. Kesya ini perancang perhiasan. dan dalam novel ini diceritakan tugas Kesya sebagai bridesmaid-nya Cecil, dari bantu milih gaun pengantin Cecil, ngejemput bestman-nya Alo, sampe nemenin Cecil run away ke Bali. juga, kegiatan Kesya sebagai seorang perancang perhiasan, hubungan TTMnya dengan Jansen, sampe hubungan kucing anjing sama Marco. hihihi

endingnya kurang nih, masa cuma sampe DeeDee melongo... tapi gapapa la, saya cukup puas sama ceritanya walopun menurut saya pace novel ini kecepetan. cepet banget tiba-tiba Kesya pacaran sama Marco, trus si Jansen itu jg ga jelas. haha.

ngeliat banyak review sepertinya banyak yg ngga puas sm novel ini, apa ini karena saya udah lama vakum dari genre metropop jadinya merasa lebih puas ya? hehehe. ;)
Profile Image for Fhily.
Author 1 book44 followers
April 27, 2012
Haduuuuh jadi pendamping pengantin aja kok repot sih ._.

Berkisah tentang Kesya yang menjadi pendamping pengantin dalam pernikahan sahabatnya Cecil dengan Alo. Gara-gara itu dia bertemu dengan Marco sebenarnya suka sama karakter Marco u,u cuma menjelang ending rada sirna gitu..., yah sebenarnya sih buku ini sekedar untuk dibaca saja sih ._. sebenarnya jalan ceritanya unik, romancenya juga bikin senyam senyum, saya suka bagian ending cumanya... udah gitu ajaaa coba ada sentuhan dikit pasti bisa tambahin bintangnya... trus masa sih jadi Bridesmaid harus ikut kerepotan pengantin gitu-_-? Bridesmaid itu sama kan kayak Pagar Ayu kan ._.? *pertanyaanyangbodoh ._.
Profile Image for Sylvia Sylvie.
424 reviews8 followers
December 8, 2012
Akhirnya kelar juga baca ni buku. pertama kali liat buku ny di gramedia, ekspetasiku tinggi bgt. Berharap dapat cerita yang mengesankan. Ternyata alur ceritanya naik turun. Di awal-awal cerita kesannya monoton tetapi begitu masuk pertengahan cerita, ceritanya mulai nendang. Sayangnya, tendangan itu kurang kencang karena begitu masuk ke akhir-akhir cerita mulai datar lagi alurnya. Ending ceritanya pun terkesan agak menggantung. Kurang berhasil membuatku "gregetan habis-habisan". Tapi point ceritanya ga buruk-buruk amat kok. Lalu ada beberapa humor yang bisa bikin aku senyam-senyum. :)
Karakternya? Terkesan umum. Marco, pemeran utama cowo, kesannya terlalu perfect. Kurang bisa nyantol di kepala and membuat aku mimpiin dia berhari-hari. Mungkin karena aku lebih suka bad boy kali ya? Lol
Profile Image for Tya's.
12 reviews2 followers
March 8, 2013
Ceritanya bagus tentang Kesya jewel designer yang disibukkan dengan persiapan pernikahan Cecil sahabatnya karena Kesya di daulat jadi bridesmaid.

pertama baca bukunya, langsung malas karena awal cerita langsung dialog satu karakter bukan sebuah deskripsi atau penggambaran latar atau selain dari dialog.
Namun tetap coba terus membaca dan ada beberapa bagian dari cerita yang membuatku seperti membaca sebuah laporan kerja.
Terus, kedekatan dan jadiannya KEsya dan Marco kok singkat dan simple banget. semudah itu sementara Kesya pada saat itu sedang suka sama fotografer kikuk temannya. Kan aneh? Menurutku seharusnya saat MArco mau kiss Kesya dia nolak dan harusnya dia ragu dong antara Marco dan Jansen.

But anyway, i thought this is good story.


Author 10 books22 followers
Read
May 22, 2012
Buku ini sebenarnya aku tulis untuk mengenang masa persiapan pernikahan-ku yang repot dan indah. Aku mulai nulis cerita awal dari buku ini tahun 2006, tapi karena saat itu aku kuliah lagi, menikah, terus punya baby kecil, jadilah buku ini gak selesai2. Sampai tahun 2009 kemarin, waktu jadwal kuliah udah rada renggang, aku iseng buka2 folder file dan nemu cerita ini. Aku pun lanjutin lagi.

Aku sendiri sangat menikmati proses penulisan buku ini. Walau tetap disambi sama kerjaan rumah, nyelesaiin tugas akhir kuliah, bahkan jagain anak yang di-opname! Hasilnya, jadilah buku ini. Semoga kalian suka ya membacanya, seperti aku juga yang suka waktu menulisnya...
Profile Image for Itja.
195 reviews48 followers
January 3, 2013
Novel metropop kebanyakan diawal cerita langsung ke percakapan (saya kurang suka, karena membuat pembaca bingung). Judulnya menarik, cuma saya kecewa terhadap cerita persiapannya pernikahannya kurang detail diceritakan, cerita hanya difokuskan pada fitting pakaian. Sedangkan sewa gedung, undangan, dsb sangat minim ceritanya, seolah hanya lewat begitu saja. TAMBAHAN: karakter Finna & Ningrum lebay banget, nggak masuk akal, sepertinya hanya sebagai "pemanis konflik" calon pengantin.

Mengenai cerita pekerjaan Keisha saya suka banget tuh "Designer Perhiasan", penggambaran setiap desain perhiasan keisha ditulis secara detail oleh penulis.
Profile Image for Nana.
405 reviews27 followers
May 23, 2013
Ini adalah novel yang ceritanya too good to be true buat saya. Enak ya jadi Cecil dan Alo, duitnya free flow bo. Pengalaman saya jadi bridesmaid atau penerima tamu sih nggak ada deket-deketnya sama cerita ini. Nyari kain buat gaun ke pasar, muter2 Mangdu buat milih suvenir, dan.. Bahkan jahit gaun dengan tukang jahit rumahan. Boro-boro beli di bridal yang mahalll. Nah ini bahkan Kesya si bridesmaid sampe punya 2 gaun. Wow!
Tokoh2nya juga sepertinya punya hidup yang asyik. Emang sih ada bumbu2 drama tapi selesainya cepet dan gampang banget.
Pokoknya baca novel ini serasa mimpi.
Tapi gaya bercerita pengarang asyik diikuti sih, jadi saya menikmati juga baca novel ini.

Profile Image for Yessyka Widy.
221 reviews19 followers
July 26, 2014
Kisah Kesya yang menjadi seorang Bridesmaid mengantarkannya pada berbagai kejadian hal baru dan tak terlupakan.
Pasalnya, si calon pengantin yang merupakan sahabatnya sendiri, Cecil, sangatlah ribet, berbeda dengan calon mempelai pria yang sederhana dan manut, Alo.
Ada pula sebuah cinta baru untuknya, Marco, laki-laki Indonesia yang sudha lama tinggal di Singapura, dengan penuh percaya diri dia dapat mengalahkan perasaan cinta Jansen, laki-laki pemalu yang sudah lama dekat dengan Kesya.
Chicklit semacam ini saya suka, ringan, meski awalnya entah rasanya saya tidak bisa merasakan feelingnya, tapi saya bisa senyum-senyum sendiri.. Haha~
Profile Image for Win.
176 reviews4 followers
January 6, 2011
heroine ny biasa aj...g berkesan buat q...

malah cameo ny cecil-alo lbh kuat karakter ny n bikin q pengen tau love story mrk..
bayangkan aj pacaran slm 10 thn...kalo hero-heroine cepat amat...g berkesan bgt!!!

harus ny neh cerita bakal bgs bgt kalo fokus...^^


scene2 paling gokil n buat ngakak tuh keren bgt :
1. pas leleang perhiasan...madame juliat bnr2 buat neh buku oke..
2. kejar2an ala india d bali..wkwkkwkk...
3. sepupu cecil yg sok tajir...n punya penampilan ajaib bgt...
4. jansen yg super gugup...hehhheeee...tiap liat keysa yg ayu lgs deh brg2 ny jth...^^
Profile Image for Ruth Munthe.
203 reviews159 followers
June 27, 2013
The Bridesmaid's story
By Irena Tjiunata

Novel Irene pertama yang aku baca.

Ternyata cerita yang ada didalamnya lebih kebanyakan tentang pemaran utama caweknya yang ngurus pernikahan sahabat karibnya itu. Si pemeran utamanya sih nggak punya konflik. Bahkan proses jatuh cintanya dia dengan Best Man calon suami sahabatnya itu terlalu cepat. But, it's okay. Love comes in every way.

Konflik dari novel ini milik bride and groom-nya. Tapi nggak semua cerita mengahuskan pemeran utama yang punya konflik kan?
Profile Image for Wirya.
100 reviews
November 22, 2013
Baca deh. Ga bakal nyesal.

Alur ceritanya mudah diikuti, tutur kalimatnya juga bersahaja, ceritanya ringan dan ada bumbu-bumbu romannya juga. Dari yang mau baca beberapa halaman sampai akhirnya kayak sales marketer yang dikejar target; baca sampai habis.

Ada beberapa flaws sih.. Saat baca, memang jadi mikir: loh,kok? Tapi secara keseluruhan buku ini enjoyable banget. Sengaja saya tidak selipkan cerita disini, supaya orang jadi penasaran, trus ngebaca buku ini deh.. Memang layak dibaca kok untuk bacaan santai.. Yuk..
Profile Image for Lea Citra.
Author 13 books58 followers
May 29, 2011
Keren!! Ceritanya seru, lucu & detail. Setiap tokohnya punya karakter yang unik dan terasa hidup.

Mungkin hal yang perlu menjadi catatan adalah mengenai alur cerita. Kisah jadian Kesya & Marco terlalu cepat sehingga gregetnya tidak bertahan sampai akhir. Kalau misalnya kisah seru2an mereka masih terus dipertahankan berbarengan dengan serunya problem Cecil buku ini pasti akan jadi jauh lebih menarik.

Tapi tetap two thumbs up Irena. Great job! ^_^
7 reviews
May 26, 2011
Ceritanya lumayan menghiburlah...
walopun dr jdul kelihatan bahwa cerita ini bekisar peran jadi bridesmaid tapi sebenarnya yang dibahas juga kebanyakan sisi pengantin yakni cecil dan alo. Kesha yang berperan sebagai bridesmaid yang juga teman baik cecil dan alo tidak menyangka bahwa dy jg bertemu dengan true loveny melalui perannya sebagai bridesmaid yakni marco yang tidak lain adalah bestman dari alo.
Displaying 1 - 30 of 66 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.