Che Guevara telah menjadi tokoh-pahlawan legendaris terbesar abad dua puluh. Perbuatan-perbuatannya yang romantik dan heroik, ketampanan fisiknya, keberaniannya dalam kehidupan dan kematian, dedikasinya yang teguh terhadap pemajuan revolusi melawan penindasan dan eksploitasi di manapun itu terjadi, kedalamanan rasa kemanusiaannya. keahlian taktis perang gerilya yang brilian, semuanya mendukung pada terbentuknya reputasi besar yang memang layak diterimanya.
Namun Che juga seorang pemikir politik yang hebat dengan orisinalitas dan kekuatan besar. Buku ini memuat tulisan dan pidato-pidato Che; dari catatan-catatan gerilyanya yang sangat menarik, sampai pada analisis mendetail dan piawai terhadap tema-tema dan topik-topik politik penting. Inilah karya yang akan terus relevan sepanjang zaman dan sebuah dokumen kemanusiaan yang sangat mendalam. Guevara menyerukan sebuah kemanusiaan langsung yang jarang ditemukan dalam tulisan-tulisan para bapak Sosialisme.
John Gerassi is professor of political science at Queens College, City University of New York, and is the author ofJean-Paul Sartre: HatedConscience of His Century."
Saya baca kisah Che ini sudah lama, tapi teringat lagi karena saya meninggalkan catatan tertulis yang saya salin disini. Ernesto Guevera lahir 11 Juni 1928 di Rosario, Argentina. Ibunya Celia de La Serna adalah bangsawan, marxis. Masa kecil Che ditandai dengan sakit asma, tapi dia suka baca sampai umur 12 tahun sudah menghabiskan buku Freud. Kata-kata mutiara dari puisi Pablo Neruda tentang Perang Sipil Spanyol yang diingat Che "adalah sebuah kebohongan yang menciptakan kenyataan menyedihkan, yang suara-suara langkahnya terdengar di Madrid yang tidak lagi berdiri."
Che ternyata penyayang binatang, rela naik sampai ke atap untuk menolong burung atau sekadar memberi makan anjing. Saat umur 19 tahun, Che pertama kali ke Universitas Buenos Aires menjadi pramedis sekaligus berkeliling Argentina untuk kali pertamanya. Ia ingin jadi dokter karena neneknya kena kanker. Tahun 1950 Che membuat ramuan Vendaval, menyelesaikan Fk nya hanya 3 tahun lalu ke Amerika, dan berpetualang sampai ke Brazil., Peru, Kolombia bersama temannya Granados yang sudah menjadi doktoer lepra di Venezuela. Pertempuran yang pernah membuatnya tertembak di leher pada 9 Desember 1957 adalah pertempuran Alto de Conrado. Che menikah dua kali, pertama 1955 dengan Hilda lalu 1959 dengan Aleida March.