Jump to ratings and reviews
Rate this book

Prophetic Learning

Rate this book
Prophetic Learning. Inilah metode mengubah kepribadian Muslim pembelajar (pelajar, santri, mahasiswa, otodidak). Menjadikan para Muslim pembelajar memiliki karakter. Bukan lagi sosok yang hanya mengejar skor nilai di ijazah dan gelar.
Prophetic Learning. Sebuah cara belajar yang menimba dari pengalaman generasi pe-menang, dari khazanah sejarah emas Islam.


Menjadikan para Muslim pembelajar berpres-tasi sekaligus berandil di masyarakat. Sehing-ga, kita tak lagi bertanya-tanya: mengapa ilmu yang di sekolah atau di perguruan tinggi tidak memiliki efek dalam membentuk sikap hidup keseharian pembelajarnya?
Prophetic Learning yang dibicarakan dalam buku ini meliputi:

-.Bagaimana menjadi cerdas dengan menata pikiran?
- Bagaimana menjadi cerdas dengan menata mental?
- Bagaimana menjadi cerdas dengan menata sarana belajar?
- Apa dan bagaimana kebiasaan-kebiasaan Muslim Pembelajar?
- Bagaimana menjadi guru inspiratif?
- Mengapa dalam belajar perlu kerja sama?

268 pages, Paperback

First published January 1, 2009

12 people are currently reading
63 people want to read

About the author

Dwi Budiyanto

3 books6 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
22 (40%)
4 stars
22 (40%)
3 stars
9 (16%)
2 stars
1 (1%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Meta Morfillah.
673 reviews23 followers
January 27, 2016
Judul: Prophetic learning (menjadi cerdas dengan jalan kenabian)
Penulis: Dwi Budiyanto
Penerbit: Pro U media
Dimensi: 268 hlm, 14 x 20 cm, cetakan 2 januari 2010
ISBN: 979 1273 30 8

Mengapa ilmu yang di sekolah atau di perguruan tinggi tidak memiliki efek dalam membentuk sikap hidup keseharian pembelajarnya?

Demi menjawab pertanyaan itu, penulis menawarkan sebuah metode baru bernama prophetic learning yang ditimba dari pengalaman generasi pemenang, dari khazanah sejarah emas Islam. Bagaimana Rasul, sahabat dan para tabi'in tabi'at berhasil mengoptimalkan diri mereka.

Menurut buku ini ada skema proses belajar generasi salaf yang terbagi menjadi 4:

1. Cerdas menata pikiran
Semua berawal dari pikiran. Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. Jika kita berpikir bisa, maka akan bisa, dan sebaliknya. Untuk menata pikiran, kita bisa melakukan 4 hal berikut: eliminasi/menghilangkan pikiran-pikiran negatig yang ada dalam diri, substitusi/mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif, visualisasi/membuat gambaran nyata tentang keinginan-keinginan kita, dan ekspektasi rabbani/mengharap pada Allah melalui doa.

2. Cerdas dengan menata mental
Pikiran menentukan arah, sementara mental memberikan suntikan energi yang akan menghasilkan tindakan. Empat hal yang dapat dilakukan untuk menata mental adalah menumbuhkan kemauan, melahirkan efikasi diri/keinginan yang kuat untuk sukses, mendayakan kesabaran (sabar dalam menghadapi kekurangan sarana, sabar dalam menangkal godaan selama belajar, dan sabar dalam memahami materi), dan menciptakan zona nyaman.

3. Cerdas menata fisik
Ketika jiwa begitu menggelora, maka fisik pun harus kuat mengikutinya. Sebab itu kita harus memperhatikan makanan yang dimakan, mengoptimalkan gerakan untuk kecerdasan, dan istirahat yang cukup.

4. Cerdas menjadi guru
Cara tercepat untuk belajar adalah dengan mengajarkan. Sebab fitrah manusia ingin menampilkan yang terbaik dari dirinya di hadapan orang lain (self presentation).

Berikut kebiasaan muslim pembelajar yang akan mendorong munculnya tradisi-tradisi muslim pembelajar:
1. Pada mulanya adalah membaca
2. Raudhah itu bernama perpustakaan dan toko buku
3. Tentang efektivitas baca (rumusnya: jumlah kaya/waktu baca (detik) x 60. Alhamdulillah saya mendapat nilai 334 kata per menit)
4. Menulis, tradisi mengikat gagasan
5. Rihlah ilmiah
6. Tradisi berpikir (tafakur)

Cara rasul mengajar:
1. Beliau menanamkan struktur berpikir ilmiah yang berpijak pada alasan dan dasar hukum yang valid (salih) dan jelas (wadhih)
2. Memberi jawaban tidak sekadar pada pertanyaan, tetapi menjawab dengan kaidah umum
3. Memberi perhatian terhadap potensi murid/mitra belajar
4. Menghubungkan materi dengan kenyataan sehari-hari
5. Memberi apresiasi positif bagi mitra belajar
6. Menyampaikan materi dengan menarik dan variatif

Terakhir untuk melejitkan potensi adalah harus bersinergi. Belajar dari formasi angsa saat terbang yang membentuk huruf V, belajar dari semut dan lebah. Serta menjafi cerdas dan berkarakter.

Secara keseluruhan, saya tertarik membaca buku ini sebab kata pengantarnya yang membuat saya ngejlebb... yaitu ketidaksingkronan antara ilmu yang kita dapatkan dengan keseharian kita. Lalu jawabannya adalah ke akar niat atau motivasi belajar kita. Namun semakin masuk ke isi, saya merasa yang dibahas biasa saja. Meskipun penulis sudah berusaha membuat beragam lembar perubahan, program ikhtiar dan sebagainya untuk mengajak pembaca membuat perubahan setelah membaca buku ini. Gaya bahasanya cukup ringan, dan mengalir.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Historia vitae magistra.
Pengalaman adalah guru terbaik."

"Seringkali yang membuat ujung pena terhenti menuangkan kata adalah keinginan untuk melahirkan tulisan yang banyak disanjung orang. Padahal, yang memecahkan kebuntuan adalah sikap apa adanya dalam menuturkan kebenaran." Moh. Fauzil Adhim (Hlm. 193)

"Tidak ada pahlawan yang dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar dengan hanya mengandalkan satu sumber energi. Misalnya, dengan hanya mengandalkan energi jiwa tanpa bantuan energi lainnya. Seorang pahlawan bekerja dengan keterlibatan seluruh instrumen kepribadiannya." (Hlm. 242)

Meta morfillah
Profile Image for Nur Astri.
35 reviews21 followers
May 4, 2014
Saya membeli buku ini dengan rasa ingin tahu metode Rasulullah SAW belajar dan berharap saya dapat menerapkannya dalam kehidupan. Awalnya saya sedikit kecewa karena muatan yang saya harapkan (tentang Rasulullah) tidaklah banyak. Namun demikian, banyak sekali pelajaran berharga dari buku ini. Saya menjadi ingin membaca lebih banyak buku, saya jadi memahami bahwa banyak hal yang saya alami adalah proses pembelajaran dan yang paling penting saya semakin mantap untuk menjadi muslim pembelajar dan pengajar sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Buku ini tidak begitu tebal, tapi sangat sarat akan hikmah. Setelah menyelesaikan membacanya, kekecewaan saya di awal berganti dengan rasa syukur yang teramat, karena telah memutuskan membeli dan membaca buku ini.
Profile Image for Evyta Ar.
193 reviews7 followers
July 15, 2015
isinya bagus sih menurut saya. cuma ketika saya baca di usia sekarang ini agaknya kurang ngena gitu. mungkin kalo saya bacanya saat masih kuliahan dan aktif juga di organisasi, efeknya bisa lebih ngena. tapi karena saya bacanya di usia yang tak lagi muda (uhuk ... sok tua haha), rasanya beda. tambah lagi muatan di dalamnya terlalu luas si penulisnya membahas. rasanya seperti banyak bagian buku dicampur jadi satu. agak lambat saya mencerna bagian demi bagiannya.

inti dari buku ini sebenarnya ingin mengajarkan kita untuk menjadi seorang pembelajar yang efektif seperti para generasi terdahulu lewat optimalisasi potensi akal, hati dan fisik.

review lengkap bisa dibaca di sini http://www.lensabuku.com/2060/prophet...
Profile Image for Rian Widagdo.
Author 1 book20 followers
November 8, 2017
Judul : 4/5
Sampul : 2/5
Pembuka : 3/5
Isi : 5/5
Bahasa : 3/5
Penutup : 4/5
Blurb : 4/5

TOTAL : 4/5

~Rekomendasi : 5/5
1 review
Currently reading
April 6, 2021
Budiman Dwi, Prophetic Learning Menjadi Cerdas dengan jalan Kenabian
Profile Image for Puji Lestari.
88 reviews21 followers
September 26, 2012
Awalnya, saya menyesal mengapa tidak membaca buku ini sejak masih jadi mahasiswa semester awal. Tapi benar kata mbak Ziy, penyesalan itu tidak perlu.

Karena buku ini tak hanya berisi tentang bagaimana menjadi pribadi pembelajar ketika masih kuliah saja, tetapi buku ini merangkum cara cerdas menjadi pribadi pembelajar seumur hidup.
Long life learner....

Dilengkapi dengan metode aplikatif untuk mencapai target, so inspiring.
Benar-benar menggugah dan meluruskan kembali motivasi belajar. recommended buat goodreaders yang belum sempat baca buku ini.

Salam, pembelajar! :)
Profile Image for Agus.
24 reviews
January 12, 2015
Sebuah buku konfrehensif yg membahas etos belajar muslim. Tidak melulu ditataran normatif tapi juga aplikatif bagaimana seorang muslim menjadi pembelajar efektif. Pembeda yg khas dibandingkan dengan buku bertema pembelajaran (learning) lainnya adalah semangat penulis menyajikan khasanah tradisi dan etos belajar dari generasi awal Islam yg dibimbing dengan Al Quran dan Sunnah Rasulullah saw hingga mencapai masa-masa kegemilangan. Itulah role model bagi muslim masa kini untuk menjadi pembelajar efektif dibawah naungan iman agar mampu menunaikan tugas khalifah Allah di muka bumi.
Profile Image for Anisah.
120 reviews3 followers
July 11, 2016
Buku yang cukup bagus untuk membangkitkan motivasi belajar, terutama pada bab-bab awal. Selain berisi hal-hal yang sifatnya ruhiyah. banyak berisi tip-tips praktis yang bisa diterapkan (y)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.