Jump to ratings and reviews
Rate this book

Papua Road Map: Negotiating the Past, Improving the Present and Securing the Future

Rate this book

248 pages, Paperback

First published March 1, 2009

13 people want to read

About the author

Muridan S. Widjojo

4 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (33%)
4 stars
8 (53%)
3 stars
2 (13%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Septyawan Akbar.
111 reviews13 followers
December 12, 2020
"Pada 1959 persentase pendatang masih kurang dari 2%, meningkat 4% pada 1971, dan menjadi lebih dari 35% pada 2000. Pada 2005 diperkirakan penduduk pendatang menjadi 41% dan melonjak 53,5% pada 2011. Tidak lama lagi orang asli Papua menjadi minoritas di tanah Papua. Dengan pergeseran mayoritas dan kini dengan cepat sedang menjadi minoritas, perasaan terdesak dan terancam jelas menghantui. Di daerah perkotaan, secara kasat mata orang asli Papuas sendiri bisa menyaksikan bahwa pendatang ada di mana-mana (omnipresent) dan tampak dominan. Perasaan terdesak dan cemas ini direpresentasi dengan munculnya wacana di kalangan intelektual bahwa Orang Papua sedang terancam kepunahan atau bahkan Elmslie menyebutnya sebagai slow motion genocide" - hlm. 47-48

"Sampari berarti bintang pagi atau bintang kejora yang merupakan simbol masyarakat Papua, berasal dari legenda mesianistis (ratu adil) Manarmakeri. Ia memiliki kekuatan gaib dan mampu memberikan kelimpahan bahkan imortalitas kepada masyarakat Papua melalui sampari. Karena dikecewakan ia pergi ke arag barat, namun dipercaya akan kembali dan membawa koreri--sebuah kesejahteraan baru bagi masyarakat Papua" - hlm 64-65

Dalam latar belakang perayaan tahunan 1 Desember "kemerdekaan Papua" yang seringkali membuat gondok aparat negara, dan siklus yang tak habis dari diplomat Indonesia untuk menyangkal kekerasan Papua sebagai hoax--saya menyelesaikan buku penelitian ini. Menarik, dan memberikan pemahaman lebih utuh mengenai persoalan Papua, dan LIPI yang dianggap memiliki imparsialitas memadukan dua sudut pandang: "NKRI Harga Mati" dan "Papua Merdeka Harga Mati". Sebagai mahasiswa sosial politik, banyak yang saya dapat dan pahami, dan sepanjang pengalaman saya membaca, LIPI berhasil menjaga imparsialitas itu.

Penelusuran sosial-politik permasalahan yang dialami Papua, dan perspektif sejarah daripadanya. Perpecahan dua kubu yang juga dipengaruhi oleh kebijakan divide-et-empera pemerintah kolonial Belanda. Sejarah panjang kekerasan dan genosida perlahan yang dilakukan Indonesia yang menjadi memori trauma kolektif. Dan kebobrokan elit Papua, yang terlepas telah dilakukan dipapuanisasi melalui Otsus berfokus untuk mengkayakan diri, dan melimpahkan harta, dan kekuasaan selama dan sebanyak mungkin. Banyak terdapat bias tentu, penekanan yang kuat akan posisi Papua, terlepas kegagalan pemerintah Indonesia, untuk menjadikannya sebagai bagian penting dari NKRI, untuk tetap terus bergabung dengan Indonesia--terlepas sejarah panjang kekerasan HAM. Saya harus membaca perspektif lain seperti Seakan Kitorang Setengah Binatang (2014), untuk memahami lebih mengenai kekerasan HAM di Papua melalui sudut pandang individu.

Namun, terlepas hal tersebut buku ini menarik dan informatif untuk dibaca, dalam upaya memahami permasalahan Papua secara utuh.
Profile Image for Puri Kencana Putri.
351 reviews43 followers
March 21, 2014
This book is recommended to read for those who have a profound concern of peace and justice initiative and constructive process in Papua. For me, this book is like a 21st social science "bible", not just because of the name of the authors, but more on the coherency, synergy, and strengthened ideas on how to deal with a delicate peace process in Papua.
Profile Image for Librari Books.
38 reviews1 follower
August 1, 2023
https://www.tokopedia.com/librari/pap...
Buku "Papua Road Map - Negotiating the Past, Improving the Present and Securing the Future" karya Muridian S. Widjojo memberikan pandangan yang mendalam dan solusi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan kompleks di Papua. Buku ini menggambarkan upaya untuk menyelesaikan konflik, meningkatkan kondisi saat ini, dan menjaga masa depan yang aman dan sejahtera bagi Papua.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.