Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kesastraan Melayu Tionghoa dan Kebangsaan Indonesia #7

Kesastraan Melayu Tionghoa dan Kebangsaan Indonesia Jilid 7

Rate this book
Buku ini merupakan jilid ketujuh dari seri Kesastraan Melayu tionghoa, khazanah sastra yang sudah lama terpendam dan terlupakan. Isi dari jilid ketujuh ini a.l : Peniti-dasi Barlian (1922) oleh Tan King Tjan, Kota Medan Penu dengen Impian atawa Nyai Tertabur dengen Mas (1928) oleh Juvenile Kuo, Harta yang terpendem (1928) oleh Sie Lip Lap, Gadis Lobang Kubur (1953) oleh Kwee Khee Soei.

626 pages, Paperback

First published January 1, 2003

1 person is currently reading
18 people want to read

About the author

Marcus A.S.

28 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
2 (25%)
3 stars
5 (62%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
670 reviews13 followers
October 1, 2011
The first book I read about the life of Chinese Indonesian during ~1920 period. Very interesting, indeed.

The similarity of values told in the stories by these four writers made me quite sure that these were the values held among the people at the time. That explained quite a bit of how we become now, and how my parents' values came about.

The disappointing aspect of these four writers was that they seemed so scared to explore the nature of man (or woman) deeper than just a couple of centimeters below the skin. Nobody dared to dig deeper into human's nature, heart, passion, and intention. The result was stories just about the everyday life and intrigues, and nothing about the mind and spirit.
Profile Image for rully.
35 reviews3 followers
December 19, 2011
sedikit mengecewakan. Jika saja saya membaca cerita2 di buku ini pada masa terbitnya, mungkin saya tidak akan kecewa, karena tulisan seperti ini pasti menjadi sangat populer. Namun ketika kita membacanya di saat sekarang, tidak ada yang istimewa dari lima cerita di dalam buku ini.

Buku ini merupakan jilid ketujuh dari seri kesastraan melayu tionghoa dan kebangsaan terbitan KPG. seri kesastraan ini mengangkat karya sastra penulis peranakan etnis tionghoa di Indonesia yang sempat ramai. Menurut catatan seorang ahli sejarah (saya lupa namanya) dia mencatat dalam kurun waktu 100 tahun sejak 1870 hingga 1960-an tak kurang 800-an penulis keturunan tionghoa menghasilkan 3000-an karya.

Pada jilid ke tujuh ini, berisi lima tulisan dari empat penulis, bertema tentang pernyaian pada masa itu.

dapet buku ini di bazaar buku dengan harga diskon yg lumayan ringan :D semua teks masih menggunakan ejaan sebelum EYD, maklum teks paling muda di buku ini diterbitkan pada tahun 1953 (Gadis Lobang Kubur) karya Kwee Khee Soei, agak sedikit menyulitkan saat pertama kali membaca.
20 reviews
February 23, 2011
alur cerita masalalu dan latar belakang masalalu membuat kita sedikit berkerut dan ikut menghafalkan istilah2 bahasa belanda maupun tionghoa serta bahasa akulturasinya dengan bahasa pribumi indonesia.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.