Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Ifa Inziati.
Showing 1-20 of 20
“Nggak ada rasa yang cuma satu. Di balik benci pasti ada cinta, di balik cuek pasti ada sayang, masa di balik pahit aja nggak bisa ada rasa manis? Makanya, kamu harus tahu cara menikmatinya dulu. Hidup juga sama kayak kopi, kerasa pahit kalau nggak tahu cara menikmatinya.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“That’s why gue gak nggak percaya bakat. My talent is the passion. Bakat itu kita yang ciptain, bukan anugerah semerta-merta dari langit.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Kamu nggak mungkin tahu apa itu lenyap kalau tidak pernah menemukannya sejak awal. Kamu boleh sadar kalau kamu cinta saat itu ada, tapi kesadaran saat tiada itu seperti panah yang melesat dari jauh dan menusuk kepala. Tak terdengar, hanya langsung sakit.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Nggak ada yang lebih pengertian dari kopi. Ia selalu ada kapan pun kita butuh. Dan, ia nggak pernah rewel, nggak pernah ngambekan. Ia juga wangi dan hangat. Sempurna banget, kan?”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Tidak ada yang pernah tahu akan jadi apa seseorang di masa depan nanti, tapi setiap manusia dapat berusaha sebaik-baiknya.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Terkadang, orang yang menangis adalah orang yang kuat karena mampu mengatur seberapa besar beban yang bisa ditanggungnya.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Tak ada yang ingin dijadikan pelarian, Alita. Bahkan kota ini.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Mungkin ini alasan kenapa orang Italia menyukai masakan: mereka bisa kabur dari kenyataan dengan makan.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Namun, seiring waktu, semakin aku mengerti tak semua doa dikabulkan, dan aku merasa meniup lilin adalah sia-sia.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Kamu boleh melihat-lihat luar, tapi carilah jiwa itu di dalam hati. Karena, memang nggak pernah ke mana-mana sejak kamu ada di dunia.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Kita memang semestinya melewati beberapa tahap dulu sebelum menjadi diri kita yang sekarang.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Yang jelas, usaha itu bukanlah membiarkannya di pojok tangga, tapi menyusun kembali bagian-bagian yang berantakan, menambah komponen yang hilang, serta ketekunan. Dan semuanya hanya butuh waktu.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Bakat istimewa kamu, pasti juga ada hubungannya dengan jalan yang kamu tempuh. Tenang saja.”
― 28 Detik
― 28 Detik
“Di balik secangkir kopi, ada sebuah cerita panjang yang membuatnya sedap dan memikat. Cerita saat masih menjadi bibit, melalui berbagai mesin hingga akhirnya diantar ke mejamu. Tanpa cerita, minuman hitam itu tidak akan dapat ditemukan keindahannya yang bertahan melewati zaman.
Dan, kita seperti kopi. Berproses, berjuang, berkorban. Semua demi keindahan pada akhir cerita. Kopi mengajarkan kita, tidak ada yang singkat untuk menjadi sesuatu yang menakjubkan.”
― 28 Detik
Dan, kita seperti kopi. Berproses, berjuang, berkorban. Semua demi keindahan pada akhir cerita. Kopi mengajarkan kita, tidak ada yang singkat untuk menjadi sesuatu yang menakjubkan.”
― 28 Detik
“Ya, aku menaiki kereta tanpa tujuan di dalam pikiranku, tapi begitu sampai, ternyata aku justru dituntun pada tujuan baru, pengalaman baru, juga makna hidup baru.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Tidak semua kereta tanpa tujuan itu buruk. Terkadang kita butuh mengambil risiko, meski awalnya dilakukan sedikit ceroboh dan tanpa pikir panjang.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
“Cobalah percaya bahwa bagaimanapun hatimu nanti, perubahan akan terjadi dan kau dapat menerimanya.”
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan
― Un Treno Per Non So - Kereta Tanpa Tujuan




