Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Sabda Armandio.

Sabda Armandio Sabda Armandio > Quotes

 

 (?)
Quotes are added by the Goodreads community and are not verified by Goodreads. (Learn more)
Showing 1-27 of 27
“Kita ini sangat ingin dibilang orang kota, sampai-sampai kita lupa, kampungan memiliki makna yang romantis. Dan si orang kota ini terus menerus mengeluh soal betapa buruknya tata kota, kemacetan, dan membanding-bandingkan keadaan dulu dengan sekarang. Lalu mereka dengan tak tahu diri memuja-muja harum tanah basah, mencari udara segar ke hutan, memotret langit senja di gunung atau matahari terbenam di laut, tapi nggak ada yang mau hidup di kampung atau merubuhkan kota mereka dan menjadikannya kampung lagi. Mereka takut kehilangan kemapanan yang mereka bangun untuk menunjang hidup enak dan praktis. Yang bisa mereka lakukan hanya mengkhayal tentang kehidupan desa sambil minum kopi.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Menurutku jatuh cinta itu nggak indah-indah amat. Kau buka hatimu supaya seseorang masuk ke dalam, kau jaga dia agar betah dan sehat, dan seterusnya, dan seterusnya. Seperti memelihara orang lain di dalam tubuh sendiri. Sialnya, kau nggak punya perangkat untuk sepenuhnya memahami orang lain.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Ingat, Sahabat, tiada yang lebih berbahaya selain cerita yang memaksamu percaya bahwa kebaikan selalu mengalahkan kejahatan, sebab ia akan membuatmu tumpul dan zalim.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Sebab buku nggak akan menyakiti pembaca seperti manusia menyakiti manusia lain.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Keramaian adalah dengung yang semakin didengarkan justru membuatmu kesepian. Orang-orang terus bicara; berbagai jenis suara berlintasan hingga telingamu penuh tetapi kepalamu kosong. Tidak mengerti apa-apa, bukan bagian dari apa-apa.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Aku tidak suka ide tentang perang. Ketidaksukaanku itu sudah melewati batas benci. Aku pikir, dengan ikut perang artinya secara tidak langsung aku menyetujui ide itu sekalipun tujuannya hanya untuk membela diri.' Kek Su kelihatan bersungguh-sungguh dengan ucapannya. 'Waktu itu aku masih muda. Perang benar-benar menyebalkan, tidak ada yang menyenangkan ketika kau melihat orang tertembak di kepala, atau melihat tumpukan mayat berserakan seperti bangkai tikus. Sama sekali tidak menyenangkan. Aku memilih tidak peduli, aku tidak peduli siapa menang siapa kalah, tidak peduli pada akhirnya siapa menjajah siapa, aku bahkan tidak peduli ada atau tidak adanya negara. Selama aku merasa tidak dijajah siapa pun, maka aku bebas. Bagiku yang penting saat itu adalah perang segera berakhir. Kira-kira seperti itu. Wangi nyawa manusia tercium di setiap sudut kota, dan ketololan itu nampaknya tidak akan lekas berakhir. Aku benar-benar merasa sendirian.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Rindu memang nggak pernah sederhana,bukan?”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Karena aku tidak tahu harus memercayai siapa akhir-akhir ini. Rasanya orang-orang gemar membuat kita tersesat. Jadi, kupikir, aku harus membuat peta milikku sendiri. Jika nggak ada lagi yang bisa dipercaya, kau mau percaya siapa lagi selain kepada dirimu sendiri?”
Sabda Armandio
“Aku pernah mendengar orang-orang yang membakar hutan sering teriak-teriak ‘cari uang buat makan’. Jadi kupikir kalian makan uang,” ujar Orang Utan sambil menggosok-gosok kepalanya.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“...ia melamun dengan tatapan sekosong orang yang merasa tak perlu lagi membayangkan masa depan sebab masa depan akan sama dengan apa yang ia lakukan kemarin dan saat ini.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Mungkin iya, suatu hari aku mau jadi petani. Mencangkul sambil menyanyikan lagu-lagu AC/DC, kayaknya gagah sekali. Aku baca di koran, katanya pembangunan mal di Jakarta masuk rangking sepuluh besar di dunia, dan orang-orang bangga. Aku justru heran, sebenarnya itu kemajuan atau kemunduran, sih?”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Yang kutahu, tak ada alasan bagus untuk mengakhiri hidup, sebagaimana tidak ada alasan bagus untuk terus hidup.”
Sabda Armandio
tags: quote
“Mulutku bersekongkol dengan otak untuk melindungi diriku sendiri dari perasaan-perasaan yang mungkin muncul jika aku mengetahui lebih banyak.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Ia belum selesai, sebenarnya, aku tahu. ia hanya ingin segera mengakhirinya.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Kata Carl Jung, pertemuan dua kepribadian itu seperti kontak dua substansi kimia: jika ada reaksi, keduanya akan bertransformasi.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
tags: quotes
“Dan sesuatu yang sudah masuk ke dalam ketiadaan tidak bisa keluar lagi, mereka sudah kembali ke fitrahnya-dari tiada, menjadi ada, lalu menjadi tiada lagi.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Karena aku tidak tahu harus memercayai siapa akhir-akhir ini. Rasanya, orang-orang gemar membuat kita tersesar. Jadi, kupikir, aku harus membuat peta milikku sendiri.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Tapi, menurut pengakuan Kik, Njet tidak membuat Kik tertawa, Njet hanya membuat Kik berpikir bahwa lelaki di sisinya adalah seorang manusia sungguhan, bukan monster manipulatif yang berjalan dengan dua kaki sepertiku.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Barangkali orang yang gemar memuliakan dirinya sendiri adalah orang yang paling sedih sekaligus menyedihkan di muka bumi.”
Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
“Bagi Kik, tidak ada penjelasan yang cukup: satu penjelasan akan melahirkan pertanyaan baru, dan satu pertanyaan baru akan menyeret pertanyaan lain, dan seterusnya.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Seseorang pernah berkata bahwa fiksi harus masuk akal, sementara kenyataan tidak.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Aku ingin kau menjadi temanku, bukan menganggapmu teman. Itu hal yang berbeda.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Apa yang tidak membunuhku besok akan membunuhku lusa, Njet.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Cuma penulis hebat yang bisa membuat pembacanya anteng, tak peduli berapa pun jumlah halamannya.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“...Cuma penulis hebat yang bisa membuat pembacanya anteng, tak peduli berapa pun jumlah halamannya." -Gaspar”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Orang-orang baik melakukan hal jahat dan beralasan apa yang dia lakukan demi kebaikan. Kita akan selalu menemukan pembenaran terhadap apa pun.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
“Semua orang terlahir untuk menjadi keparat dan siapa pun yang berkata sebaliknya pastilah delusional atau, kalau tidak, ya pendusta kelas berat.”
Sabda Armandio, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif

All Quotes | Add A Quote
24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif 24 Jam Bersama Gaspar
1,146 ratings
Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya Kamu
461 ratings
Dekat dan Nyaring Dekat dan Nyaring
219 ratings
Berita Kehilangan Berita Kehilangan
118 ratings