Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Andrea Hirata.
Showing 1-30 of 228
“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi sepahit apapun keadaanya.”
―
―
“Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerima yang Sebanyak-banyaknya. (Pak Harfan)”
― Laskar Pelangi
― Laskar Pelangi
“Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!”
― Cinta di Dalam Gelas
― Cinta di Dalam Gelas
“Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas lingkaran cahaya senter itu.”
―
―
“Pesimistik tidak lebih daripada sikap takbur mendahului nasib.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“u r what u read
u r what u write”
―
u r what u write”
―
“Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.”
― Edensor
― Edensor
“Orang-orang itu telah melupakan bahwa belajar tidaklah melulu untuk mengejar dan membuktikan sesuatu, namun belajar itu sendiri, adalah perayaan dan penghargaan pada diri sendiri. (hlm. 197)”
― Padang Bulan
― Padang Bulan
“Jika berfikir positif, ternyata mengenal seseorang secara emosional memberikan akses pada sebuah bank data kepribadian tempat kita belajar banyak hal baru.”
―
―
“Itulah penyakit kalian, orang Melayu. Terlalu manja, banyak teori kiri kanan, ada sedikit harta, ada sedikit ilmu, sudah sibuk bersombong-sombong....”
―
―
“Langit adalah kitab yang terbentang" - Sang Pemimpi”
―
―
“...berbuat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri, itulah sesungguhnya sikap yang realistis.”
―
―
“Ajaibnya waktu, masa lalu yang menyakitkan lambat laun boleh berubah menjelma menjadi nostalgia romantik yang tidak ingin dilupakan.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati... - Arai”
―
―
“Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan. Disebabkan hal itu, umat Islam disarankan melihat banyak tempat dan bertemu dengan banyak orang supaya nasibnya berubah”
― Padang Bulan
― Padang Bulan
“aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun fikiran negatif tentang orang lain.”
― Cinta di Dalam Gelas
― Cinta di Dalam Gelas
“...ilmu demikian luas untuk disombongkan...”
―
―
“Sudah kukatakan padamu, Kawan, di negeri ini, mengharapkan bahagia datang dari pemerintah, agak sedikit riskan”
―
―
“aku tak habis mengerti, mengapa orang-orang gampang sekali mengata-ngatai pemerintah. Kalau bicara, sekehendak hatinya saja. Apa mereka kira gampang mengelola negara? Mengurusi ratusan juta manusia? Yang semuanya tak bisa diatur. Kalau mereka sendiri yang disuruh mengurusi negara, takkan becus juga!”
― Cinta di Dalam Gelas
― Cinta di Dalam Gelas
“Kawan, kadang kala, cinta dan gila samar bezanya”
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
“Namun, ternyata, jika seseorang hanya memikirkan seseorang, bertahun-tahun, dan dari waktu ke waktu mengenai isi hatinya sendiri dengan cinta hanya untuk orang itu saja, maka saat orang itu pergi, kehilangan menjelma menjadi sakit yang tak tertangguhkan, menggeletar sepanjang waktu. (hlm. 238)”
― Padang Bulan
― Padang Bulan
“jika anda memiliki kesempatan mendapatkan cinta pertama di sebuah toko kelontong, meskipun toko itu bobrok dan bau tengik, maka rebutlah cepat-cepat kesempatan itu, karena cinta semacam itu bisa menjadi demikian indah tak terperikan! ”
―
―
“Maka di negeri ini, para pemimpi adalah pemberani. Mereka Kesatria di tanah nan tak peduli. Medali harus dikalungkan di leher mereka.”
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
“Tak ada yang dapat dicapai di dunia ini tanpa usaha yang rasional.”
―
―
“Aku telah mengidap sakit gila nomor enam belas: yakni penyakit manusia yang membuat dunia sendiri dalam kepalanya, menciptakan masalah-masalahnya sendiri, terpuruk di dalamnya, lalu menyelesaikan masalah-masalah itu, sambil tertawa-tawa, juga sendirian.”
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang





