Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Yuli Pritania.
Showing 1-30 of 63
“He's just my first love. My first crush. Maybe that's why they called it crush. Because it indeed crush you. Literally. Break your heart. Leave pain. Rip you apart.”
― On(c)e
― On(c)e
“Karena menurutku hal teristimewa di dunia adalah waktu. Satu-satunya hal yang paling konstan di muka Bumi. Dia terus bergerak, tidak pernah mundur, hanya terus melangkah maju. Menurutku, masa lalu membentuk diri kita yang sekarang, dan masa sekarang adalah cerminan tentang akan menjadi seperti apa kita di masa depan. Jadi tidak ada yang ingin kuubah. Aku menyukai diriku yang sekarang. Apa yang kini sudah kudapatkan, apa yang pernah terlepas dari genggaman, dan apa-apa yang belum terealisasikan.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“What will you do if I kiss you right now?"
"I'll kiss you back."
"In what way? Sweet, soft, and slow like a first kiss? Or passionately and rude until I make you breathless?"
"Just do it on your own style."
"Bad then. I've never kissed any woman before.”
― On(c)e
"I'll kiss you back."
"In what way? Sweet, soft, and slow like a first kiss? Or passionately and rude until I make you breathless?"
"Just do it on your own style."
"Bad then. I've never kissed any woman before.”
― On(c)e
“Aku ingat kenapa aku mencintaimu.
Waktu itu pagi dan gravitasi Bumi sedang tidak berbaik hati. Kau yang membelakangiku berbalik dan aku, untuk kali pertama, menatap wajahmu. Lalu kakiku sepertinya tidak bertugas seperti biasa, karena tubuhku bergoyang, tidak tertopang dengan benar.
Aku ingat kenapa aku mencintaimu.
Saat itu siang. Kita tidak berjumpa dan aku berakhir merindukanmu sepanjang hari. Merana sendiri.
Aku ingat kenapa aku mencintaimu.
Di kala malam, saat semua manusia beristirahat, dan aku malah terpana, menatap wajah lelapmu dan berpikir keras, mengapa hanya dengan melakukan itu saja aku merasa bahagia?
Yang aku tidak ingat... kenapa aku harus berhenti melakukannya?”
― Morning, Noon & Night
Waktu itu pagi dan gravitasi Bumi sedang tidak berbaik hati. Kau yang membelakangiku berbalik dan aku, untuk kali pertama, menatap wajahmu. Lalu kakiku sepertinya tidak bertugas seperti biasa, karena tubuhku bergoyang, tidak tertopang dengan benar.
Aku ingat kenapa aku mencintaimu.
Saat itu siang. Kita tidak berjumpa dan aku berakhir merindukanmu sepanjang hari. Merana sendiri.
Aku ingat kenapa aku mencintaimu.
Di kala malam, saat semua manusia beristirahat, dan aku malah terpana, menatap wajah lelapmu dan berpikir keras, mengapa hanya dengan melakukan itu saja aku merasa bahagia?
Yang aku tidak ingat... kenapa aku harus berhenti melakukannya?”
― Morning, Noon & Night
“They said it just happens once. That you only can love someone in that way once in a lifetime. That it can change your life when it ends.”
― On(c)e
― On(c)e
“Bahwa karena kau menyukai banyak hal sederhana, itu berarti kau akan merasa bahagia karena hal-hal yang sederhana pula.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Malam adalah saat aku kembali padamu setelah hari yang melelahkan. Dan kau membuka pintu, menyambutku dengan senyum di wajah, lalu aku berpikir bahwa... belasan jam yang terlewat bukanlah apa-apa.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Apa yang akan terjadi padaku kalau aku harus meninggalkanmu ya?" Dia bertanya, dengan nada seolah tidak membutuhkan jawaban.
"Tidakkah kau mau bertanya yang sebaliknya?" Joon menawarkan, dan gadis itu meminta penjelasan lewat pandangan. "Kenapa kau tidak bertanya bagaimana aku kalau kau pergi? Tidak penasaran?"
Kali ini, gadis itu ternganga.
"Karena mungkin saja," lanjut pria itu, "aku akan sama menderitanya sepertimu.”
― A (Wo)man's Scent
"Tidakkah kau mau bertanya yang sebaliknya?" Joon menawarkan, dan gadis itu meminta penjelasan lewat pandangan. "Kenapa kau tidak bertanya bagaimana aku kalau kau pergi? Tidak penasaran?"
Kali ini, gadis itu ternganga.
"Karena mungkin saja," lanjut pria itu, "aku akan sama menderitanya sepertimu.”
― A (Wo)man's Scent
“Cinta bukan hanya tentang jatuh pada pandangan pertama, tapi tentang 'tetap' jatuh pada pandangan-pandangan selanjutnya.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Menurutku," ucap Ian setelah menimbang-nimbang jawaban seperti apa yang akan diberikannya. "Penjelasan yang masuk akal adalah seorang pria tidak mencintai seorang wanita karena dia cantik, tapi wanita itu terlihat cantik karena dia mencintainya. Kau pernah lihat 'kan, ada pria-pria yang kalian para wanita anggap tampan, tapi memiliki pasangan yang biasa-biasa saja. Terlihat tidak pantas untuknya. Sesuatu yang seperti itu. Karena pria itu mencintai wanita tersebut, di matanya pasti wanita itu cukup cantik untuk membuatnya berpikir bahwa... dia tidak keberatan untuk menatap wajah yang sama setiap harinya. Kebanyakan wanita sepertinya tidak memahami hal ini.”
― CallaSun
― CallaSun
“Ada banyak hal yang bisa jadi terlupakan, penting ataupun tidak. Seringnya, terjadi karena tertindih oleh memori-memori baru yang berdesakan. Ingatan itu masih ada. Hanya terpinggirkan sementara.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Jangan bahagia terlalu berlebihan. Takaran yang pas jauh lebih baik,kau tahu? Karena yang terlalu banyak itu bisa membuatmu mabuk dan lupa, sedangkan yang terlalu sedikit membuatmu merasa kurang dan terus teringat, pada apa saja yang belum kau dapatkan.”
― CallaSun
― CallaSun
“How about... I'll be with you, each day, and every day on... as long as you want me?”
― On(c)e
― On(c)e
“The best part (or maybe the worst) of loving you is... that I never have any plan to stop.
Because I don't want to reach the end. Too afraid to catch the finish line.
Let me do it slowly, wobbly, as if I'm decrepit.
Because, by doing that, I have many years to go, never ending days to come... enough time... to stuck... with you.
Helplessly addicted, stupidly enraptured... by you.
I love you this way, and will keep loving you this way.
So come... wear your white gown... because there is a ring, waiting for your finger.
A vow, waiting for your mouth to say it out.
A man... waiting for you... to make a commitment to spend every tomorrow... together. Go hand in hand, to any kind of future we maybe have.
Let's be happy. Let me... to make you happy.
Come, marry me, and I will show you what kind of life you will get by laying down your happiness on my hand.
I will be thankful for every second, and I will make you feel the same.
Come, marry me. Because I want to make you my wife, and me, your husband.
Come, start it, and then end it. With me....”
― CallaSun
Because I don't want to reach the end. Too afraid to catch the finish line.
Let me do it slowly, wobbly, as if I'm decrepit.
Because, by doing that, I have many years to go, never ending days to come... enough time... to stuck... with you.
Helplessly addicted, stupidly enraptured... by you.
I love you this way, and will keep loving you this way.
So come... wear your white gown... because there is a ring, waiting for your finger.
A vow, waiting for your mouth to say it out.
A man... waiting for you... to make a commitment to spend every tomorrow... together. Go hand in hand, to any kind of future we maybe have.
Let's be happy. Let me... to make you happy.
Come, marry me, and I will show you what kind of life you will get by laying down your happiness on my hand.
I will be thankful for every second, and I will make you feel the same.
Come, marry me. Because I want to make you my wife, and me, your husband.
Come, start it, and then end it. With me....”
― CallaSun
“Because... in this way... I can have you in my morning, noon, and nightfall. Every day. And I don't have to be scared that you'll push me away.”
― On(c)e
― On(c)e
“Pagi itu... aku akhirnya berpikir bahwa 'inilah orangnya. Dengan gadis inilah aku ingin hidup bersama'. Kau tidak tahu seberapa paniknya aku saat itu. Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku menginginkan komitmen. Dengan seorang wanita yang bahkan hanya aku tahu nama dan pekerjaannya.
Pagi itu... untuk pertama kalinya aku takut menerima kata 'tidak'.”
― Colover
Pagi itu... untuk pertama kalinya aku takut menerima kata 'tidak'.”
― Colover
“The easy one is to fall. The hard one is to ignore. The harder one is to deal with the feeling. The hardest one... is to keep asking... either he/she feels the same or not.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Aku ingin menjadi pagi... tempat kau mengawali hidup, tempat kau memulai hari....”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Happiness is not about... who you are, where you are, what you have... or what you are doing. It is what you think about it. If you think your life is already enough, and that's enough. But if you want something out of your reach, then you will never be satisfied all the time.”
― On(c)e
― On(c)e
“Tapi aku tidak keberatan memberi tahu bahwa... untuk kesekian kalinya dalam satu tahun terakhir... dan untuk pertama kalinya hari ini, aku jatuh cinta pada wajahmu. Lagi.”
― Colover
― Colover
“Lain kali perhatikan jalanmu. Jangan sembarangan menyeberang atau melakukan sesuatu yang berbahaya lainnya. Aku tidak suka mencemaskan orang lain, kau tahu?" ucapnya, terdengar frustrasi. "Aku tidak suka harus berlari menyelamatkanmu.”
― CallaSun
― CallaSun
“Those girls aren't mine; you are. I don't see them. I see you. I've only ever seen you.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Ya, Yeol," angguknya. "Aku akan menunggumu." Dia memberikan sedikit senyum. "Jadi segeralah kembali padaku."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“Kau menua. Aku menua. Dan kita tumbuh menjadi lebih dewasa. Banyak yang berubah, tapi satu hal tetap saja sama. Aku... masih menganggapmu sebagai pusat dunia.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Aku menikahimu, 'kan? Itu artinya aku harus mengingat apa pun tentangmu karena kita akan bertemu dan hidup bersama setiap saat." Dia meletakkan sendoknya lalu meraih sumpit. "Kecuali kau ingin menghentikannya," lanjutnya sambil mengedikkan bahu. "Bertemu dan hidup bersamaku.”
― Colover
― Colover
“I want to be there. In every place you are in. Not because I'm supposed to be or because you trapped me... but because... I'd choose to be with you... than anywhere else in the world.”
― On(c)e
― On(c)e
“Aku mungkin membuat orang lain salah paham karena tatapan," mulainya, " tapi aku tidak pernah membuat orang lain salah paham karena ucapan. Jadi, kalau kau masih mengira bahwa apa pun yang kukatakan padamu hanya kesalahpahaman dari pihakmu saja, lebih baik kau mulai membenahi cara berpikirmu sekarang. Aku sudah pernah memberitahumu," dia mengingatkan, "apa yang kuucapkan, memang itulah yang kumaksudkan."
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
-Song Joon-”
― A (Wo)man's Scent
“I love you now as I write this, and I love you now as you read this. And will love you as long as every people still can read what I wrote for this ending.”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night
“Jika rinduku berdebu karena terlalu tidak bertemu denganmu, maukah kau datang dan membersihkannya untukku?”
― Morning, Noon & Night
― Morning, Noon & Night





