Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Fahruddin Faiz.
Showing 1-7 of 7
“Ternyata semakin banyak tambahan informasi, tidak melahirkan pilihan yang lebih baik, hanya menambah keborosan waktu dan tenaga saja.”
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
“Satu hal paling berbahaya yang bisa dilakukan seseorang adalah menyerahkan kebebasan moralnya kepada orang lain.”
― Sebelum Filsafat
― Sebelum Filsafat
“Apa tidak bisa kita bahagia di dunia dan sekaligus di akhirat? Apa tidak ada pengobatan yang menyenangkan sekaligus menyembuhkan? Apa benar ada yang harus dikorbankan untuk mengatasi masalah kita?”
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
“Jadi, kita tidak pernah berhenti pada fakta, kenyataan, namun biasanya lebih jauh menyusun dongeng kita sendiri dalam pemaknaan.”
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
“Otak manusia memiliki kecenderungan mencari "pola" dan "aturan" sesuai hal-hal yang ada dalam pikirannya. Semakin samar tandanya, seperti suara berisik dalam rekaman, semakin mudah untuk menemukan "pesan rahasia" di dalamnya.”
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
“Sejelimet apa pun kehidupan manusia, pada akhirnya muaranya pasti cuma satu: libido seksual”
― Sebelum Filsafat
― Sebelum Filsafat
“Para pengarang fiksi biasanya lebih ahli dalam mengolah gagasan dan data biasa kemudian menampilkannya secara luar biasa. Itu pun sejenis framing.”
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy
― Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika: membincang cognitive bias dan logical fallacy



