Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Djokolelono.
Showing 1-1 of 1
“Jangan salah terima, adikku," dengan terharu Sri Rama memeluk adiknya. "Aku mengusir kakandamu dewi Sinta bukan karena aku telah tak cinta lagi padanya, tidak. Ketahuilah bahwa Rama masih tetap mencintai Sinta dengan sepenuh hati, namun Rama bukan saja milik Sinta. Rama-mu, Rama yang mencintai Sinta ini, tak tega dan tak rela melihat Sinta menderita. Tapi Rama milik orang Ayodya, harus memenuhi keinginan orang Ayodya. Dan mereka ingin supaya Sinta diusir. Oh, Adikku, tak mengertikah engkau bahwa Rama-mu ini tidak bisa menolak perintah dari Rama orang Ayodya yang menjadi Bapak semua rakyat?" Sri Rama makin deras meneteskan air mata. Begitupun Laksmana yang bersimpuh di kakinya.”
― Lawa dan Kusya
― Lawa dan Kusya





