“
Si ingin sembuh, dari lukanya, dari hidupnya yang selama ini ia nikmati meski yang disuguhkan hari - secangkir getir, adonan kemarahan dan kebencian, dan pedas yang lahir dari mulut-mulut jahat orang di sekitarnya. - Piring Bahagia Si dan Bi
”
―
―
“
Bagaimanapun, manusia tidak akan bisa hidup sendiri, pasti membutuhkan orang lain. - Piring Bahagia Si dan Bi
”
―
―

















