Andina > Andina's Quotes

Showing 1-30 of 279
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10
sort by

  • #1
    Tere Liye
    “Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. MEngerti, walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan. Ketahuilah, memaafkan orang lain sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan memaafkan diri sendiri.”
    Tere Liye, Sunset Bersama Rosie

  • #2
    Cecelia Ahern
    “Holly's theory about the army," Sharon explained.
    And what is it?" Denise asked, intrigued.
    Oh, that fighting for peace is like screwing for virginity.”
    Cecelia Ahern, PS, I Love You

  • #3
    Cecelia Ahern
    “Maybe love is thinking that every time your partner does or says something mundane that you want to start a Mexican wave from here to Uzbekistan in utter delight.”
    Cecelia Ahern, The Book of Tomorrow

  • #4
    Tere Liye
    “Lepaskanlah. Maka besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, kisah-kisah cinta di dalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau hikayat orang tua, itu semua ada penulisnya.
    Tetapi kisah cinta kau, siapa penulisnya? Allah. Penulisnya adalah pemilik cerita paling sempurna di muka bumi. Tidakkah sedikit saja kau mau meyakini bahwa kisah kau pastilah yang terbaik yang dituliskan.”
    Tere Liye, Rindu

  • #5
    Tere Liye
    “Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”
    Tere Liye

  • #6
    Tere Liye
    “Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #7
    Tere Liye
    “Kalau memang terlihat rumit lupakanlah. Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana. Pengorbanan yang sederhana kesetiaan yang tak menuntut apapun dan keindahan yang apa adanya.”
    Tere Liye

  • #8
    Tere Liye
    “Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #9
    Tere Liye
    “Cinta adalah perbuatan. Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #10
    Tere Liye
    “Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yg menjadi obat”
    Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong

  • #11
    Tere Liye
    “masa lalu selamanya tidak akan pernah menang karena ia selalu ada di belakang....”
    tere-liye

  • #12
    Tere Liye
    “Berasumsi dengan perasaan, sama saja dengan membiarkan hati kau diracuni harapan baik, padahal boleh jadi kenyataannya tidak seperti itu, menyakitkan.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #13
    Tere Liye
    “Hanya orang-orang dengan hati damailah yang boleh menerima kejadian buruk dengan lega.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #14
    Tere Liye
    “Cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #15
    Tere Liye
    “Sepanjang kita yakin telah melakukan sesuatu dengan baik, selalu belajar untuk lebih baik, terbuka dengan masukan, rasa nyaman dan tenteram itu akan datang. Kemuliaan hidup tidak pernah tertukar.”
    Tere Liye

  • #16
    Tere Liye
    “Tak Peduli seberapa membahagiakan atau menyedihkan, hidup harus terus berlanjut. Waktulah yang selalu menepati janji dan berbaik hati mengobati segalanya.”
    Tere Liye, Sunset Bersama Rosie

  • #17
    Tere Liye
    “Aku harus menyibukkan diri. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Ya Tuhan, berat sekali melakukannya…. Sungguh berat, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik.”
    Tere Liye, Sunset Bersama Rosie

  • #18
    Tere Liye
    “Kau tidak akan mendapatkan seseorang kalau kau terlalu mencintainya.”
    Tere Liye, Sunset Bersama Rosie

  • #19
    Tere Liye
    “Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #20
    Tere Liye
    “kebahagiaan adalah kesetiaan.. setia atas indahnya merasa cukup.. setia atas indahnya berbagi.. setia atas indahnya ketulusan berbuat baik..”
    Tere Liye, Moga Bunda Disayang Allah

  • #21
    Tere Liye
    “Filosofi padi, "semakin berisi maka padi akan semakin merunduk", maknanya "semakin kita merasa bisa maka kita harus bisa semakin merasa”
    Tere Liye, Pukat

  • #22
    Tere Liye
    “Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #23
    Tere Liye
    “Terkadang kesedihan memerlukan kesendirian, meskipun seringkali kesendirian mengundang kesedihan tak tertahankan.”
    Tere Liye, Kisah Sang Penandai

  • #24
    Tere Liye
    “Semua orang selalu diberikan kesempatan untuk kembali. Sebelum mau menjemput, sebelum semuanya benar-benar terlambat. Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #25
    Tere Liye
    “..ajarkan aku untuk selalu memiliki hati yang cantik, hati yang cantik… Tidak peduli meski orang-orang tidak pernah sekali pun menyadari kecantikan hati tersebut.”
    Tere Liye, Berjuta Rasanya

  • #26
    Tere Liye
    “Orang-orang yang memiliki tujuan hidup, tahu persis apa yg hendak dicapainya, maka baginya semua kesedihan yang dialaminya adalah tempaan, harga tujuan tersebut. Dan sebaliknya.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #27
    Tere Liye
    “Tapi apalagi yang membuat hati berdesir selain pertemuan yang tidak disengaja ?”
    Tere Liye, Kisah Sang Penandai

  • #28
    Tere Liye
    “Mungkin ada benarnya juga buku - buku itu bilang. Orang - orang yang jatuh cinta terkadang terbelenggu oleh ilusi yang diciptakan oleh hatinya sendiri.”
    Tere Liye, Berjuta Rasanya

  • #29
    Tere Liye
    “Kebaikan itu memang tak selalu harus berbentuk sesuatu yang terlihat.”
    Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

  • #30
    Tere Liye
    “Cinta itu jangan dipaksakan, jangan diburu-buru karena nanti kita yang akan merusak jalan ceritanya sendiri.”
    Tere Liye



Rss
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10