Haritz Iftiqar

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Haritz.


Loading...
Pramoedya Ananta Toer
“.... Dan semua itu berjalan dari detik ke detik, hari ke hari. Akhirnya orang jadi biasa juga dengan keadaannya. Dan mereka, yang tidak kena kerja paksa, tidur sehari-harian, atau berjalan-jalan mengedari pelataran dalam yang sempit itu, mengelamun, berangan-angan. Ya itu pun berjalan saja dan berjalan saja. Kadang-kadang orang tak sempat menginsyafi apa sesungguhnya yang telah dialami sehari-harian. Tapi dengan pasti hidupnya telah gompal sejam demi sejam. Kadang-kadang orang tidak sempat mengenangkan hari-depannya. Orang lebih suka memikirkan hal-hal yang dekat-dekat: makan, buang air, nyanyi, mengobrol tak berkeputusan, memaki-maki, atau mengaduh dengan tiada maksud. Atau-orang memikirkan sesuatu yang jauh, yang besar, yang takkan tercapai oleh tenaga dan tangan manusia-terutama sekali manusia yang dipenjarakan.
Kemudian..
Kemudian semua berjalan saja. Berjalan saja. Berjalan saja. Juga umur manusia berjalan mendekati akhirnya. Juga balatentara kedua belah pihak berjalan mendekati keruntuhan atau kemenangannya. Dan tak ada tangan manusia yang kuasaa membatalkan proses itu ...”
Pramoedya Ananta Toer, Mereka Yang Dilumpuhkan

year in books
Ku Ashm...
615 books | 269 friends

Mohamad...
4 books | 129 friends

Akhi Ihsan
1 book | 64 friends

Siti No...
11 books | 139 friends

Rais Yusoh
1 book | 133 friends

Muhamma...
3 books | 40 friends

Anis
2 books | 105 friends

Aqilah
1 book | 76 friends

More friends…

Favorite Genres



Polls voted on by Haritz

Lists liked by Haritz