Ady Dwitama

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Ady.


Loading...
Tere Liye
“masa lalu selamanya tidak akan pernah menang karena ia selalu ada di belakang....”
tere-liye

Tere Liye
“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Tere Liye
“Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Tere Liye
“Wahai, wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin kerana kekurangan fizikal, tidak ada kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai harta dan penampilan wajah.) Yakinlah, wanita-wanita solehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, bersedekah dan berkongsi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari syurga. Dan khabar baik itu pastilah benar, bidadari syurga parasnya cantik luar biasa.”
Tere Liye, Bidadari Bidadari Surga

Tere Liye
“Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah menciptakan perasaan. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan ada dan tiada. Hidup ini adalah penghambaan. Tarian penghambaan yang sempurna. Tak ada milik dan pemilik selain Engkau. Tak ada punya dan mempunyai selain Engkau.
Tetapi mengapa Kau harus menciptakan perasaan? Mengapa Kau harus memasukkan bongkah yang disebut dengan "perasaan" itu pada mahkluk ciptaanMu? Perasaan kehilangan...perasaan memiliki...perasaan mencintai...
Kami tak melihat, Kau berikan mata; kami tak mendengar, Kau berikan telinga; Kami tak bergerak, Kau berikan kaki. Kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya. Jelas sekali, semua itu berguna! Tetapi mengapa Kau harus menciptakan bongkah itu? Mengapa Kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati dalam tubuh kami. Mengapa? ”
Tere Liye, Hafalan Shalat Delisa

year in books
Agus La...
189 books | 117 friends

Imam Ma...
3 books | 196 friends

Hanggi ...
4 books | 358 friends

Fathul ...
4 books | 25 friends

Sanik F...
4 books | 74 friends

Budi Ku...
7 books | 135 friends

Ady Fauzan
0 books | 161 friends

Teti Su...
8 books | 100 friends

More friends…
Lord of the Flies by William GoldingThe Great Gatsby by F. Scott FitzgeraldGreen Eggs and Ham by Dr. SeussThe Giving Tree by Shel Silverstein
Books That Everyone Should Read At Least Once
31,772 books — 120,908 voters
Berjuta Rasanya by Tere Liye
hafalan shalat delisa
67 books — 282 voters

More…


Polls voted on by Ady

Lists liked by Ady