“Kupikir cinta yang paling baik adalah cinta yang sederhana. Cinta tanpa syarat. Cinta tanpa isyarat. Kupikir lagi, tidak. Cinta yang paling baik adalah cinta yang secukupnya. Bukan untuk tetap mendekap orang yang kau cintai dalam pelukan tanpa tersakiti. Cinta yang cukup adalah untukmu sendiri. Supaya jika cintamu pergi, kau tidak terlalu patah hati. Supaya jika ternyata cintamu sejati, kau dan dia akan bersama menikmati.”
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Menemukan jodoh itu rumit,
sejalan belum tentu seiman,
seiman belum tentu setujuan,
setujuan belum tentu sejalan,
sejalan belum tentu sekufu,
sekufu belum tentu sejodoh.”
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
sejalan belum tentu seiman,
seiman belum tentu setujuan,
setujuan belum tentu sejalan,
sejalan belum tentu sekufu,
sekufu belum tentu sejodoh.”
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Cinta yang baik itu cinta yang secukupnya. Cinta yang baik itu, diperjuangkan berdua. Biarkan dia juga berjuang untukmu. Kamu juga, harus berjuang.”
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
“Masa lalu tidak pernah hilang. Ia ada tetapi tidak tahu jalan pulang. Untuk itu ia menitipkan surat-kadang kepada sesuatu yang tidak kita duga. Kita menyebutnya kenangan”
― Kukila
― Kukila
“Tersesatlah kita di jalan, tapi jangan tersesat di tujuan.”
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
― Teman Imaji: Tentang Anak Kota Hujan
Raysha’s 2025 Year in Books
Take a look at Raysha’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Chick-lit, Comics, Cookbooks, Ebooks, Fantasy, Fiction, Humor and Comedy, Music, Philosophy, Poetry, Psychology, Romance, Science, Self help, and Travel
Polls voted on by Raysha
Lists liked by Raysha












