“Keluar dari sini, aku berharap bisa berbahagia untuk Ibu. Untuk Pak Ridwan. Untuk Hara. Untuk diriku sendiri karena keluargaku sudah ada yang mengayomi. Namun, sejenak saja di sekat kecil wartel ini, aku ingin menangis untuk Ayah. Untuk ketiadaannya. Untuk rumah mungil kami yang sebentar lagi tidak berpenghuni. Untuk lembar lain sebuah masa.”
― Partikel
― Partikel
“Semua pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban.
Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu”
― Partikel
Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu”
― Partikel
“Aku penjudi yang buruk. Aku tak tahu kapan harus berhenti dan menahan diri. Ketika cinta bersinar gemilang menyilaukan mata, kalang kabut aku serahkan semua yang kumiliki. Kepingan rasa percaya bertaburan di atas meja taruhanku. Dan aku tak pernah membawa pulang apa-apa.”
― Partikel
― Partikel
“Akhirnya ku mengerti betapa rumitnya konstruksi batin manusia. Betapa sukarnya manusia menanggalkan bias, menarik batas antara masa lalu dan masa sekarang. Aku kini percaya manusia dirancang untuk terluka.”
― Partikel
― Partikel
“Tidak ada yang lebih menyakitkan dari kepedihan yang tidak bisa ditangiskan.”
― Partikel
― Partikel
Goodreads Indonesia
— 27403 members
— last activity Feb 05, 2026 06:17AM
Goodreads Indonesia dibentuk tanggal 7 Juni 2007 oleh Femmy Syahrani dan ditujukan untuk para pembaca buku berbahasa Indonesia yang ingin mendiskusika ...more
Yan’s 2025 Year in Books
Take a look at Yan’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by Yan
Lists liked by Yan









