Saya bebaskan kata-kata dari tradisi lapuk yang membelenggu, seperti kamus dan penjajahan lain seperti moral kata yang dibebankan masyarakat tertentu dengan dianggap kotor serta penjajahan gramatika.
Saya hanya bisa menjaga, sepanjang tak mengganggu kebebasannya, agar hadirnya bebas membentuk pengertiannya sendiri, bisa mendapat aksentuasi maksimal.
— May 20, 2014 12:30AM
Add a comment