Kualitas air adalah produk keputusan politik dan tata ruang. Dandhy menekankan bahwa sistem kepercayaan/adat, seperti pengkeramatan sumber air di Jolotundo, terbukti efektif menjaga konservasi sebagai barang publik selama ribuan tahun tanpa komersialisasi. Sebaliknya, kegagalan sistem pendidikan yang hanya bersifat hafalan dan doktrinal memicu degradasi lingkungan, seperti pencemaran sungai.
— Mar 10, 2026 02:25AM
Add a comment