Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Mahbub Djunaidi.
Showing 1-9 of 9
“Suatu bangsa tanpa pahlawan sama dengan kulkas tanpa isi, sepeser pun tiada arti”
―
―
“Lawan dari despotisme adalah hak asasi”
―
―
“Pemerintah yang baik ialah yang berorientasi kepada kepentingan rakyat banyak, bukan berorientasi kepada sekelompok kecil tuan-tuan besar yang hidup di gedung bertingkat dilingkungi kaca seperti permen dalam peles.”
―
―
“Kekayaan negeri kamu sekalian pernah berubah jadi malapetaka, karena orang-orang Barat datang kemari semata-mata untuk merampok. Akibatnya, mereka kaya dan kita miskin. Jadi, kita ini penduduk miskin di negeri kaya. Kamu mesti ingat betul ini. Lantas kita berontak, berkali-kali berontak. Inj pemberontakan yang sah dan sudah semestinya.”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari
“Di kota ini orang jalan kaki dianggap gelandangan, tak dapat tempat, didesak kendaraan kian kemari. Untuk menjadi sehat, orang mesti jalan. Susah, bukan?”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari
“Zaman sekarang, pemerintah yang berhasil bukan yang tarik pajak atau bikin rodi, melainkan yang berhasil dagangnya. Dan supaya soalnya jadi gampang, pedagang-pedagang ditunjuk jadi menteri, paling sedikit yang ditunjang pedagang.”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari
“Tak salah lagi, pedagang dan politikus merupakan binatang dari kandang yang sama. Perbedaan keduanya terletak pada cara mengunyah: politikus mencari kekuasaan untuk mendapat uang, pedagang seperti saya ini mencari uang untuk memperoleh kekuasaan.”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari
“Kata Bung Karno kita cinta perdamaian tapi kita lebih cinta kemerdekaan. Kupikir ini lebih mendekati persoalan.”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari
“Aku sendiri tidak terlibat pada soal pulang atau tidak pulang. Kauman sudah menjadi kampungku yang baru. Malamnya adalah malamku, hujannya adalah hujanku.”
― Dari Hari ke Hari
― Dari Hari ke Hari



