Goodreads helps you follow your favorite authors. Be the first to learn about new releases!
Start by following Ali Zaenal.
Showing 1-11 of 11
“Ada masa, dimana akhir perjalananmu harus diakhiri dengan tanda titik.”
―
―
“Mungkin bukan shalatnya sehingga perbuatan keji dan mungkar masih merajalela. Bisa jadi, karena tata cara wudhu kita yang masih salah.”
―
―
“Berbicara soal pelet, dulu selalu berhubungan dengan bogem mentah, tetapi kini pelet hanya sebatas pakan ikan.”
―
―
“Masih mending cinta segitiga ketimbang kita bersusah payah meluruskan jajaran genjang.”
―
―
“140 karakter kali 10 twit per hari, kalikan lagi seminggu. Sudah berapa halaman naskah yang kau dapatkan, Duhai?”
―
―
“Dari presiden ke presiden, kita adalah penonton abadi piala dunia.”
―
―
“Seperti permainan Sepak bola, menulis itu sangat rawan di menit-menit awal dan menit-menit akhir.”
―
―
“Kampanye copras-capres, diam-diam saya sedang mengunyah moralitas kosong.”
―
―
“Persepsi orang selalu berbeda tentang sebuah resepsi.”
―
―
“Semakin dewasa, semakin susah kita bermain bola.”
―
―
“Kalau Bogor melulu disalahkan karena Jakarta banjir, coba yang tiap weekend ke Puncak jangan buang air.”
―
―





