Ida Fitri
Goodreads Author
Member Since
February 2015
|
Paya Nie
—
published
2024
—
2 editions
|
|
|
Berita Kehilangan
by
—
published
2021
|
|
|
Neraka yang Turun ke Kebun Kelapa
|
|
|
Cemong: Kumpulan Cerpen
—
published
2017
|
|
|
Subuh yang Paling Sunyi
by
—
published
2015
|
|
|
Melukis Ka'bah
by
—
published
2014
|
|
|
Mancis: Belitan Asmara
by |
|
|
Lelaki Pelangi
—
published
2015
—
2 editions
|
|
|
Air Mata Shakespeare
|
|
|
Air Mata Shakespeare
|
|
Ida’s Recent Updates
|
""untuk perempuan dan anak-anak yang terjebak dalam konflik bersenjata di seluruh dunia"
Orang baik memang harus mati terlebih dahulu, biar tak berubah jahat [hal.58] Peluru memang tak pernah mengenal siapa korbannya terlebih dahulu, karena bila diperke" Read more of this review » |
|
|
"⭐️ 3.5/5"
|
|
|
"Novel yang sangat menarik.. tidak hanya sekedar bercerita saja, namun memberikan juga pengetahuan tentang budaya dan istilah-istilah lokal di Aceh."
|
|
|
"latar pas msh ada GAM (Gerakan Aceh Merdeka) narasi bagus, eye opening & informative! "
|
|
|
Ida Fitri
wants to read
|
|
|
Ida Fitri
wants to read
|
|
|
Ida Fitri
rated a book really liked it
|
|
|
Ida Fitri
rated a book really liked it
|
|
|
Ida Fitri
rated a book really liked it
|
|
“Ketika sebuah karya selesai ditulis, maka pengarang tak mati. Ia baru saja memperpanjang umurnya lagi”
―
―
“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ?
Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin,
akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.”
―
Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin,
akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.”
―
“Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia.”
― Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara
― Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara































