Nano Riantiarno
Born
in Cirebon, Indonesia
June 06, 1949
Genre
|
Primadona: sebuah roman
—
published
2006
—
2 editions
|
|
|
Cermin Merah
—
published
2004
|
|
|
Mahabarata Jawa
—
published
2016
|
|
|
Kitab Teater: Tanya Jawab Seputar Seni Pertunjukan
—
published
2011
|
|
|
18 Fiksi di Ranjang Bayi
—
published
2005
|
|
|
Sampek Engtay
—
published
1999
|
|
|
Republik Bagong: sandiwara Teater Koma
—
published
2001
|
|
|
Maaf. Maaf. Maaf.: Politik Cinta Dasamuka
—
published
2005
|
|
|
Cermin Bening
—
published
2005
|
|
|
Cermin Kecoa dan Tanda Cinta
—
published
2008
|
|
“Tapi sekarang, mencintaimu sebagai bayang-bayang, sebagai impian, membuatku lebih bahagia. Aku mencintaimu, Ars, tanpa jeda. Lebih baik kau tetap menjadi impian. Aku bisa lebih leluasa menyatakannya. Dengan berbagai cara.”
― Cermin Bening
― Cermin Bening
“Setiap hari jadi dirayakan, sesungguhnya kita kita tengah merayakan datangnya kematian.”
― 18 Fiksi di Ranjang Bayi
― 18 Fiksi di Ranjang Bayi
Is this you? Let us know. If not, help out and invite Nano to Goodreads.












