Soe Tjen Marching
Born
in Surabaya, Indonesia
April 23, 1971
Website
Genre
|
Dari Dalam Kubur
|
|
|
Mati, Bertahun yang Lalu
—
published
2010
|
|
|
Yang Tak Kunjung Padam: Narasi Eksil Politik Indonesia di Jerman
—
published
2023
|
|
|
Seks dalam Ketetapan Negara dan Tuhan
|
|
|
Kubunuh Di Sini
—
published
2013
|
|
|
Seks, Tuhan & Negara
|
|
|
Logika Bukan Hanya untuk Orang Pintar
|
|
|
The End of Silence
|
|
|
Kisah Di Balik Pintu
—
published
2011
|
|
|
Logika Adalah Senjata
|
|
“Mengapa kesatu harus disebut pertama? Tapi, tidak ada kata lain untuk kedua, ketiga dan seterusnya. Mengapa kata "satu" harus dibedakan?
Kata berdua, bertiga, berempat adalah untuk menyatakan jumlah orang sesuai dengan akar kata yang terlibat.....
Tapi bersatu memberi arti lain-bersatu justru menunjukkan tidak ada satu orang yang terlibat. Kalimat "kita bersatu di sana" justru maksudnya tidak hanya satu orang, tapi banyak orang yang bersama. Satu yang banyak.”
― Mati, Bertahun yang Lalu
Kata berdua, bertiga, berempat adalah untuk menyatakan jumlah orang sesuai dengan akar kata yang terlibat.....
Tapi bersatu memberi arti lain-bersatu justru menunjukkan tidak ada satu orang yang terlibat. Kalimat "kita bersatu di sana" justru maksudnya tidak hanya satu orang, tapi banyak orang yang bersama. Satu yang banyak.”
― Mati, Bertahun yang Lalu
“...hidup seringkali dipenuhi dengan orang-orang yang berjalan dalam tidur, yang sebenarnya sudah tak menginginkan hidup itu lagi, namun mereka tidak tahu pilihan yang lain.”
― Mati, Bertahun yang Lalu
― Mati, Bertahun yang Lalu
“Ketuaan adalah sebuah proses, bukan lompat tinggi. Dan kalau kita bertambah tua, dan bertambah dekat dengan liang lahat, mengapa harus dirayakan dengan nyanyian panjang umurnya?”
― Mati, Bertahun yang Lalu
― Mati, Bertahun yang Lalu
Is this you? Let us know. If not, help out and invite Soe to Goodreads.































