Home
My Books
Browse ▾
Recommendations
Choice Awards
Genres
Giveaways
New Releases
Lists
Explore
News & Interviews
Genres
Art
Biography
Business
Children's
Christian
Classics
Comics
Cookbooks
Ebooks
Fantasy
Fiction
Graphic Novels
Historical Fiction
History
Horror
Memoir
Music
Mystery
Nonfiction
Poetry
Psychology
Romance
Science
Science Fiction
Self Help
Sports
Thriller
Travel
Young Adult
More Genres
Community ▾
Groups
Quotes
Ask the Author
Sign In
Join
Sign up
View profile
Profile
Friends
Groups
Discussions
Comments
Reading Challenge
Kindle Notes & Highlights
Quotes
Favorite genres
Friends’ recommendations
Account settings
Help
Sign out
Home
My Books
Browse ▾
Recommendations
Choice Awards
Genres
Giveaways
New Releases
Lists
Explore
News & Interviews
Genres
Art
Biography
Business
Children's
Christian
Classics
Comics
Cookbooks
Ebooks
Fantasy
Fiction
Graphic Novels
Historical Fiction
History
Horror
Memoir
Music
Mystery
Nonfiction
Poetry
Psychology
Romance
Science
Science Fiction
Self Help
Sports
Thriller
Travel
Young Adult
More Genres
Community ▾
Groups
Quotes
Ask the Author
Rizky Mashitoh
> Rizky's Quotes
Showing 1-11 of 11
sort by
date added
favorite
random
like
#1
“Tunangannya tak akan mampu memahami arti sebuah benteng. Dia tak akan bisa melihat seperangkat daging bisa tetap segar, tak membusuk, dan mampu melalui 16 kali pergantian musim”
―
Leila S. Chudori,
Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
tags:
relationship-quotes
4 likes
like
#2
“Jangan sekali-kali meminta maaf untuk mempertahankan prinsip!”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
72 likes
like
#3
“Setiap huruf berloncatan mencari jodoh membentuk kata; setiap kata meliuk, melesat, dan mungkin saling bertabrakan dan rebutan mendapatkan jodoh untuk membentuk daya puitik. Setiap huruf mempunyai ruh, mempunyai nyawa, dan memilih kehidupannya sendiri.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
42 likes
like
#4
“Aku tak ingin berakhir seperti mereka, saling mencintai. Lantas kehilangan dan kini mereka hanya mengenang dan merenung dari jauh.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
tags:
cinta
103 likes
like
#5
“Kau tak boleh menyeret-nyeret nasib dan perasaan orang hingga hati orang itu tercecer ke mana-mana. Kau harus berani memilih dengan segala risikonya.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
26 likes
like
#6
“Ibu mana pun, yang baik atau buruk, tetap terluka ketika anaknya dicela. Meski celaan itu tidak salah, dan juga bukan fitnah. Tetapi tali pusar anak dari ibunya hanya diputus oleh sebilah gunting dunia. Di antara mereka berdua ada pertalian abadi, yang bahkan oleh seorang ayah pun tak bisa dipahami”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
32 likes
like
#7
“Mengapa benda mati disebut sesuatu yang mati? Terkadang mereka lebih 'hidup' dan lebih jujur memberikan saksi.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
30 likes
like
#8
“Dan bibirnya adalah sepotong puisi yang belum selesai. Aku yakin, hanya bibirku yang bisa menyelesaikannya menjadi sebuah puisi yang lengkap.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
tags:
bibir
,
ciuman
,
puisi
37 likes
like
#9
“Rumah adalah tempat di mana aku merasa bisa pulang. (Dimas Suryo)”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
tags:
comfortable
,
home
34 likes
like
#10
“Lebih mudah untuk tidak memilih, seolah tak ada konsekuensi. Tetapi seperti katamu, memilih adalah jalan hidup yang berani.”
―
Leila S. Chudori
15 likes
like
#11
“Menurut Maman, apakah Ayah seorang Ekalaya?"
Aku menuang anggue ke dalam gelas. Anggur merah.
"Non."
"Kenapa tidak?"
"Dia seorang Bima, yang selalu ingin melindungi perempuan yang dicintainya.”
―
Leila S. Chudori,
Pulang
tags:
romance
13 likes
All Quotes
Tags From Rizky’s Quotes
relationship-quotes
cinta
bibir
ciuman
puisi
comfortable
home
romance
Welcome back. Just a moment while we sign you in to your Goodreads account.