Andrea Hirata Quotes

Quotes tagged as "andrea-hirata" Showing 1-13 of 13
Andrea Hirata
“Tak ada orang yang suka membaca novel yang tidak pintar. Cari kalau ada, tak ada!”
Andrea Hirata, Ayah

Andrea Hirata
“Hanya segelas kopi yang tak pernah banyak tingkah!"

Cinta di Dalam Gelas, Andrea Hirata”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Makin pahit kopinya, makin berlika-liku petualangannya."

Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.37)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Mereka yang menghirup kopi pahit umumnya bernasib sepahit kopinya."

Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.37)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Mereka yang takaran gula, kopi, dan susunya proporsional umumnya adalah pegawai kantoran yang bekerja rutin dan berirama hidup itu-itu saja.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.38)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Karena lelaki Melayu gemar berlama-lama di warung kopi, dan yang mereka lakukan di sana selain minum kopi dan menjelek-jelekkan pemerintah adalah main catur, maka kejuaraan catur 17 Agustus amat digemari dan tinggi gengsinya di kampung kami, tak kalah dari sepak bola.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.18)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Matarom sangat kondang karena Rezim Matarom, begitu golongan pecatur warung kopi menemani teknik serangan catur ciptaannya sendiri yang kejam tiada ampun. Konon ia menciptakannya dengan meniru taktik perang tentara Nazi lightning attack atau serangan halilintar. Nazi menerkam Polandia secara sangat tiba-tiba waktu negeri itu belum bangun tidur.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.19)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Orang yang dipanggil Selamot dengan Chip, bernama asli Syahruddin bin Salmun. Jika orang lain marah dijuluki, Syahruddin malah meminta dengan sangat agar setiap orang menaggilnya Chip. Senang digelari yang tidak-tidak adalah sakit gila nomor 17.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.23)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Kopi adalah minuman yang ajaib, setidaknya bagi lidah orang Melayu, karena rasanya dapat berubah berdasarkan tempat. Keluhan istri soal suami yang tak mau minum kopi di rumah - padahal bubuk kopinya sama seperti di warung kopi - adalah keluhan turun temurun. Alasan kaum suami kompak, bahwa kopi yang ada di rumah tak seenak kopi di warung.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.27)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Mereka yang memerlukan susu lebih banyak umumnya bermasalah dengan kehidupan rumah tangga. Dalam keadaan yang ekstre - misalnya tengah berperkara talak-menalak di pengadilan, mereka hanya meminum air panas dan susu saja, tanpa gula dan kopi.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.39-40)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Orang - orang yang berkata tentang diri mereka sendiri, melebih - lebihkan. Orang - orang yang berkata tentang orang lain, mengurang - ngurangi.”
Andrea Hirata, Sirkus Pohon

Andrea Hirata
“Namun, ada pula yang suka minum air dengan gula saja. Tanpa susu dan kopi. Mereka adalah burung sirindit.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.40)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas

Andrea Hirata
“Sedangkan mereka yang meminta kopi saja, tanpa air, dan memakan kopi itu seperti makan sagon, adalah penderita sakit gila nomor 29.



Cinta di Dalam Gelas - Andrea Hirata (hlm.40)”
Andrea Hirata, Cinta di Dalam Gelas