Arok Dedes Quotes
Quotes tagged as "arok-dedes"
Showing 1-30 of 48
“Mereka (brahmana) tidak perlu takut pada kedunguan. Mereka belajar setiap hari untuk tidak jadi dungu.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Setiap kerusuhan di sesuatu negeri, bukan hanya Tumampel, adalah cerminan dari ketidakmampuan yang memerintah.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Ada diajarkan oleh kaum brahmana: orang kaya terkesan pongah di mata si miskin, orang bijaksana terkesan angkuh di mata si dungu, orang gagah-berani terkesam dewa di mata si pengecut, juga sebaliknya Kakanda, orang miskin tak berkesan apa-apa pada si kaya, orang dungu terkesan mengibakan pada si bijaksana, orang pengecut terkesan hina pada si gagah-berani. Tetapi semua kesan itu salah. Orang harus mengenal mereka lebih dahulu.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Hyang Mahadewa tahu bagaimana membikin Jagad Pramudita seimbang. Kerusuhan mengimbangi kedunguan.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Tak ada yang tahu apakah prajurit-prajurit itu Syiwa atau Wisynu, boleh jadi bahkan Buddha. Tidak ada yang mengetahui hati manusia secara tepat.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Apa sebabnya dunia menghormati Satria?"
"Tidak banyak Satria yang dihormati."
"Tidak banyak?"
"Terlalu sedikit. Mereka adalah yang bijaksana. Selebihnya tidak pernah dihormati dunia, hanya ditakuti. Mereka ditakuti karena semua Satria adalah pembunuh, penganiaya, penyiksa karena kerakusannya pada kebesaran dunia. Hanya yang bijaksana yang dengarkan petunjuk Dewa, petunjuk Hyang Yama.”
― Arok dedes
"Tidak banyak Satria yang dihormati."
"Tidak banyak?"
"Terlalu sedikit. Mereka adalah yang bijaksana. Selebihnya tidak pernah dihormati dunia, hanya ditakuti. Mereka ditakuti karena semua Satria adalah pembunuh, penganiaya, penyiksa karena kerakusannya pada kebesaran dunia. Hanya yang bijaksana yang dengarkan petunjuk Dewa, petunjuk Hyang Yama.”
― Arok dedes
“Suamiku tidak takut padaku sebagai wanita, dia tetap takut padaku sebagai brahmani, karena Dedes tahu apa yang suaminya tidak tahu.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Tak ada brahmana angkuh, mereka hanya lebih mengerti, lebih tahu dari pada orang yang menganggap pengetahuan dan ilmu sebagai keangkuhan.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Kalau Dedes tidak takut padamu. Apalagi pada pengawal-pengawalmu. Akupun bisa memerintah mereka!”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Ketidakmampuan itu berasal dari diri semua yang memerintah, Dedes, ketidakmampuan mengerti kawulanya sendiri, kebutuhannya, kepentingannya.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Yang tidak memerlukan Hyang Mahadewa juga tidak diperlukan olehnya. Tetapi hukumnya berjalan terus, dengan atau tanpa manusia.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Tak ada guna orang tua hendak menang sendiri. Pada akhirnya para dewa juga yang menang.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Para dewa mengejawantahkan diri pada dunia melalui syaktinya, ketidakbijaksanaan manusia mengejawantahkan diri dalam kerusuhan lingkungannya.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Ucapan tiada pada tempatnya bukan lahir di rumah ini, Yang Suci, hanya terbawa entah dari mana.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Tiada hadiah diharapkan oleh brahmana, Yang Mulia. Kalau dia sudah dapat memberikah dharma untuk kesejahteraan titah, para dewa akan mengantar kasudahannya.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Perbudakan tidak aku benarkan. Siapapun tidak dibenarkan untuk menjadikan saudaranya sendiri budak dan bukan saudaranya sendiri menjadi budak.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Ada diajarkan oleh kaum brahmana: orang kaya terkesan pongah di mata si miskin, orang bijaksana terkesan angkuh di mata si dungu, orang gagah-berani terkesan dewa di mata si pengecut, juga sebaliknya Kakanda, orang miskin tak berkesan apa-apa pada si kaya, orang dungu terkesan mengibakan pada si bijaksana, orang pengecut terkesan hina pada si gagah-berani. Tetapi semua kesan itu salah. Orang harus mengenal mereka lebih dahulu.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Bukan ucapannya yang terakhir yang menjadi nilai dari seluruh dirinu. Laku durjana pada semua temannya adalah dosa yang tidak terampuni. Selama ada senjata pada kita seperti ini, kita adalah satria, sekalipun tidak karena kasta.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Senjata lebih berarti di tangan orang sebodoh-bodohnya dari pada keterpelajaran dari tubuh tanpa pelindung.”
― Arok dedes
― Arok dedes
“Setiap penjahat harus diperlihatkan pada mereka yang telah dijahatinya, biar orang mengerti tampang dan sanubari penjahat!”
― Arok dedes
― Arok dedes
All Quotes
|
My Quotes
|
Add A Quote
Browse By Tag
- Love Quotes 102k
- Life Quotes 80k
- Inspirational Quotes 76.5k
- Humor Quotes 44.5k
- Philosophy Quotes 31.5k
- Inspirational Quotes Quotes 29k
- God Quotes 27k
- Truth Quotes 25k
- Wisdom Quotes 25k
- Romance Quotes 24.5k
- Poetry Quotes 23.5k
- Life Lessons Quotes 23k
- Quotes Quotes 21k
- Death Quotes 20.5k
- Happiness Quotes 19k
- Hope Quotes 18.5k
- Faith Quotes 18.5k
- Inspiration Quotes 17.5k
- Spirituality Quotes 16k
- Relationships Quotes 16k
- Motivational Quotes 15.5k
- Life Quotes Quotes 15.5k
- Religion Quotes 15.5k
- Love Quotes Quotes 15k
- Writing Quotes 15k
- Success Quotes 14k
- Motivation Quotes 13.5k
- Time Quotes 13k
- Travel Quotes 12.5k
- Motivational Quotes Quotes 12.5k
