nad
https://www.goodreads.com/bacaanads
progress:
(page 219 of 380)
"ah scene telepon Bapak dan Laut ini kalo muncul di film nanti, aku bakal meraung-raung. dan surat untuk Asmara juga." — 5 hours, 56 min ago
"ah scene telepon Bapak dan Laut ini kalo muncul di film nanti, aku bakal meraung-raung. dan surat untuk Asmara juga." — 5 hours, 56 min ago
nad
is currently reading
progress:
(page 68 of 228)
"terjemahannya enak dibaca tapi gak tau kenapa draining bgt, mungkin karena karakter Suad yg terlalu ambisius😭" — Feb 04, 2026 01:50AM
"terjemahannya enak dibaca tapi gak tau kenapa draining bgt, mungkin karena karakter Suad yg terlalu ambisius😭" — Feb 04, 2026 01:50AM
“Inilah yang dulu kukatakan, dalam hidup segala hal mestilah dilakukan pada batas kewajaran. Karena keselamatan berada di tengah antara dua hal yang saling berlawanan. Jadi keselamatan adalah jalan tengah, atau kewajaran atau keberimbangan. Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah kehidupan yang serba tidak wajar, melampaui batas. Dan kehidupan takkan kembali berimbang sebelum dia mengalami akibat ketidakwajaran itu. E, anakku, cucuku, kita sendiri telah ikut-ikutan lupa.”
― Ronggeng Dukuh Paruk
― Ronggeng Dukuh Paruk
“Mereka mengira dengan melampiaskan dendam maka urusannya selesai. Nah, mereka keliru. Dengan cara itu bahkan mereka memulai urusan baru yang panjang dan lebih genting. Di dunia ini, Nak, tak ada sesuatu yang berdiri sendiri. Maksudku, tak suatu upaya apa pun yang bisa bebas dari akibat. Upaya baik berakibat baik, upaya buruk berakibat buruk.”
― Ronggeng Dukuh Paruk
― Ronggeng Dukuh Paruk
“Atau siapa tahu sesungguhnya tak ada manusia alim, tak ada masyarakat yang alim. Pabila suatu waktu terlihat gejala kealiman, maka sebenarnya yang terjadi adalah lenyapnya kesempatan-kesempatan bagi perilaku kebinatangan. Ketika tatanan pada suatu saat berantakan, maka akan terjadi banyak celah dari mana tenaga-tenaga potensial menerobos keluar. Tenaga potensial itu adalah naluri hewani, siapa tahu. Hanya yang merasa tatanan pada dirinya tetap saja yang bisa terus bertahan pada citra kemanusiaannya.”
― Ronggeng Dukuh Paruk
― Ronggeng Dukuh Paruk
“Tak ada sesuatu yang berdiri sendiri. Maksudku, tak suatu upaya apa pun yang bisa bebas dari akibat. Upaya baik berakibat baik, upaya buruk berakibat buruk.”
― Ronggeng Dukuh Paruk
― Ronggeng Dukuh Paruk
“Betapa kecil manusia di tengah keperkasaan alam. Di bawah lengkung langit yang megah Nyai Sakarya beserta cucunya merasa menjadi semut kecil yang merayap-rayap di permukaan bumi, tanpa kuasa dan tanpa arti sedikit pun.”
― Ronggeng Dukuh Paruk
― Ronggeng Dukuh Paruk
Goodreads Indonesia
— 27435 members
— last activity 53 minutes ago
Goodreads Indonesia dibentuk tanggal 7 Juni 2007 oleh Femmy Syahrani dan ditujukan untuk para pembaca buku berbahasa Indonesia yang ingin mendiskusika ...more
Bookish Indonesia
— 634 members
— last activity Mar 11, 2025 08:54PM
Bookish Indonesia is a book club community opens to public. Place to meet friends who passionate about books and literature. Feel free to share anythi ...more
nad’s 2025 Year in Books
Take a look at nad’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by nad
Lists liked by nad
































