Kamilah

Add friend
Sign in to Goodreads to learn more about Kamilah.

https://www.goodreads.com/hazelnutve

Loading...
Intan Paramaditha
“Ibuku menyodori pisau, “Potong jari kakimu. Kelak jika kau jadi ratu, kau tak akan terlalu banyak berjalan. Jadi kau tak membutuhkannya.” Maka kuambil pisau itu dan kugigit bibirku saat aku berusaha memutuskan ibu jari kakiku. Kubuang bagian kecil tubuhku itu ke tempat sampah untuk menjadi santapan anjing. Kini kusadari, Nak, dunia ini memang penuh dengan sepatu kekecilan yang hanya menerima orang-orang termutilasi.

(Perempuan Buta Tanpa Ibu Jari)”
Intan Paramaditha, Sihir Perempuan

Aiman Hazziq
“Tidak perlu menjadi orang agama untuk tidak memandang dengan nafsu, tapi cukup sekadar menjadi manusia yang menghormati.

- SEMPURNA, p. 125”
Aiman Hazziq, SEMPURNA
tags: human

Intan Paramaditha
“Kau memang tidak mengganggu siapapun, tetapi mulutmu selalu bungkam. Katanya kau pernah mengalami trauma hebat. Sejak itu kau mulai melupakan wajah. Kau lupa siapa-siapa saja tetanggamu bahkan ketika mereka berpapasan denganmu di pasar. Orang-orang pun mulai malas menyapamu, tak ingin tertular kesedihanmu.”
Intan Paramaditha, Sihir Perempuan

Intan Paramaditha
“Sesuatu yang dijaga sejak kecil tidak akan kemana-mana sewaktu besar.”
Intan Paramaditha, Sihir Perempuan

Aiman Hazziq
“Wanita, walaupun si lelaki menyakiti mereka, rasa sayang dan cinta itu masih ada di dalam hati. Tiap kali berlaku, si suami akan meminta maaf dengan penuh drama dan air mata. Lalu si isteri akan turut menangis, memeluk suaminya kerana gembira suaminya sudah berubah. Kerana itulah sifat wanita, hatinya lembut dan penuh kasih sayang.

- SEMPURNA, p. 225”
Aiman Hazziq, SEMPURNA

year in books

Kamilah hasn't connected with her friends on Goodreads, yet.



Favorite Genres



Polls voted on by Kamilah

Lists liked by Kamilah