Discover new books on Goodreads
Meet your next favorite book
“Agar hidupmu tidak sengsara sepertiku, Nak. Aku tidak lulus SD. Tidak bisa apa-apa. Hanya bisa memasak saja. Jangan sepertiku ya, Nak. Cukup aku saja yang tidak sekolah. Itu yang selalu Ibuk katakan di hadapan anak-anaknya.”
― Ibuk,
― Ibuk,
“Nduk, sekolah nang SMP iku mesti. Koen kudu sekolah. Uripmu cek gak soro koyok aku, Nduk! Aku gak lulus SD. Gak iso opo-opo. Aku mek iso masak tok. Ojo koyok aku yo Nduk! Cukup aku ae sing gak sekolah...," kata Ibuk.”
― Ibuk,
― Ibuk,
“Dalam Genggamanmu, Ibuk
Buku baru. Sepatu baru. Sekolah baru
Untuk anak-anakmu
Agar mereka merekah
Kau bangun jembatan agar mereka tak melalui kali yang keruh
Kau gendong jiwa mereka agar selalu hangat
Kau nyalakan lentera hati mereka...
Malam minggu kemarin. Kau tak hanya berjanji.
Kau berikan napasmu
Kau genggam anak-anakmu. Kau genggam erat.
Di tanganmu yang halus, kau pastikan
Mereka tidak terjatuh...”
― Ibuk,
Buku baru. Sepatu baru. Sekolah baru
Untuk anak-anakmu
Agar mereka merekah
Kau bangun jembatan agar mereka tak melalui kali yang keruh
Kau gendong jiwa mereka agar selalu hangat
Kau nyalakan lentera hati mereka...
Malam minggu kemarin. Kau tak hanya berjanji.
Kau berikan napasmu
Kau genggam anak-anakmu. Kau genggam erat.
Di tanganmu yang halus, kau pastikan
Mereka tidak terjatuh...”
― Ibuk,
“Nasib memang diserahkan kepada manusia untuk digarap, tetapi takdir harus ditandatangani di atas materai dan tidak boleh digugat kalau nanti terjadi apa-apa, baik atau buruk.”
― Hujan Bulan Juni
― Hujan Bulan Juni
“Ya, seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat! Buatlah pijakanmu kuat. Kita beli sepatu baru kalau ada rejeki," hibur Ibuk.”
― Ibuk,
― Ibuk,
Astripus’s 2025 Year in Books
Take a look at Astripus’s Year in Books, including some fun facts about their reading.
More friends…
Favorite Genres
Polls voted on by Astripus
Lists liked by Astripus






















