Status Updates From What It Takes: Southeast Asia
What It Takes: Southeast Asia by
Status Updates Showing 1-30 of 188
Hani Rosidaini
is on page 263 of 276
10 halaman terakhir di bab 9 itu merangkum keseluruhan buku ini, dan jujur saja itu sudah cukup untuk mengetahui apa yang mau dibicarakan.
Jadi, buku ini seharusnya cukup 10 halaman saja.
— Sep 04, 2026 07:58PM
Add a comment
Jadi, buku ini seharusnya cukup 10 halaman saja.
Hani Rosidaini
is on page 250 of 276
Hampir di akhir buku. Buatku riset penulisan buku ini masih lumayan dangkal, hanya merangkum hal-hal di permukaan. Mungkin karena itu, aku merasa tidak mendapatkan insight apapun.
Kalau kamu pendengar siniar Endgame, buku ini tidak penting untuk dibaca, karena semuanya sudah dibahas di sana. Ini hanya seperti rangkuman singkatnya saja.
— Sep 04, 2026 07:51PM
Add a comment
Kalau kamu pendengar siniar Endgame, buku ini tidak penting untuk dibaca, karena semuanya sudah dibahas di sana. Ini hanya seperti rangkuman singkatnya saja.
Hani Rosidaini
is on page 248 of 276
Lama-lama banyak hal yang dibahas secara repetitif, tentang uang, modal, AI, guru, semua diceritakan berulang tanpa tambahan ide baru. Membosankan.
— Sep 04, 2026 07:47PM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 243 of 276
Pola yang kita temukan sejak awal buku ini mulai konsisten: Pak Gita sering memakai istilah yang maknanya masih bisa dipertanggungjawabkan, tetapi kadang bentuk istilahnya lebih “grand” atau lebih longgar daripada istilah akademik yang paling presisi.
— Sep 04, 2026 07:41PM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 243 of 276
Lagi2 diksi Pak Gita gak tepat. Yang tertulis di buku: filosofi sirkulasi ekonomi ganda (dual economic circulation).
Masalahnya, istilah yang lebih lazim dan lebih baku dalam pembahasan kebijakan ekonomi Tiongkok adalah “dual circulation” atau “dual circulation strategy”.
Kata “filosofi” jg terlalu besar. Dual circulation lebih tepat disebut strategi pembangunan ekonomi atau kerangka kebijakan ekonomi.
— Sep 04, 2026 07:40PM
Add a comment
Masalahnya, istilah yang lebih lazim dan lebih baku dalam pembahasan kebijakan ekonomi Tiongkok adalah “dual circulation” atau “dual circulation strategy”.
Kata “filosofi” jg terlalu besar. Dual circulation lebih tepat disebut strategi pembangunan ekonomi atau kerangka kebijakan ekonomi.
Hani Rosidaini
is on page 241 of 276
Jadi bukan:
hukum kuat → otomatis shackled leviathan.
Lebih tepat:
negara kuat + masyarakat sipil kuat + institusi yang mampu membatasi negara → shackled leviathan.
— Sep 04, 2026 07:33PM
Add a comment
hukum kuat → otomatis shackled leviathan.
Lebih tepat:
negara kuat + masyarakat sipil kuat + institusi yang mampu membatasi negara → shackled leviathan.
Hani Rosidaini
is on page 241 of 276
Pak Gita agak menyederhanakan konsep aslinya shackled leviathan: ini bukan sekadar “ada supremasi hukum.” Dlm Acemoglu–Robinson, konsepnya lebih dinamis. Negara dan masyarakat terus saling mengimbangi. Negara meningkatkan kapasitasnya, masyarakat jg meningkatkan kemampuan untuk mengawasi negara. Mrk menyebut proses ini seperti Red Queen effect—keduanya harus trs “berlari” agar keseimbangannya ttp terjaga.
— Sep 04, 2026 07:32PM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 241 of 276
Shackled leviathan = negara yang cukup kuat untuk menegakkan hukum dan menyediakan layanan publik, tetapi kekuasaannya juga cukup dibatasi oleh masyarakat dan institusi agar tidak berubah menjadi tirani.
Ini sebenarnya konsep keseimbangan antara negara yang kuat dan masyarakat yang kuat. Kalau negara sangat kuat, masyarakat lemah, disebut despotic leviathan.
— Sep 04, 2026 07:31PM
Add a comment
Ini sebenarnya konsep keseimbangan antara negara yang kuat dan masyarakat yang kuat. Kalau negara sangat kuat, masyarakat lemah, disebut despotic leviathan.
Hani Rosidaini
is on page 240 of 276
Dutch disease = ketika booming sumber daya alam membuat mata uang dan ekonomi “terlalu tertarik” ke satu sektor, lalu sektor-sektor lain justru melemah.
Disebut “Dutch” disease karena istilah ini populer setelah pengalaman Belanda pasca penemuan cadangan gas alam besar di Groningen pada abad ke-20. Jadi ini bukan “penyakit Belanda” dalam arti medis, melainkan istilah ekonomi.
— Sep 04, 2026 07:28PM
Add a comment
Disebut “Dutch” disease karena istilah ini populer setelah pengalaman Belanda pasca penemuan cadangan gas alam besar di Groningen pada abad ke-20. Jadi ini bukan “penyakit Belanda” dalam arti medis, melainkan istilah ekonomi.
Hani Rosidaini
is on page 187 of 276
Fondasi yg dpt dibangun utk mewujudkan internet yg lbh sehat (menurut Pak Gita):
1. menyediakan alternatif edukasi terhadap arus konten yg memecah belah dan antiintelektual
2. Investasi di kualitas guru (terutama tingkat dasar)
3. Peninjauan & revisi kebijakan utk menekan laju disinformasi oleh perusahaan medsos
— Sep 04, 2026 10:16AM
Add a comment
1. menyediakan alternatif edukasi terhadap arus konten yg memecah belah dan antiintelektual
2. Investasi di kualitas guru (terutama tingkat dasar)
3. Peninjauan & revisi kebijakan utk menekan laju disinformasi oleh perusahaan medsos
Hani Rosidaini
is on page 186 of 276
Kecenderungan plutokratis = kecenderungan suatu sistem politik atau ekonomi untuk makin dikuasai oleh org2 yg sgt kaya.
Kata plutokrasi berasal dari bahasa Yunani:
* ploutos = kekayaan
* kratos = kekuasaan
Jadi secara harfiah: kekuasaan oleh orang kaya.
Tapi kalau mau diringkas sesuai konteks buku dlm satu kalimat: plutokrasi adalah keadaan ketika uang bukan cm membeli barang, tetapi juga membeli pengaruh politik.
— Sep 04, 2026 10:09AM
Add a comment
Kata plutokrasi berasal dari bahasa Yunani:
* ploutos = kekayaan
* kratos = kekuasaan
Jadi secara harfiah: kekuasaan oleh orang kaya.
Tapi kalau mau diringkas sesuai konteks buku dlm satu kalimat: plutokrasi adalah keadaan ketika uang bukan cm membeli barang, tetapi juga membeli pengaruh politik.
Hani Rosidaini
is on page 148 of 276
Satu-satunya cara agar negara berkembang melepaskan ketergantungannya pada energi nonterbarukan dan beralih ke terbarukan adalah dengan meningkatkan daya beli dan inovasi hingga keduanya bertemu di titik keseimbangan yg optimal.
Kecepatan penurunan biaya inovasi teknologi serta peningkatan daya beli negara berkembang akan sangat bergantung pada tata kelola yg baik dalam pengalokasian dan distribusi modal teknologi.
— Sep 04, 2026 08:45AM
Add a comment
Kecepatan penurunan biaya inovasi teknologi serta peningkatan daya beli negara berkembang akan sangat bergantung pada tata kelola yg baik dalam pengalokasian dan distribusi modal teknologi.
Hani Rosidaini
is on page 84 of 276
Di tahapan ini, kalau mau nyambung dengan penulis, pembaca diharapkan/sebaiknya sudah mengerti apa definisi dari demokrasi liberal, dan apa bedanya dengan demokrasi biasa, walaupun tidak ada penjelasannya di awal, karena ini akan disebut2 terus. Mungkin penulis mengasumsikan pembaca sudah mengerti, padahal belum tentu.
— Sep 04, 2026 07:25AM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 81 of 276
Lama lama buku ini terasa seperti hanya rangkuman dari berbagai sumber dalam tema besarnya yaitu Asia Tenggara. Seperti tidak ada tambahan pemikiran baru apalagi ide yang original yang ditawarkan.
— Sep 04, 2026 01:35AM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 66 of 276
Masih tentang kata "fidusiari":
Sebagai gagasan politik, diksinya cukup masuk akal. Tp kalau ini buku akademik yang presisi secara konseptual, lebih baik pakai istilah seperti “kewajiban publik".
Persoalan tambahan: kata “fidusiari” di situ memberi kesan bahwa kewajiban pemerintah kepada warga bersifat analog dengan hubungan trustee–beneficiary, padahal hubungan negara–warga jauh lebih kompleks.
— Sep 04, 2026 01:14AM
Add a comment
Sebagai gagasan politik, diksinya cukup masuk akal. Tp kalau ini buku akademik yang presisi secara konseptual, lebih baik pakai istilah seperti “kewajiban publik".
Persoalan tambahan: kata “fidusiari” di situ memberi kesan bahwa kewajiban pemerintah kepada warga bersifat analog dengan hubungan trustee–beneficiary, padahal hubungan negara–warga jauh lebih kompleks.
Hani Rosidaini
is on page 66 of 276
"Pemerintah gagal memenuhi kewajiban fidusiarinya". Pemilihan diksi yang lagi2 annoying.
“Fiduciary duty” biasanya muncul ktk ada hubungan yg jelas antara pihak yang memegang kepercayaan/kekuasaan atas kepentingan orang lain—misalnya direksi terhadap perusahaan, atau manajer investasi terhadap klien. Ketika istilah itu dipakai untuk pemerintah terhadap warga negara, maknanya jadi lebih normatif atau metaforis
— Sep 04, 2026 01:11AM
Add a comment
“Fiduciary duty” biasanya muncul ktk ada hubungan yg jelas antara pihak yang memegang kepercayaan/kekuasaan atas kepentingan orang lain—misalnya direksi terhadap perusahaan, atau manajer investasi terhadap klien. Ketika istilah itu dipakai untuk pemerintah terhadap warga negara, maknanya jadi lebih normatif atau metaforis
Hani Rosidaini
is on page 52 of 276
Gak jelas. Buku bahasa Indonesia, tabelnya full berbahasa Inggris.
— Sep 04, 2026 12:56AM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 26 of 276
Alasan utama SEA belum menonjol di panggung dunia: kekurangan sosok pencerita pembangun narasi yang meyakinkan (berakad pada minimnya investasi di bidang pendidikan) dan justru keberagamannya (yang menjadi berkah sekaligus kutukan).
— Sep 03, 2026 08:45PM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 26 of 276
Keunggulan SEA menurut Pak Gita: kemampuan menjaga perdamaian dan stabilitas.
— Sep 03, 2026 08:43PM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 15 of 276
Isolasionisme membicarakan seberapa jauh sebuah negara mau terlibat dengan dunia luar. Sementara multilateralisme membicarakan cara sebuah negara terlibat dengan dunia luar—yaitu melalui kerja sama dengan banyak negara.
Yang lebih presisi:
isolasionisme ↔ internasionalisme / engagement
multilateralisme ↔ unilateralisme / bilateralisme
Misalnya AS, bisa saja tidak isolasionis tetapi juga tidak multilateral.
— Sep 02, 2026 07:26AM
Add a comment
Yang lebih presisi:
isolasionisme ↔ internasionalisme / engagement
multilateralisme ↔ unilateralisme / bilateralisme
Misalnya AS, bisa saja tidak isolasionis tetapi juga tidak multilateral.
Hani Rosidaini
is on page 15 of 276
"Banyak negara memilih isolasionisme dibanding multilateralisme". Hmm. Udah pake diksi elitis, aku jg jd berpikir: Apakah itu perbandingan yang tepat?
Isolasionisme adalah pendekatan politik luar negeri ketika suatu negara cenderung mengurangi keterlibatan dalam urusan internasional, terutama aliansi, konflik, atau komitmen politik-ekonomi dengan negara lain, dan lebih memusatkan perhatian pada kepentingan domestik.
— Sep 02, 2026 07:24AM
Add a comment
Isolasionisme adalah pendekatan politik luar negeri ketika suatu negara cenderung mengurangi keterlibatan dalam urusan internasional, terutama aliansi, konflik, atau komitmen politik-ekonomi dengan negara lain, dan lebih memusatkan perhatian pada kepentingan domestik.
Hani Rosidaini
is on page 12 of 276
Ya ampun, bahasanya terlalu akademik, yang padahal bisa disederhanakan. Tidak mau atau tidak bisa?
Kekuatan eksogen = kekuatan/pengaruh yang datang dari luar suatu sistem atau masyarakat.
“Kekuatan eksternal” bisa lebih ramah pembaca. Tapi “kekuatan eksogen” memberi nuansa: faktor dari luar sistem yang kemudian memengaruhi perkembangan sistem itu.
— Sep 02, 2026 12:55AM
Add a comment
Kekuatan eksogen = kekuatan/pengaruh yang datang dari luar suatu sistem atau masyarakat.
“Kekuatan eksternal” bisa lebih ramah pembaca. Tapi “kekuatan eksogen” memberi nuansa: faktor dari luar sistem yang kemudian memengaruhi perkembangan sistem itu.
Hani Rosidaini
is on page 11 of 276
Ya ampun, baru prolognya aja panjang banget, dan pake kata-kata rumit.
Proselitisasi = usaha aktif untuk mengajak atau membujuk orang agar berpindah atau masuk ke suatu agama/kepercayaan.
Jadi bedanya dengan sekadar penyebaran agama, di proselitisasi ada upaya yang lebih sengaja untuk mengonversi orang lain.
Kata dasarnya proselyte = orang yang pindah agama/menjadi penganut baru.
— Sep 02, 2026 12:49AM
Add a comment
Proselitisasi = usaha aktif untuk mengajak atau membujuk orang agar berpindah atau masuk ke suatu agama/kepercayaan.
Jadi bedanya dengan sekadar penyebaran agama, di proselitisasi ada upaya yang lebih sengaja untuk mengonversi orang lain.
Kata dasarnya proselyte = orang yang pindah agama/menjadi penganut baru.
Hani Rosidaini
is on page 7 of 276
"Perdamaian dan stabilitas tidak sama dengan stagnasi; justru keduanya adalah keunggulan besar, sine qua non untuk kemakmuran ekonomi"
— Sep 02, 2026 12:40AM
Add a comment
Hani Rosidaini
is on page 7 of 276
Sine qua non = frasa Latin yang berarti “syarat yang mutlak diperlukan” atau “sesuatu yang tanpanya hal tersebut tidak mungkin terjadi.”
Secara harfiah:
* sine = tanpa
* qua = yang
* non = tidak
Jadi kira-kira: “tanpa ini, tidak.”
— Sep 02, 2026 12:32AM
Add a comment
Secara harfiah:
* sine = tanpa
* qua = yang
* non = tidak
Jadi kira-kira: “tanpa ini, tidak.”


