Status Updates From Ruang Milik Sendiri
Ruang Milik Sendiri by
Status Updates Showing 1-30 of 31
Aya Canina
is on page 111 of 150
LIMA
Ia sampai pada rak-rak penulis abad 19; yang sebagian besar masih hidup. Selanjutnya, sampai bab ini selesai, ia memberi saran dan kritik panjang kepada Life's Adventure-nya Mary Carmichael. Beberapa bagian agak membingungkan, tapi kesan akhirnya dibuat manis.
— Feb 24, 2022 07:24AM
Add a comment
Ia sampai pada rak-rak penulis abad 19; yang sebagian besar masih hidup. Selanjutnya, sampai bab ini selesai, ia memberi saran dan kritik panjang kepada Life's Adventure-nya Mary Carmichael. Beberapa bagian agak membingungkan, tapi kesan akhirnya dibuat manis.
Aya Canina
is on page 91 of 150
Ia mulai menyebut banyak nama penulis perempuan lampau, Jane Austen dan Charlotte Bronte yang paling sering. Jane tidak memiliki ruang baca sendiri, sementara Charlotte membubuhkan kemarahan alamiah dalam tulisannya (itu berarti menulis dengan jujur; sesuai keperempuanannya, tanpa memusingkan saran para lelaki yang tak perlu).
Ia bertanya mengapa semua perempuan itu novelis? Ke mana para penyair?
— Feb 24, 2022 03:47AM
Add a comment
Ia bertanya mengapa semua perempuan itu novelis? Ke mana para penyair?
Aya Canina
is on page 65 of 150
TIGA
Sekarang ia mulai menelusuri keadaan perempuan dalam fiksi vs realita. Ia mencoba menelaah bagaimana nasib buruk perempuan berbakat yang hidup pada masa Shakeaspeare, maraknya anonimitas penulis perempuan, dan keharusan perempuan untuk mengaku inferior kepada laki-laki, segenius apa pun dirinya.
"...bahwa pada abad kesembilan belas, perempuan tak didukung untuk menjadi seorang seniman." (hlm. 63)
— Feb 23, 2022 10:21PM
Add a comment
Sekarang ia mulai menelusuri keadaan perempuan dalam fiksi vs realita. Ia mencoba menelaah bagaimana nasib buruk perempuan berbakat yang hidup pada masa Shakeaspeare, maraknya anonimitas penulis perempuan, dan keharusan perempuan untuk mengaku inferior kepada laki-laki, segenius apa pun dirinya.
"...bahwa pada abad kesembilan belas, perempuan tak didukung untuk menjadi seorang seniman." (hlm. 63)
Aya Canina
is on page 46 of 150
DUA
Ia pergi ke British Museum untuk mencari kebenaran, tapi setelah membaca judul buku The Mental, Moral, and Physical Inferiority of the Female Sex milik seorang profesor, ia marah. Ia ingin menemukan jawaban dalam studi tentang perempuan, tapi buku catatannya penuh kontradiksi.
Katanya, "kebenaran telah mengalir di jari-jariku. Setiap tetes alirannya telah lenyap."
— Feb 23, 2022 06:50AM
Add a comment
Ia pergi ke British Museum untuk mencari kebenaran, tapi setelah membaca judul buku The Mental, Moral, and Physical Inferiority of the Female Sex milik seorang profesor, ia marah. Ia ingin menemukan jawaban dalam studi tentang perempuan, tapi buku catatannya penuh kontradiksi.
Katanya, "kebenaran telah mengalir di jari-jariku. Setiap tetes alirannya telah lenyap."
Aya Canina
is on page 26 of 150
SATU
Ia diintimidasi dengan tatapan oleh penjaga kampus ketika duduk-duduk di rumput kampus, ia dilarang masuk perpustakaan, ia (dan perempuan lain) minum air tawar sementara para lelaki minum anggur. Ia diceritakan Mary Seton: ibunya melahirkan 13 anak dan menurunkan kemiskinan. Tapi itu bukan salah Nyonya Seton. Masyarakat tidak membolehkannya mendapat uang.
Kunjungan ke Oxbridge kali ini begitu menarik.
— Feb 23, 2022 05:37AM
Add a comment
Ia diintimidasi dengan tatapan oleh penjaga kampus ketika duduk-duduk di rumput kampus, ia dilarang masuk perpustakaan, ia (dan perempuan lain) minum air tawar sementara para lelaki minum anggur. Ia diceritakan Mary Seton: ibunya melahirkan 13 anak dan menurunkan kemiskinan. Tapi itu bukan salah Nyonya Seton. Masyarakat tidak membolehkannya mendapat uang.
Kunjungan ke Oxbridge kali ini begitu menarik.








