Habibah Abdaliah’s Reviews > Kenapa Kita Tidak Berdansa? > Status Update
Habibah Abdaliah
is on page 89 of 140
dua hal yang diperlukan untuk melakukan perayaan menurut Jakarta, Kenapa Kita Tidak Berdansa? adalah:
1. musik (kecuali Indonesia Pusaka)
2. orang lain (kecuali Gubernur DKI)
— Nov 03, 2025 03:41AM
1. musik (kecuali Indonesia Pusaka)
2. orang lain (kecuali Gubernur DKI)
1 like · Like flag
Habibah’s Previous Updates
Habibah Abdaliah
is on page 103 of 140
Yang aku tangkap dalam Kota Terbaik di Dunia, bahagia itu sesederhana saat kita akhirnya jalan-jalan ke pasar malam bersama orang yang kita sayang, bahwa Depok juga ga kalah keren dibandingkan Kemang, tapi meskipun begitu, alih-alih mengatur perda tentang keyakinan beragama warganya, kayanya akan lebih baik mengatur tata kota agar Depok ga akan macet sampai akhir zaman
— Dec 08, 2025 05:58AM
Habibah Abdaliah
is on page 97 of 140
nyatanya aku ga perlu enam menit untuk selesai membaca Enam Menit untuk Selamanya. bab ini beneran bikin hangat, bahwa setiap perpisahan itu memang bukan sekedar ucapan sampai jumpa dan jaga kesehatan. lebih dari itu, perpisahan memang memaksa kita untuk mengakui ada yang hilang dari diri dan itu mungkin ga bisa diganti dengan hal lainnya ataupun yang serupa karna serupa bukan berarti sama
— Nov 24, 2025 03:30AM
Habibah Abdaliah
is on page 81 of 140
Inti dari bab ini adalah, stop perang, perang cuma bikin tahi-tahi rebutan tempat supaya bisa berjejal bersama tahi-tahi lainnya. Jawaban nyeleneh Dea di akhir bab tentang penyakit turunan yang dia punyajuga betulan menggelitik. Cina, katanya. Lucu banget wkwk
— Oct 13, 2025 01:07AM
Habibah Abdaliah
is on page 76 of 140
'harapan, dari dekat sekali' dibuka sama paragraf yang bagus banget menurutku. berasa mendengarkan lana del rey dengan liriknya 'when the world was at war before we just kept dancing' tapi dituangkan dalam bab singkat ini. pertengahan bab juga disuguhi kalimat yang belakangan, bikin aku suka bacanya, yaitu 'Masya Allah, kalau berjodoh, Allah pasti mempertemukan!' dea anugrah serius deh orangnya optimis banget, sukaa!
— Oct 06, 2025 03:30AM
Habibah Abdaliah
is on page 65 of 140
ah aku suka banget setelah menyelesaikan bab Rumah = Nostalgi + Fantasi. aku suka waktu baca perubahan berpikir dea bahwa rumah itu bergerak seiring dengan orang-orang di dalamnya. suka saat mengetahui hubungan dea dan ibunya yang menggemaskan di awal dan akhir bab. pokoknya suka.
— Sep 14, 2025 10:52PM
Habibah Abdaliah
is on page 58 of 140
orang memang sangat mungkin untuk disalahkan hanya karna menulis apa yang dialami dan diketahui. kita emang ga bisa ya memaksakan opini yang satu dan yang lainnya, bahwa setiap opini patut didengarkan dulu, diskusi, biar ga jadi penyumbang global whining
— Aug 25, 2025 02:22AM
Habibah Abdaliah
is on page 50 of 140
Asal-usul Penderitaan banyak membahas tentang menulis/penulisan. Dea Anugrah bilang penulis ga akan kena writer’s block kalo dia ga mikirin itu, sama kaya dosa katanya. kalo udah ngerasa gagal, pasti bakalan sadar juga kalo kita bisa ngerasa berhasil, caranya menuju ke keberhasilan itu ya ga perlu banyak mikir. kalo tulisannya sembrono, tokohnya punya sifat jelek, tinggal ditambahin latar belakang lain aja. adapt.
— Aug 10, 2025 11:34PM
Habibah Abdaliah
is on page 43 of 140
sepanjang baca, aku banyak mikir kalo sebenarnya kita tuh ga papa jadi diri kita sesuai porsi kita aja, sukses alhamdulillah, belum sukses ya mungkin perkara waktu, tapi jangan karna hal itu kitanya jadi selalu berpikiran negatif atau bahkan meragukan kemampuan Tuhan di hidup kita. Tuhan itu sesuai prasangka hambaNya. aku setuju di akhir bab ini Dea Anugrah bilang hidup patut dirayakan meskipun sukses atau tidak
— Jul 27, 2025 10:24PM
Habibah Abdaliah
is on page 39 of 140
belajar dikit di bab arus balik sunda kelapa. i’m not an expert, tapi kayanya bab ini pake struktur dialektika deh. dibuka dengan tesis yang mengatakan belajar dari kegagalan itu menyesatkan. terus dikeluarin lah antitesis dan sintesisnya, bahwa kegagalan atau kekurangan itu bisa jadi pelajaran yang berharga juga, seperti yang dibilang sama hilmar farid di TIM dalam Arus Balik Kebudayaan: Sejarah sebagai Kritik
— Jul 14, 2025 12:07AM
Habibah Abdaliah
is on page 31 of 140
dalam bab distrik, dea anugrah sedikit banyak membahas tentang kemiskinan struktural dan aku jadi kepo buat baca buku roanne van voorst yang judulnya tempat terbaik di dunia
— Jul 07, 2025 08:15AM

